Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion

    30/07/2026

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026

    Dialog Publik Batal, FDM Banjarmasin Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Kantor PLN

    30/07/2026

    PLN Icon Plus Tanam Pohon dan Edukasi Energi Bersih di SMKN 1 Martapura

    30/07/2026

    Rumor Berakhir!, Adhyaksa FC Resmi Ajukan Nama Isenmulang FC, Tegaskan Tak Ada Transaksi Jual Beli Klub

    29/07/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Spek Gahar Polytron Fox 500 Fitur Premium, Desain Futuristis, Kecepatan 130 Km/Jam, Siap Tantang Skutik Premium

      21/07/2026

      Usai SHU Kopdes Rp78 Ribu, Pemerintah Justru Siapkan Koperasi Masuk Bisnis Tambang

      14/07/2026

      Mulai Besok B50 Resmi Berlaku, Ini Catatan Penting LPKSM untuk Pengguna Kendaraan Diesel

      30/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » WEF Warning! Pengangguran Jadi Bom Waktu Ekonomi Indonesia

    WEF Warning! Pengangguran Jadi Bom Waktu Ekonomi Indonesia

    Tim PublikaTim Publika23/01/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – World Economic Forum (WEF) membunyikan alarm keras untuk Indonesia. Dalam rentang 2026–2028, pengangguran atau minimnya peluang ekonomi dinilai menjadi risiko terbesar yang mengancam perekonomian nasional, di tengah ambisi target pertumbuhan ekonomi yang agresif.

    Peringatan tersebut tertuang dalam Global Risks Report 2026 yang dirilis pekan ini. Laporan ini disusun berdasarkan Executive Opinion Survey 2025, melibatkan lebih dari 11.000 pemimpin bisnis dari 116 negara, dan memetakan risiko utama yang dihadapi masing-masing negara.

    Dalam laporan itu, para pemimpin bisnis menempatkan lack of economic opportunity or unemployment sebagai ancaman nomor satu bagi Indonesia pada periode 2026–2028. Indonesia tercatat sebagai satu dari 27 negara yang menempatkan risiko pengangguran di posisi teratas.

    WEF menilai, melemahnya prospek kerja tidak hanya berdampak pada sisi ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu masalah sosial dan politik yang lebih luas.

    “Kurangnya peluang ekonomi atau pengangguran dapat mendorong ekstremisme, menurunkan kepercayaan terhadap institusi, serta memperparah dampak misinformasi dan disinformasi,” tulis WEF dalam laporannya.

    Laporan tersebut menggarisbawahi bahwa keterbatasan peluang kerja mencerminkan masalah struktural di pasar tenaga kerja, mulai dari upah yang stagnan, meningkatnya pengangguran dan setengah menganggur, hingga tergerusnya hak-hak pekerja.

    Tekanan ini semakin diperparah oleh otomatisasi, transisi hijau, serta lambatnya mobilitas sosial. Ketimpangan akses terhadap pendidikan dan teknologi juga dinilai memperlebar jurang peluang kerja di masa depan.

    Risiko pengangguran turut berkaitan erat dengan ancaman di peringkat kedua, yakni layanan publik dan perlindungan sosial yang tidak memadai. Lemahnya jaring pengaman sosial berpotensi memperbesar ketimpangan, terutama saat ekonomi menghadapi guncangan.

    Sementara itu, dampak negatif teknologi kecerdasan buatan (AI) menempati peringkat ketiga. WEF menyoroti bahwa adopsi teknologi tinggi tanpa kesiapan sumber daya manusia justru berisiko memperparah pengangguran struktural.

    Adapun risiko perlambatan ekonomi dan inflasi berada di peringkat keempat dan kelima. Kedua faktor ini mencerminkan kekhawatiran pelaku usaha terhadap daya beli masyarakat serta ketahanan pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.

     

    #WEF #Pengangguran #EkonomiIndonesia #GlobalRisksReport #LapanganKerja #RisikoEkonomi #AI #Inflasi #PertumbuhanEkonomi #BeritaEkonomi

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026

    Karhutla Mengancam Lagi, WALHI Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Bermasalah

    29/07/2026

    Belanja Pakai Koin Kayu? Ada di Festival Lembutan Bansari, Tradisi Tembakau Hingga Ajak Wisatawan Tinggalkan Plastik

    29/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion

    30/07/2026

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026

    Dialog Publik Batal, FDM Banjarmasin Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Kantor PLN

    30/07/2026

    PLN Icon Plus Tanam Pohon dan Edukasi Energi Bersih di SMKN 1 Martapura

    30/07/2026
    Berita Pilihan
    Olahraga

    AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion

    30/07/2026 Olahraga

    PUBLIKAINDONESIA.COM, HANOI – ASEAN Championship 2026 menghadirkan inovasi baru dalam dunia sepak bola Asia Tenggara.…

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026

    Dialog Publik Batal, FDM Banjarmasin Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Kantor PLN

    30/07/2026

    PLN Icon Plus Tanam Pohon dan Edukasi Energi Bersih di SMKN 1 Martapura

    30/07/2026

    Recent Posts

    • AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion
    • Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan
    • Dialog Publik Batal, FDM Banjarmasin Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Kantor PLN
    • PLN Icon Plus Tanam Pohon dan Edukasi Energi Bersih di SMKN 1 Martapura
    • Rumor Berakhir!, Adhyaksa FC Resmi Ajukan Nama Isenmulang FC, Tegaskan Tak Ada Transaksi Jual Beli Klub

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Juli 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031 
    « Jun    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.