Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Kabar Terbaru Tragedi Terbaliknya KMP Virgo Transport 8: 114 Korban Sudah Dievakuasi, 129 Masih Dicari

    16/09/2026

    Ingin Ikut Amal Jariyah? Masjid Baru di Lok Paikat Ini Masih Membuka Donasi

    16/09/2026

    Dugaan Pelecehan Anak, Sopir Taksi Trans Saijaan Dilaporkan ke Polres Kotabaru

    14/09/2026

    Sempat Unggul 3-0, GSI Putra Kotabaru Harus Takluk di Babak Adu Penalti Final Kalsel 2026

    14/09/2026

    Bukan Minta Gratis, Relawan Karhutla Banjarbaru Cuma Minta Prioritas Isi BBM di SPBU

    13/09/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Belanja Pakai Koin Kayu? Ada di Festival Lembutan Bansari, Tradisi Tembakau Hingga Ajak Wisatawan Tinggalkan Plastik

    Belanja Pakai Koin Kayu? Ada di Festival Lembutan Bansari, Tradisi Tembakau Hingga Ajak Wisatawan Tinggalkan Plastik

    Tim PublikaTim Publika29/07/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, TEMANGGUNG – Ada yang berbeda dari Festival Lembutan Bansari Kaping 7 tahun ini. Jika biasanya pengunjung bertransaksi menggunakan uang rupiah, pada festival yang digelar di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, 8–10 Agustus 2026, seluruh transaksi justru wajib menggunakan mata uang berbahan kayu.

    Tak hanya itu, festival tahunan yang mengusung tema “Udaya Sata Samriddhi” atau “Mengembalikan Kemakmuran Tembakau” ini juga menghadirkan konsep pasar bebas plastik. Seluruh makanan dan minuman akan dikemas menggunakan bahan alami, menjadikannya salah satu festival budaya yang menggabungkan tradisi, ekonomi kreatif, dan kepedulian terhadap lingkungan.

    Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengapresiasi kreativitas generasi muda Kecamatan Bansari yang mampu mengemas tradisi lokal menjadi atraksi wisata yang unik dan relevan dengan perkembangan zaman.

    Menurutnya, penggunaan mata uang kayu bukan sekadar gimmick, tetapi menjadi simbol pelestarian budaya sekaligus upaya membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

    “Menonton prosesi nganjang, mencicipi jajanan yang dibungkus daun, dan memegang koin kayu bukan sekadar aktivitas belanja biasa. Ini adalah diplomasi budaya yang mendalam, karena kita tidak hanya merayakan hasil panen tembakau, tetapi juga merawat harmoni kehidupan dan kedaulatan ekonomi masyarakat lereng Gunung Sindoro,” ujar Agus, Selasa (28/7/2026).

    Ia pun mengajak masyarakat dan wisatawan untuk datang memeriahkan Festival Lembutan Bansari yang rutin digelar sejak 2017 sebagai upaya melestarikan budaya, memperkuat ekonomi kreatif, sekaligus memperkenalkan tembakau khas Temanggung ke khalayak yang lebih luas.

    Camat Bansari sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Ika Utami Widjayanti, mengatakan festival ini menjadi wadah untuk mengenalkan tradisi tembakau lembutan kepada generasi muda dan wisatawan agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

    Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan berbagai prosesi budaya khas masyarakat Bansari, mulai dari jamasan cacak, yaitu ritual membersihkan alat rajang tembakau tradisional, hingga nganjang, tradisi menata dan menjemur rajangan daun tembakau secara bersama-sama.

    “Tembakau lembutan bukan sekadar komoditas, tetapi menjadi urat nadi kebahagiaan dan sumber penghidupan masyarakat kami. Melalui festival yang dikemas santai dan interaktif ini, kami ingin mengajak generasi muda serta wisatawan ikut melestarikan warisan leluhur sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif desa,” kata Ika.

    Sementara itu, Ketua Panitia Festival Lembutan Bansari, Yoga Listiawaan, menjelaskan seluruh pengunjung diwajibkan menukarkan uang rupiah dengan mata uang kayu yang hanya berlaku selama festival berlangsung.

    Koin kayu tersebut tersedia dalam tiga nominal yang setara dengan Rp2.000, Rp5.000, dan Rp20.000, yang dapat diperoleh di stan penukaran resmi di pintu masuk kawasan festival.

    Menurut Yoga, konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk menghidupkan kembali suasana pasar tradisional yang hangat, akrab, dan penuh interaksi antarmasyarakat.

    “Langkah anti-mainstream ini kami pilih agar pengunjung benar-benar merasakan pengalaman berbeda. Selain itu, ini juga menjadi bentuk komitmen kami terhadap pelestarian lingkungan. Seluruh kuliner tradisional dari 13 desa akan disajikan menggunakan pembungkus alami seperti daun pisang, sementara para penjaga stan akan mengenakan busana adat Jawa lengkap,” jelasnya.

    Dengan memadukan tradisi tembakau, kearifan lokal, konsep ramah lingkungan, hingga pengalaman bertransaksi menggunakan mata uang kayu, Festival Lembutan Bansari 2026 diharapkan menjadi magnet wisata budaya yang mampu menarik ribuan pengunjung sekaligus memperkuat identitas Temanggung sebagai daerah penghasil tembakau berkualitas di Indonesia.

    #FestivalLembutanBansari #Temanggung #WisataTemanggung #FestivalBudaya #UangKayu #PasarBebasPlastik #TembakauTemanggung #WisataIndonesia #EkonomiKreatif #BudayaJawa #GunungSindoro #ExploreTemanggung #VisitJawaTengah #Festival2026 #InfoWisata

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Garuda Muda Bungkam Juara Bertahan Australia 2-0, Indonesia Juara Grup dan Terbang ke Piala Asia U-20 2027!

    06/09/2026

    Baru Bantu Pemadam, Izin PT Mayawana Persada Dibekukan, Diduga Bakar Lahan di Ketapang

    06/09/2026

    MK Perjelas Syarat Penetapan Bencana Nasional, Minimal 3 Indikator Wajib Terpenuhi

    05/09/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kabar Terbaru Tragedi Terbaliknya KMP Virgo Transport 8: 114 Korban Sudah Dievakuasi, 129 Masih Dicari

    16/09/2026

    Ingin Ikut Amal Jariyah? Masjid Baru di Lok Paikat Ini Masih Membuka Donasi

    16/09/2026

    Dugaan Pelecehan Anak, Sopir Taksi Trans Saijaan Dilaporkan ke Polres Kotabaru

    14/09/2026

    Sempat Unggul 3-0, GSI Putra Kotabaru Harus Takluk di Babak Adu Penalti Final Kalsel 2026

    14/09/2026
    Berita Pilihan
    Banjarmasin

    Kabar Terbaru Tragedi Terbaliknya KMP Virgo Transport 8: 114 Korban Sudah Dievakuasi, 129 Masih Dicari

    16/09/2026 Banjarmasin

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Operasi pencarian korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa,…

    Ingin Ikut Amal Jariyah? Masjid Baru di Lok Paikat Ini Masih Membuka Donasi

    16/09/2026

    Dugaan Pelecehan Anak, Sopir Taksi Trans Saijaan Dilaporkan ke Polres Kotabaru

    14/09/2026

    Sempat Unggul 3-0, GSI Putra Kotabaru Harus Takluk di Babak Adu Penalti Final Kalsel 2026

    14/09/2026

    Recent Posts

    • Kabar Terbaru Tragedi Terbaliknya KMP Virgo Transport 8: 114 Korban Sudah Dievakuasi, 129 Masih Dicari
    • Ingin Ikut Amal Jariyah? Masjid Baru di Lok Paikat Ini Masih Membuka Donasi
    • Dugaan Pelecehan Anak, Sopir Taksi Trans Saijaan Dilaporkan ke Polres Kotabaru
    • Sempat Unggul 3-0, GSI Putra Kotabaru Harus Takluk di Babak Adu Penalti Final Kalsel 2026
    • Bukan Minta Gratis, Relawan Karhutla Banjarbaru Cuma Minta Prioritas Isi BBM di SPBU

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    September 2026
    SSRKJSM
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930 
    « Agu    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.