PUBLIKAINDONESIA.COM, RANTAU – Semangat gotong royong warga Desa Lok Paikat, Kabupaten Tapin, terlihat dalam pembangunan Masjid Habib Ali Bin Abdullah Assegaf. Masjid yang dibangun secara swadaya masyarakat ini diharapkan nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan spiritual bagi warga setempat.
Pembangunan masjid tersebut mulai dikerjakan sejak Januari 2025. Namun hingga kini, progres pembangunan baru mencapai sekitar 30 persen.

Di tengah keterbatasan biaya, warga tetap berupaya melanjutkan pembangunan dengan mengandalkan semangat kebersamaan. Setiap Jumat, masyarakat bergotong royong mengerjakan berbagai pekerjaan fisik, mulai dari membantu pengecoran fondasi hingga mengumpulkan dana untuk membeli material bangunan.
Muhammad Hijrah, tokoh masyarakat sekaligus inisiator pembangunan Masjid Habib Ali Bin Abdullah Assegaf, menjadi salah satu penggerak pembangunan masjid tersebut.
Menurutnya, pembangunan dilakukan dengan semangat swadaya karena masjid ini diharapkan menjadi rumah bersama bagi masyarakat Desa Lok Paikat.
“Warga pun tidak hanya menyumbangkan tenaga. Ada sebagian masyarakat kita ikut urunan untuk memenuhi kebutuhan material bangunan agar proses pembangunan tetap bisa berjalan,” ujar Hijrah.
Semangat tersebut menjadi kekuatan utama di tengah kebutuhan biaya pembangunan yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan belum dapat dilakukan secara maksimal.
Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, panitia Masjid Habib Ali Bin Abdullah Assegaf kini membuka kesempatan bagi masyarakat, donatur, lembaga sosial maupun pihak lainnya yang ingin ikut berkontribusi.
Bantuan tersebut nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan masjid, terutama pengadaan material dan berbagai kebutuhan fisik lainnya.

Kepala Desa Lok Paikat yang baru terpilih, Ahmad Shaufi, juga menjadi bagian dari harapan agar pembangunan masjid tersebut dapat terus berjalan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Bagi warga Desa Lok Paikat, pembangunan masjid ini bukan hanya soal proyek fisik. Di balik tumpukan material dan pekerjaan yang dilakukan secara bergotong royong, ada harapan agar kelak berdiri sebuah masjid yang menjadi tempat beribadah, berkumpul, belajar agama, sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat,” jelas Shaufi.
Bagi masyarakat yang ingin ikut mengambil bagian dalam pembangunan Masjid Habib Ali Bin Abdullah Assegaf sebagai amal jariyah, donasi dapat disalurkan melalui:
Bank Kalsel
Nomor Rekening: 3204586577
Atas Nama: Panitia Masjid Habib Ali Bin Abdullah Assegaf
Perjalanan menuju rampungnya pembangunan memang masih panjang. Dengan progres sekitar 30 persen, dukungan dan gotong royong dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu mewujudkan Masjid Habib Ali Bin Abdullah Assegaf hingga benar-benar dapat digunakan oleh masyarakat.
#MasjidHabibAliBinAbdullahAssegaf #MasjidLokPaikat #LokPaikat #Tapin #KabupatenTapin #MasjidTapin #PembangunanMasjid #DonasiMasjid #AmalJariyah #DonasiAmalJariyah #GotongRoyong #WargaLokPaikat #BeritaTapin #InfoTapin #KalimantanSelatan #BeritaKalsel #MasjidBaru #Sedekah #SedekahJariyah #PanitiaMasjid

