PUBLIKA INDONESIA,BANJARBARU – Kabut asap yang menyelimuti kawasan Banjarbaru pada Senin (20/7) pagi sempat mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor. Jarak pandang yang menurun drastis menyebabkan enam penerbangan mengalami penundaan keberangkatan.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, mengatakan gangguan terjadi pada jadwal penerbangan pagi antara pukul 06.00 hingga 07.00 Wita. Enam penerbangan yang terdampak melayani rute menuju Semarang, Jakarta (CGK), AAP, Surabaya, dan Yogyakarta (YIA).
Penurunan jarak pandang akibat kabut asap membuat sejumlah pesawat harus menunda proses lepas landas hingga kondisi dinyatakan aman. Meski demikian, situasi berangsur membaik dalam waktu kurang dari satu jam sehingga seluruh penerbangan yang sempat tertunda akhirnya dapat diberangkatkan ke tujuan masing-masing.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk mengantisipasi potensi gangguan akibat kabut asap dengan datang lebih awal ke bandara. Penumpang disarankan sudah tiba di bandara tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, melakukan proses check-in dua jam sebelum terbang, serta berada di ruang tunggu satu jam sebelum keberangkatan.
Selain itu, masyarakat juga diminta menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih terjadi, di antaranya dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan rutin mencuci tangan.

