PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca dalam sepekan ke depan. Meski sebagian besar wilayah diprakirakan mengalami cuaca cerah hingga berawan, potensi hujan ringan, petir, dan angin kencang masih mengintai sejumlah daerah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin memprakirakan kondisi cuaca tersebut berlaku mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026.

Dalam prospek cuaca mingguan yang disampaikan di Banjarbaru, Selasa (29/9/2026), BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, melalui Prakirawan Bayu Kencana Putra, menjelaskan bahwa kondisi cuaca Kalsel dalam tujuh hari mendatang secara umum masih didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan.
“Berikut kami sampaikan Prospek Cuaca Mingguan wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 30 September–06 Oktober 2026, update 29 September 2026,” kata Bayu.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu mengantisipasi hujan ringan yang berpotensi turun secara lokal di sejumlah wilayah.
Waspada cuaca ekstrem lokal
BMKG secara khusus mengingatkan masyarakat di empat kabupaten, yakni Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), Balangan, dan Tabalong.
Pada 30 September 2026, wilayah tersebut berpotensi mengalami hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga sore hari.
“Untuk wilayah bagian utara, potensi hujan ringan masih perlu diperhatikan,” jelas Bayu.
Peringatan ini menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, khususnya pengendara kendaraan bermotor dan warga yang tinggal di kawasan rawan genangan maupun pohon tumbang.
Selain potensi hujan, kondisi suhu udara di Kalsel selama periode prakiraan diperkirakan cukup bervariasi.
BMKG mencatat suhu udara berkisar antara 22–36 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 40–95 persen.
Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah timur laut hingga selatan dengan kecepatan 5–29 kilometer per jam.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa cuaca cerah masih akan mendominasi, meskipun hujan lokal tetap berpeluang terjadi di beberapa wilayah.
Berdasarkan pembagian wilayah, BMKG menyampaikan prospek cuaca sebagai berikut:
* Kalsel bagian utara: Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara diprakirakan mengalami cuaca cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan pada 30 September–2 Oktober. Kondisi serupa masih berpeluang terjadi pada 3–6 Oktober.
* Kalsel bagian timur: Kotabaru dan Tanah Bumbu diprakirakan cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan pada 30 September–2 Oktober. Pada 3–6 Oktober, kondisi diprakirakan cerah hingga berawan.
* Tanah Laut: Cuaca diprakirakan cerah hingga berawan sepanjang periode 30 September–6 Oktober.
* Kalsel bagian barat: Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Banjarmasin, dan Banjarbaru diprakirakan cerah hingga berawan dengan potensi hujan ringan secara lokal.
Tak hanya cuaca daratan, BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk memperhatikan potensi pasang maksimum air laut di sejumlah perairan Kalsel.
Perairan Kotabaru
# 2,9 meter
Pasang maksimum diprakirakan terjadi pada 30 September–4 Oktober, pukul 18.00–22.00 WITA.
Perairan Muara Sungai Barito
# 2,8 meter
Pasang maksimum berpotensi terjadi pada 1–6 Oktober, pukul 22.00–05.00 WITA.
Potensi gelombang tinggi: Nihil
Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi laut diimbau memperhatikan waktu pasang maksimum tersebut untuk mengantisipasi dampak terhadap aktivitas sehari-hari.
Di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah, BMKG turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar, maupun membuka lahan dengan cara dibakar.
Imbauan ini menjadi penting untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat memperburuk kualitas udara dan mengganggu jarak pandang.
Saat kabut asap terjadi, masyarakat disarankan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan apabila jarak pandang menurun akibat asap.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal informasi resmi agar dapat mengantisipasi potensi perubahan kondisi cuaca secara tepat.
Meski cuaca cerah diprediksi mendominasi Kalsel hingga awal Oktober, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi warga di wilayah yang masuk peringatan dini hujan petir dan angin kencang.
#BMKG #BMKGKalsel #CuacaKalsel #PrakiraanCuaca #PeringatanDiniBMKG #CuacaEkstrem #HujanPetir #AnginKencang #CuacaKalimantanSelatan #Banjarbaru #Banjarmasin #Kotabaru #TanahBumbu #TanahLaut #KabupatenBanjar #Balangan #Tabalong #HuluSungaiUtara #HuluSungaiTengah #HuluSungaiSelatan #BaritoKuala #Tapin #KalimantanSelatan #InfoCuaca #BeritaKalsel #BeritaTerkini #Karhutla #KabutAsap #PasangAirLaut #InfoBMKG

