Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Langsung Curi Perhatian, Isen Mulang FC Tahan Persita 1-1 dalam Uji Coba Perdana

    01/08/2026

    PT Pelsart dan PGRI Berkolaborasi, Guru di Sungai Durian dan Pamukan Barat Dapat Pelatihan Khusus

    31/07/2026

    AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion

    30/07/2026

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026

    Dialog Publik Batal, FDM Banjarmasin Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Kantor PLN

    30/07/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Spek Gahar Polytron Fox 500 Fitur Premium, Desain Futuristis, Kecepatan 130 Km/Jam, Siap Tantang Skutik Premium

      21/07/2026

      Usai SHU Kopdes Rp78 Ribu, Pemerintah Justru Siapkan Koperasi Masuk Bisnis Tambang

      14/07/2026

      Mulai Besok B50 Resmi Berlaku, Ini Catatan Penting LPKSM untuk Pengguna Kendaraan Diesel

      30/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Perjuangan Tim Medis di Aceh, Relawan Medis : Layanan Kesehatan Tak Boleh Lumpuh

    Perjuangan Tim Medis di Aceh, Relawan Medis : Layanan Kesehatan Tak Boleh Lumpuh

    Tim PublikaTim Publika08/01/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, ACEH – Di tengah sisa lumpur banjir bandang dan longsor yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Aceh, satu hal dipastikan tak boleh ikut terhenti: layanan kesehatan.

    Di balik medan berat dan akses terbatas, ribuan relawan serta tenaga medis bergerak tanpa banyak sorotan, memastikan negara tetap hadir hingga ke wilayah paling terisolasi.

    Di Kabupaten Pidie Jaya, pelayanan kesehatan sempat terkendala akibat akses jalan desa yang masih tertutup lumpur tebal. Bahkan, ambulans yang membawa dokter relawan dari Kementerian Kesehatan sempat mogok saat melintasi jalur Kecamatan Meurah Dua.

    Namun keterbatasan itu tak menyurutkan langkah tim medis. Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Pidie Jaya, Edy Azwar, mengatakan pelayanan tetap dilanjutkan dengan memanfaatkan kendaraan milik warga setempat.

    > “Meski demikian, pelayanan tetap dilanjutkan dengan memanfaatkan kendaraan warga agar tenaga medis dapat segera bertugas di lapangan,” ujar Edy, Rabu (7/1/2026).

    Sejak hari pertama bencana, penanganan medis di Pidie Jaya melibatkan 77 relawan kesehatan dari berbagai organisasi serta 646 tenaga kesehatan daerah.

    Mereka berjibaku membersihkan fasilitas kesehatan, menyelamatkan alat medis dan obat-obatan, menyalakan listrik, hingga memastikan ketersediaan air bersih.

    Edy memastikan, stok obat-obatan hingga kini masih dalam kondisi aman berkat dukungan pemerintah pusat dan para donatur.

    > “Ketersediaan obat-obatan hingga saat ini dalam kondisi aman,” katanya.

    Menembus Pedalaman dengan Tali Sling

    Dedikasi serupa terlihat di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Tengah. Di Kampung Burlah, Kecamatan Ketol, akses jalan terputus total akibat banjir bandang dan longsor. Untuk menjangkau warga, tim Emergency Medical Team (EMT) Dinas Kesehatan Aceh harus menggunakan tali sling melintasi medan ekstrem.

    Ketua Tim 1 EMT Terpadu HEOC Aceh Tengah, Muhammad Jamil, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan dipusatkan di Polindes Burlah. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan dan pengobatan umum, penyuluhan kesehatan, trauma healing bagi anak-anak dan ibu-ibu pengungsi, hingga kunjungan rumah untuk pasien dengan kondisi khusus.

    > “Satu pasien dengan kondisi Hernia Nucleus Pulposus (HNP) telah dirujuk ke RSUD Datu Beru untuk penanganan lanjutan,” ungkap Jamil.

    Puluhan Ribu Warga Terlayani

    Gerak cepat tim kesehatan pemerintah Aceh membuahkan hasil signifikan. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh sekaligus Ketua HEOC Aceh, Ferdiyus, menyebutkan hingga 6 Januari 2026, sebanyak 23.293 warga terdampak telah mendapatkan layanan kesehatan.

    Penyakit yang paling banyak ditangani masih didominasi ISPA, penyakit kulit, hipertensi, serta gangguan pencernaan. Untuk mendukung pelayanan tersebut, Dinas Kesehatan Aceh mengerahkan 3.916 personel gabungan relawan dan EMT yang tersebar di 12 kabupaten/kota terdampak.

    Personel ini terdiri dari dokter spesialis, dokter umum dan gigi, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, hingga tenaga pendukung nonkesehatan.

    Selain pelayanan kuratif, Dinkes Aceh juga memperkuat surveilans penyakit berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB), seperti diare dan influenza-like illness (ILI), melalui langkah pencegahan dan edukasi kesehatan.

    Ribuan Relawan Bergerak Terkoordinasi

    Berdasarkan data HEOC, sejak 27 November 2025 hingga 13 Januari 2026, tercatat 4.061 relawan mendaftar membantu layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatra. Relawan berasal dari berbagai institusi, mulai dari Médecins Sans Frontières (MSF), rumah sakit, organisasi profesi, fakultas kedokteran, hingga politeknik kesehatan.

    Melalui HEOC, Kementerian Kesehatan mengatur penempatan dan rotasi relawan agar layanan kesehatan tetap merata. Setiap gelombang pengiriman juga menyertakan 30–35 psikolog klinis untuk mendukung kesehatan jiwa masyarakat terdampak.

    > “Tidak semuanya masalah fisik. Ada juga yang trauma, kehilangan keluarga, dan itu harus kita tangani dengan sebaik-baiknya,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.

    HEOC sendiri dibentuk sejak hari pertama bencana sebagai pusat kendali distribusi tenaga kesehatan. Saat ini, layanan kesehatan di Aceh didukung oleh 309 puskesmas, 23 rumah sakit pemerintah, serta 377 pos kesehatan yang menjangkau 1.008 pos pengungsian.

    Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menegaskan koordinasi menjadi kunci agar layanan tidak terputus.

    > “Kami mengerahkan seluruh potensi tenaga medis dan terus memantau distribusi relawan agar bantuan menjangkau setiap daerah sesuai kebutuhannya,” tegasnya.

     

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026

    Karhutla Mengancam Lagi, WALHI Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Bermasalah

    29/07/2026

    Belanja Pakai Koin Kayu? Ada di Festival Lembutan Bansari, Tradisi Tembakau Hingga Ajak Wisatawan Tinggalkan Plastik

    29/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Langsung Curi Perhatian, Isen Mulang FC Tahan Persita 1-1 dalam Uji Coba Perdana

    01/08/2026

    PT Pelsart dan PGRI Berkolaborasi, Guru di Sungai Durian dan Pamukan Barat Dapat Pelatihan Khusus

    31/07/2026

    AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion

    30/07/2026

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026
    Berita Pilihan
    Kalimantan Tengah

    Langsung Curi Perhatian, Isen Mulang FC Tahan Persita 1-1 dalam Uji Coba Perdana

    01/08/2026 Kalimantan Tengah

    PUBLIKAINDONESIA.COM, TANGERANG – Isen Mulang FC memulai langkahnya menuju musim baru Super League 2026/2027 dengan…

    PT Pelsart dan PGRI Berkolaborasi, Guru di Sungai Durian dan Pamukan Barat Dapat Pelatihan Khusus

    31/07/2026

    AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion

    30/07/2026

    Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan

    30/07/2026

    Recent Posts

    • Langsung Curi Perhatian, Isen Mulang FC Tahan Persita 1-1 dalam Uji Coba Perdana
    • PT Pelsart dan PGRI Berkolaborasi, Guru di Sungai Durian dan Pamukan Barat Dapat Pelatihan Khusus
    • AFF Bikin Sejarah! VAR Laga Vietnam vs Singapura Dikendalikan dari Thailand, Bukan di Stadion
    • Warga Tagih Keadilan, PT MMI Didemo dan Diminta Buka Seluruh Dokumen Perizinan
    • Dialog Publik Batal, FDM Banjarmasin Gelar Aksi Unjuk Rasa ke Kantor PLN

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Agustus 2026
    SSRKJSM
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31 
    « Jul    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.