Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Bukan Dimakan, Bayi yang Diseret Anjing Ternyata Dimutilasi Ibu Kandung

    06/09/2026

    Desy Oktavia Sari Ingatkan Warga Tapin: Lindungi Perempuan dan Anak, Jangan Diam Saat Ada Kekerasan

    06/09/2026

    Final Dua Saudara!Liga AAFI U16 Regional Kotabaru, Garuda Academy Hancurkan Garuda Doz’23 dengan Skor 8-1

    05/09/2026

    Alarm Udara Kalsel Berbunyi! Banjarbaru dan Banjarmasin Masuk Zona Berbahaya

    05/09/2026

    MK Perjelas Syarat Penetapan Bencana Nasional, Minimal 3 Indikator Wajib Terpenuhi

    05/09/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      β€œ2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda Β» Beranda Β» Alarm Udara Kalsel Berbunyi! Banjarbaru dan Banjarmasin Masuk Zona Berbahaya

    Alarm Udara Kalsel Berbunyi! Banjarbaru dan Banjarmasin Masuk Zona Berbahaya

    Tim PublikaTim Publika05/09/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Warga Kalimantan Selatan kembali diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara. Pada 5 September 2026 pukul 08.00 WITA, sejumlah wilayah Kalsel tercatat memiliki kualitas udara yang masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya.

    Data terbaru yang dibagikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel menunjukkan kondisi paling mengkhawatirkan terjadi di Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin.

    Banjarbaru mencatat ISPU 333 atau masuk kategori berbahaya. Sementara Banjarmasin berada pada angka 303, yang juga masuk kategori berbahaya.

    Kondisi ini terjadi saat sejumlah wilayah Kalsel masih menghadapi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejumlah laporan lokal juga menyebut kabut asap masih menyelimuti Banjarbaru, Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala pada pagi hari.

    Barito Kuala Sangat Tidak Sehat

    Bukan hanya Banjarbaru dan Banjarmasin yang perlu waspada.

    Kabupaten Barito Kuala mencatat ISPU 244, masuk kategori sangat tidak sehat.

    Kemudian Kabupaten Banjar berada pada angka 197 atau kategori tidak sehat, disusul Tabalong 193 yang juga masuk kategori tidak sehat.

    Sementara kondisi udara di Hulu Sungai Selatan relatif lebih baik dengan ISPU 68, yang masih berada pada kategori sedang.

    Berikut data kualitas udara yang dipantau DLH Kalsel:

    | Wilayah | ISPU | Kategori |
    | Banjarbaru | 333 | Berbahaya |
    | Banjarmasin | 303 | Berbahaya |
    | Barito Kuala | 244 | Sangat Tidak Sehat |
    | Banjar | 197 | Tidak Sehat |
    | Tabalong | 193 | Tidak Sehat |
    | Hulu Sungai Selatan | 68 | Sedang |

    Angka tersebut menunjukkan kualitas udara di beberapa wilayah perkotaan dan daerah terdampak asap masih jauh dari kondisi ideal.
    Menyikapi memburuknya kualitas udara, DLH Kalsel mengimbau masyarakat yang berada di wilayah dengan kategori berbahayauntuk mengambil langkah perlindungan secara serius.

    Warga diminta menghindari seluruh aktivitas di luar ruangan. Jika memang harus keluar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker standar medis, seperti N95.

    Pintu dan jendela rumah juga diminta ditutup rapat untuk mengurangi masuknya polutan dari luar.

    Selain itu, masyarakat diingatkan tetap menjaga kondisi tubuh dengan minum air putih yang cukup.

    Yang paling penting, warga diminta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gangguan pernapasan.

    Kualitas udara buruk akibat asap karhutla bukan hanya persoalan jarak pandang atau rasa tidak nyaman ketika beraktivitas di luar rumah.

    Paparan asap yang terus-menerus dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan. Dinas Kesehatan Kalsel sendiri sebelumnya mencatat 3.990 kasus ISPA berdasarkan laporan gabungan puskesmas dan rumah sakit hingga 30 Agustus 2026. Banjarmasin tercatat memiliki laporan terbanyak, disusul Banjarbaru.

    Karena itu, kondisi udara saat ini perlu dipandang sebagai persoalan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok yang lebih rentan.

    Banjarbaru Jadi Salah Satu Titik Perhatian

    Bagi Banjarbaru, angka ISPU 333 menjadi alarm serius.

    Pemerintah Kota Banjarbaru sebelumnya juga telah menyiapkan Rumah Oksigen untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap. Fasilitas di PSC Banjarbaru dan Puskesmas Cempaka dilaporkan tersedia selama 24 jam.

    Di tengah kondisi udara yang masih buruk, masyarakat diminta tidak menganggap enteng gejala seperti batuk, sesak, mata perih, atau kesulitan bernapas.

    Pesannya sederhana: ketika udara masuk kategori berbahaya, jangan memaksakan aktivitas di luar rumah. Lindungi diri dan keluarga sebelum kondisi kesehatan memburuk.

    #ISPUBanjarbaru #ISPUKalsel #KualitasUdaraKalsel #KabutAsapKalsel #Banjarbaru #Banjarmasin #KarhutlaKalsel #Karhutla2026 #KalimantanSelatan #DLHKalsel #UdaraBerbahaya #KabutAsapBanjarbaru #ISPA #KesehatanMasyarakat #InfoBanjarbaru #BeritaKalsel #BeritaBanjarbaru #KalselHariIni #BeritaTerkini #KebakaranHutan

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Final Dua Saudara!Liga AAFI U16 Regional Kotabaru, Garuda Academy Hancurkan Garuda Doz’23 dengan Skor 8-1

    05/09/2026

    MK Perjelas Syarat Penetapan Bencana Nasional, Minimal 3 Indikator Wajib Terpenuhi

    05/09/2026

    CCTV Viral, Kadisdik Pekalongan Benarkan Ada Kepala Sekolah dan Guru dalam Rekaman, Sanksi Menunggu

    05/09/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bukan Dimakan, Bayi yang Diseret Anjing Ternyata Dimutilasi Ibu Kandung

    06/09/2026

    Desy Oktavia Sari Ingatkan Warga Tapin: Lindungi Perempuan dan Anak, Jangan Diam Saat Ada Kekerasan

    06/09/2026

    Final Dua Saudara!Liga AAFI U16 Regional Kotabaru, Garuda Academy Hancurkan Garuda Doz’23 dengan Skor 8-1

    05/09/2026

    Alarm Udara Kalsel Berbunyi! Banjarbaru dan Banjarmasin Masuk Zona Berbahaya

    05/09/2026
    Berita Pilihan
    Kriminal

    Bukan Dimakan, Bayi yang Diseret Anjing Ternyata Dimutilasi Ibu Kandung

    06/09/2026 Kriminal

    PUBLIKAINDONESIA.COM, SUMEDANG – Suasana Dusun Sukaluyu, Desa Ungkal, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mendadak…

    Desy Oktavia Sari Ingatkan Warga Tapin: Lindungi Perempuan dan Anak, Jangan Diam Saat Ada Kekerasan

    06/09/2026

    Final Dua Saudara!Liga AAFI U16 Regional Kotabaru, Garuda Academy Hancurkan Garuda Doz’23 dengan Skor 8-1

    05/09/2026

    Alarm Udara Kalsel Berbunyi! Banjarbaru dan Banjarmasin Masuk Zona Berbahaya

    05/09/2026

    Recent Posts

    • Bukan Dimakan, Bayi yang Diseret Anjing Ternyata Dimutilasi Ibu Kandung
    • Desy Oktavia Sari Ingatkan Warga Tapin: Lindungi Perempuan dan Anak, Jangan Diam Saat Ada Kekerasan
    • Final Dua Saudara!Liga AAFI U16 Regional Kotabaru, Garuda Academy Hancurkan Garuda Doz’23 dengan Skor 8-1
    • Alarm Udara Kalsel Berbunyi! Banjarbaru dan Banjarmasin Masuk Zona Berbahaya
    • MK Perjelas Syarat Penetapan Bencana Nasional, Minimal 3 Indikator Wajib Terpenuhi

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    September 2026
    SSRKJSM
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930 
    « Agu    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.