Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    PT PBB Julong Group Perkuat Pencegahan Karhutla, Desa Bebas Titik Api Diguyur Dana CSR

    16/07/2026

    Tanggapan LPKSM Borneo Kalimantan perwakilan Kaltim Terhadap Kebijakan Layanan 10 Hari Sertifikat BPN

    16/07/2026

    Pemerintah Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos Lewat Koperasi Merah Putih, Uji Coba Dimulai Agustus

    16/07/2026

    Koperasi KORPRI Kabupaten Banjar Diterpa Krisis Keuangan, Pengurus Diberi Waktu 6 Bulan untuk Lakukan Penyelamatan

    16/07/2026

    Rapat Umum Penyerta Modal Digelar, Perumda Pasar Bauntung Batuah Bidik PAD Lewat Pemanfaatan Aset Tak Terpakai

    16/07/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Usai SHU Kopdes Rp78 Ribu, Pemerintah Justru Siapkan Koperasi Masuk Bisnis Tambang

      14/07/2026

      Mulai Besok B50 Resmi Berlaku, Ini Catatan Penting LPKSM untuk Pengguna Kendaraan Diesel

      30/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

    Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

    Tim PublikaTim Publika16/07/2026
    Bajakah hingga Pasak Bumi Siap Mendunia! Kalteng Tancap Gas Bangun Industri Obat Herbal / publika indonesia.com

    PUBLIKAINDONESIA.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) semakin serius mengembangkan industri obat bahan alam berbasis kekayaan hayati lokal. Berbekal hutan tropis yang luas dan beragam tanaman berkhasiat, Kalteng kini membangun ekosistem industri herbal yang diyakini mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

    Komitmen tersebut ditegaskan Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, saat mewakili Gubernur Kalteng dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Pelaku Usaha Obat Bahan Alam Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Tjilik Riwut, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palangka Raya, Rabu (15/7/2026).

    Sunarti mengatakan, Kalimantan Tengah memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat industri obat bahan alam di Indonesia. Kekayaan hutan tropis yang dimiliki menyimpan berbagai tanaman herbal unggulan seperti Pasak Bumi, Bajakah, dan Tabat Barito, yang selama ini dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan dan berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

    Menurutnya, potensi tersebut tidak cukup hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga harus ditopang regulasi yang kuat, pembinaan pelaku usaha, hingga kolaborasi lintas sektor agar produk lokal mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

    > “Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong terciptanya ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri obat bahan alam melalui kolaborasi lintas sektor, pembinaan pelaku usaha, serta penguatan regulasi yang memberikan kepastian berusaha sekaligus melindungi masyarakat. Kami meyakini regulasi yang baik bukanlah hambatan, melainkan landasan untuk membangun kepercayaan dan daya saing,” ujar Sunarti.

    Ia menegaskan, sinergi antara BPOM, pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan pengembangan industri herbal di Bumi Tambun Bungai.

    Kalteng Serius Garap Industri Herbal, Pelaku Usaha Kantongi Sertifikat Resmi BPOM / pemprov kalteng / publika indonesia.com

    Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Kalteng bersama BBPOM Palangka Raya juga menyerahkan sertifikat kepada sejumlah pelaku usaha obat bahan alam yang telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan kualitas sesuai ketentuan yang berlaku.

    Pemberian sertifikat itu menjadi bentuk pengakuan sekaligus dorongan agar pelaku usaha terus menjaga kualitas produknya sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen.

    Tak hanya itu, kegiatan juga diramaikan dengan Gerakan Minum Jamu Bersama sebagai kampanye menghidupkan kembali budaya mengonsumsi jamu sebagai warisan budaya Indonesia sekaligus bagian dari gaya hidup sehat.

    Masyarakat pun diimbau agar lebih cermat memilih produk jamu yang telah memiliki izin edar resmi dari BPOM sehingga keamanan dan kualitasnya terjamin.

    Sunarti berharap pengembangan tanaman obat lokal tidak hanya mampu memperkuat industri herbal nasional, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi ekonomi daerah, membuka peluang usaha baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengangkat nama Kalimantan Tengah sebagai salah satu daerah unggulan penghasil obat bahan alam di Indonesia.

    Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM RI Mohamad Kashuri, Kepala BBPOM Palangka Raya Ali Yudhi Hartanto beserta jajaran, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, serta para kepala unit BPOM se-Kalimantan Tengah.

    #KalimantanTengah #PalangkaRaya #BPOM #Bajakah #PasakBumi #ObatHerbal #Jamu #Kesehatan #EkonomiDaerah #BeritaKalteng

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

    27/06/2026

    Berangkat Haji Premium, Pemkab Seruyan Siapkan Pesawat Carter untuk Jemaah

    01/05/2026

    Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

    30/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    PT PBB Julong Group Perkuat Pencegahan Karhutla, Desa Bebas Titik Api Diguyur Dana CSR

    16/07/2026

    Tanggapan LPKSM Borneo Kalimantan perwakilan Kaltim Terhadap Kebijakan Layanan 10 Hari Sertifikat BPN

    16/07/2026

    Pemerintah Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos Lewat Koperasi Merah Putih, Uji Coba Dimulai Agustus

    16/07/2026

    Koperasi KORPRI Kabupaten Banjar Diterpa Krisis Keuangan, Pengurus Diberi Waktu 6 Bulan untuk Lakukan Penyelamatan

    16/07/2026
    Berita Pilihan
    Batola

    PT PBB Julong Group Perkuat Pencegahan Karhutla, Desa Bebas Titik Api Diguyur Dana CSR

    16/07/2026 Batola

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BARITO KUALA – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan tak…

    Tanggapan LPKSM Borneo Kalimantan perwakilan Kaltim Terhadap Kebijakan Layanan 10 Hari Sertifikat BPN

    16/07/2026

    Pemerintah Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos Lewat Koperasi Merah Putih, Uji Coba Dimulai Agustus

    16/07/2026

    Koperasi KORPRI Kabupaten Banjar Diterpa Krisis Keuangan, Pengurus Diberi Waktu 6 Bulan untuk Lakukan Penyelamatan

    16/07/2026

    Recent Posts

    • PT PBB Julong Group Perkuat Pencegahan Karhutla, Desa Bebas Titik Api Diguyur Dana CSR
    • Tanggapan LPKSM Borneo Kalimantan perwakilan Kaltim Terhadap Kebijakan Layanan 10 Hari Sertifikat BPN
    • Pemerintah Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos Lewat Koperasi Merah Putih, Uji Coba Dimulai Agustus
    • Koperasi KORPRI Kabupaten Banjar Diterpa Krisis Keuangan, Pengurus Diberi Waktu 6 Bulan untuk Lakukan Penyelamatan
    • Rapat Umum Penyerta Modal Digelar, Perumda Pasar Bauntung Batuah Bidik PAD Lewat Pemanfaatan Aset Tak Terpakai

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Juli 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031 
    « Jun    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.