Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Gempa M7,7 Guncang Timur Laut Nagekeo, Getaran Terasa hingga Bali dan Sulsel

    16/08/2026

    Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

    16/08/2026

    Hampir 9 Bulan Pascabencana, Koalisi Sipil Kibarkan Bendera Putih di Banda Aceh

    16/08/2026

    “Banjar Ditata, Banjar Dijaga”, Ini Target Saidi Mansyur untuk Kabupaten Banjar ke Depan

    15/08/2026

    VIDEO: Kelompok Bersenjata Terlihat Melaju dengan Speedboat di Danau Paniai

    15/08/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

    Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

    Tim PublikaTim Publika16/08/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Hidrogen mulai keluar dari sekadar wacana transisi energi dan masuk ke tahap uji coba nyata di Indonesia. Salah satunya melalui Pilot Bus Hidrogen Diesel Dual Fuel (H2 DDF), bus diesel yang dimodifikasi agar dapat menggunakan kombinasi solar dan hidrogen.

    Inovasi tersebut diperkenalkan dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, 21–23 Juli 2026.

    Bersamaan dengan itu, pemerintah juga memperkenalkan pengembangan Green Hydrogen Corridor sepanjang 194 kilometer yang menghubungkan Jakarta, Karawang, hingga Patimban.

    Dua proyek ini menjadi sinyal bahwa pengembangan ekosistem hidrogen nasional mulai diarahkan dari tahap perencanaan menuju implementasi di lapangan.

    Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, hidrogen memiliki peran strategis bukan hanya untuk mendukung transisi energi, tetapi juga memperkuat kemandirian energi nasional.

    Menurutnya, pengembangan hidrogen dapat berjalan beriringan dengan agenda hilirisasi, industrialisasi, peningkatan investasi hingga penciptaan lapangan kerja baru.

    “Pengembangan hidrogen selaras dengan arahan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Bahlil.

    Ia menilai ketidakpastian geopolitik global turut menjadi alasan Indonesia perlu memperkuat sumber energi alternatif dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

    Namun, ada satu persoalan besar yang masih menjadi pekerjaan rumah, yakni harga hidrogen yang relatif mahal.

    Bahlil mengakui biaya energi berbasis hidrogen saat ini belum sepenuhnya kompetitif dibandingkan sumber energi lain. Karena itu, pengembangan teknologi yang lebih efisien menjadi kunci agar hidrogen semakin terjangkau.

    Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Eniya Listiani Dewi mengungkapkan, pemerintah saat ini mencatat 93 inisiatif pengembangan ekosistem hidrogen yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

    Total investasi dari berbagai inisiatif tersebut mencapai sekitar Rp32 triliun.

    Pengembangan hidrogen diarahkan untuk mendukung dekarbonisasi di sejumlah sektor, terutama industri, transportasi, dan ketenagalistrikan.

    Pemerintah juga memasukkan hidrogen dalam program dedieselisasi. Salah satunya melalui proyek di Sumba yang ditargetkan mencapai commercial operation date (COD) pada 2028 serta proyek di Pulau Rote yang dikembangkan bersama PLN.

    Program tersebut diproyeksikan mampu menekan biaya produksi listrik dari sekitar 1 dolar AS menjadi 25 sen dolar AS per kilowatt hour.

    Salah satu inovasi yang paling mencuri perhatian dalam GHES 2026 adalah Bus H2 DDF.

    Alih-alih mengganti seluruh armada diesel dengan kendaraan baru, teknologi ini mencoba melakukan pendekatan yang lebih praktis: memodifikasi bus diesel yang sudah ada agar bisa menggunakan kombinasi solar dan hidrogen.

    Bus milik Perum DAMRI tersebut dikembangkan melalui kolaborasi Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), dan Perum DAMRI.

    Pelaksanaan proyek percontohan melibatkan PT SUCOFINDO (Persero) sebagai lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi independen serta PT Tritunggal Prakarsa Global sebagai pelaksana proyek.

    Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Sandry Pasambuna mengatakan, pihaknya memastikan penerapan teknologi tersebut memenuhi aspek keselamatan, keandalan, dan kesesuaian teknis.

    “SUCOFINDO berperan sebagai pihak independen yang memastikan implementasi teknologi H2 DDF pada Bus DAMRI memenuhi aspek keselamatan, keandalan, dan kesesuaian teknis,” ujar Sandry.

    Bus H2 DDF menggunakan 16 tabung penyimpanan hidrogen, masing-masing berkapasitas 50 liter.

    Tabung tersebut memiliki tekanan nominal 200 bar dan tekanan kerja 150 bar. Sistem hidrogen dipasang pada bus Hino bermesin diesel enam silinder berkapasitas 7.684 cc.

    Hasil pengujian PT SUCOFINDO menunjukkan penggunaan sistem H2 DDF memberikan penurunan sejumlah parameter emisi.

    Emisi opasitas turun 57,66 persen, karbon monoksida (CO) turun 45,45 persen, karbon dioksida (CO₂) turun 39,37 persen, sedangkan nitrogen oksida (NOx) turun 21,16 persen.

    Teknologi tersebut dirancang untuk mengurangi konsumsi solar dengan menggantikan sebagian kebutuhan bahan bakar fosil menggunakan hidrogen.

    Pendekatan ini juga memungkinkan armada diesel yang sudah beroperasi tetap dimanfaatkan tanpa harus langsung diganti seluruhnya dengan kendaraan baru.

    Di sisi lain, pemerintah mulai menyiapkan ekosistem yang lebih luas melalui Green Hydrogen Corridor Jakarta–Karawang–Patimban sepanjang 194 kilometer.

    Koridor tersebut menjadi bagian dari upaya membangun rantai pasok hidrogen yang terintegrasi, mulai dari produksi, distribusi hingga pemanfaatannya.

    Jika pengembangan teknologi, infrastruktur, dan investasi terus berjalan, hidrogen berpeluang memainkan peran lebih besar dalam sistem energi Indonesia.

    Namun, perjalanan menuju energi hidrogen yang benar-benar kompetitif masih panjang. Persoalan biaya produksi, infrastruktur, teknologi, standar keselamatan, serta ketersediaan pasokan menjadi tantangan yang harus dijawab.

    Setidaknya, kehadiran Bus H2 DDF menunjukkan satu hal: hidrogen di Indonesia mulai bergerak dari konsep di atas kertas menuju pengujian di jalan.

    #EnergiHidrogen #BusHidrogen #BusDAMRI #HidrogenIndonesia #TransisiEnergi #EnergiBersih #ESDM #GreenHydrogen #KendaraanHidrogen #Indonesia2026 #TeknologiIndonesia #GHES2026 #Jakarta #Karawang #Patimban

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Gempa M7,7 Guncang Timur Laut Nagekeo, Getaran Terasa hingga Bali dan Sulsel

    16/08/2026

    Hampir 9 Bulan Pascabencana, Koalisi Sipil Kibarkan Bendera Putih di Banda Aceh

    16/08/2026

    VIDEO: Kelompok Bersenjata Terlihat Melaju dengan Speedboat di Danau Paniai

    15/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Gempa M7,7 Guncang Timur Laut Nagekeo, Getaran Terasa hingga Bali dan Sulsel

    16/08/2026

    Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

    16/08/2026

    Hampir 9 Bulan Pascabencana, Koalisi Sipil Kibarkan Bendera Putih di Banda Aceh

    16/08/2026

    “Banjar Ditata, Banjar Dijaga”, Ini Target Saidi Mansyur untuk Kabupaten Banjar ke Depan

    15/08/2026
    Berita Pilihan
    Nusantara

    Gempa M7,7 Guncang Timur Laut Nagekeo, Getaran Terasa hingga Bali dan Sulsel

    16/08/2026 Nusantara

    PUBLIKAINDONESIA.COM, NUSA TENGGARA TIMUR – Warga di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Nusa…

    Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

    16/08/2026

    Hampir 9 Bulan Pascabencana, Koalisi Sipil Kibarkan Bendera Putih di Banda Aceh

    16/08/2026

    “Banjar Ditata, Banjar Dijaga”, Ini Target Saidi Mansyur untuk Kabupaten Banjar ke Depan

    15/08/2026

    Recent Posts

    • Gempa M7,7 Guncang Timur Laut Nagekeo, Getaran Terasa hingga Bali dan Sulsel
    • Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis
    • Hampir 9 Bulan Pascabencana, Koalisi Sipil Kibarkan Bendera Putih di Banda Aceh
    • “Banjar Ditata, Banjar Dijaga”, Ini Target Saidi Mansyur untuk Kabupaten Banjar ke Depan
    • VIDEO: Kelompok Bersenjata Terlihat Melaju dengan Speedboat di Danau Paniai

    Recent Comments

    1. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    2. auto glass replacement Greensboro mengenai MTQ Nasional ULM 2025, Rektor ULM: Dari MTQ Ini Akan Lahir Pemimpin Qur’ani untuk Indonesia
    3. Williamtes mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. zidane mengenai Geopark Meratus Run di Kawasan Wisata Tahura
    5. Williamtes mengenai Satgas Pangan Polda Kalsel Pastikan Harga dan Keaslian Minyakita di Pasar Banjarmasin
    Agustus 2026
    SSRKJSM
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31 
    « Jul    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.