Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Beras Makin Mahal, Pemko Banjarbaru Gandeng Bulog Jaga Pasokan dan Stabilkan Harga

    20/07/2026

    Baru Direhabilitasi 3 Bulan, Jalan Ambles dan Putus Total di Pingaran Ilir, ULM Turun Tangan Selidiki Penyebabnya

    20/07/2026

    Kabut Asap Tunda Enam Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor

    20/07/2026

    700 Tamtama Polri Mulai Dididik di SPN Kalsel

    20/07/2026

    Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

    20/07/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Usai SHU Kopdes Rp78 Ribu, Pemerintah Justru Siapkan Koperasi Masuk Bisnis Tambang

      14/07/2026

      Mulai Besok B50 Resmi Berlaku, Ini Catatan Penting LPKSM untuk Pengguna Kendaraan Diesel

      30/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Polda Kalsel dan Pemprov Kolaborasi Tanam Jagung di Lahan Rawa Gambut: Inovasi Menuju Swasembada Pangan Nasional

    Polda Kalsel dan Pemprov Kolaborasi Tanam Jagung di Lahan Rawa Gambut: Inovasi Menuju Swasembada Pangan Nasional

    DibaDiba08/10/2025
    Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Risyanto Yudha Hermawan bersama Gubernur Kalsel H. Muhidin menanam jagung di lahan rawa bergambut Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV menuju swasembada pangan nasional.

    PUBLIKAINDONESIA , BANJAR – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kegiatan ini digelar pada Rabu (8/10/2025) di lahan rawa bergambut, Jalan Gubernur Syarkawi Km 3, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

    Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Risyanto Yudha Hermawan menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan terobosan pemanfaatan lahan tidak produktif menjadi lahan pertanian bernilai ekonomi tinggi.

    “Saat ini kami menanam jagung di lahan rawa bergambut seluas 16 hektare dari total 200 hektare. Kegiatan ini adalah bentuk pemangkatan lahan tidak produktif yang sebelumnya sering mengalami kebakaran saat musim kemarau,” ujar Kapolda.

    Berdasarkan data Direktorat Jenderal Lahan Irigasi Kementerian Pertanian, sekitar 71,74 persen wilayah Kalsel merupakan lahan basah dengan tingkat keasaman (pH) di bawah 5, kandungan toksin tinggi, dan kesuburan rendah. Kondisi ini selama ini dianggap kurang ideal untuk budidaya jagung.

    Namun, Polda Kalsel berupaya mengubah tantangan menjadi peluang dengan menggandeng berbagai pihak dalam skema kolaborasi pentahelix — melibatkan unsur pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media.

    Sejumlah infrastruktur pendukung telah dibangun, antara lain jalan sepanjang 1,2 kilometer, revitalisasi saluran irigasi sejauh 3 kilometer, serta pembuatan tanggul air untuk mengatur debit dan menurunkan kadar pirit. Selain itu, pompa air khusus dan jaringan listrik PLN juga disiapkan untuk mendukung kelancaran budidaya.

    “Lahan ini kami jadikan pilot project untuk memberikan solusi bagi petani. Dari lahan yang awalnya sulit, kini bisa menjadi lahan produktif yang dapat ditanami jagung sepanjang tahun,” tambah Irjen Risyanto.

    Untuk kuartal keempat tahun ini, penanaman jagung berlangsung dari Oktober hingga Desember 2025 dengan total luas 1.051,14 hektare di seluruh Kalimantan Selatan, melibatkan 1.605 petani. Varietas benih yang digunakan adalah BC18, dengan dukungan fasilitas pertanian dari pemerintah daerah.

    Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan dukungan penuh Pemprov terhadap program ketahanan pangan ini.

    “Kami mendukung sepenuhnya. Bahkan saya sudah memerintahkan Dinas Pertanian untuk memesan empat unit combine harvester agar petani lebih mudah saat panen,” ujarnya.

    Gubernur menjelaskan, alat combine harvester tersebut bersifat multifungsi karena dapat digunakan untuk memanen jagung maupun padi. Selain itu, Pemprov juga menyiapkan dua unit corn drier berkapasitas 20 dan 40 ton, serta dua gudang penyimpanan jagung berkapasitas masing-masing 182 ton untuk memperkuat rantai pasok hasil panen.

    “Dengan alat modern ini, petani tidak perlu lagi panen manual yang melelahkan. Kita ingin Kalimantan Selatan benar-benar siap menuju swasembada pangan,” tegas Gubernur Muhidin.

    Sebagai bagian dari inovasi pertanian berkelanjutan, Polda Kalsel juga menggagas teknik penormalan pH tanah dan air di lahan rawa gambut yang memiliki kadar asam tinggi. Kapolda Irjen Risyanto menjelaskan, pihaknya bersama Pemerintah Provinsi Kalsel dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah meneliti jenis batuan asal Korea yang mampu menetralkan tingkat keasaman tanah.

    “Batuan Korea yang kami temukan telah diteliti di Laboratorium Fakultas Pertanian ULM. Unsurnya dapat diuraikan dan dimodifikasi menjadi biomassa teraktivasi,” jelasnya.

    Biomassa teraktivasi ini berfungsi mempercepat peningkatan pH tanah yang semula masam akibat kadar pirit tinggi. Metode ini dinilai lebih efisien, murah, dan ramah lingkungan dibandingkan perlakuan konvensional seperti dolomit atau pupuk kandang ayam.

    “Kami harapkan proses ini mempercepat penetralan pH tanah menjadi ideal untuk budidaya jagung,” tambah Kapolda.

    Gubernur Muhidin turut menjelaskan mekanisme sederhana dari biomassa tersebut. Unsur biomassa teraktivasi itu bisa diletakkan di aliran air. Nanti pH air yang awalnya di bawah 5 akan naik secara bertahap hingga mencapai tingkat yang diinginkan. Air dengan pH netral kemudian akan mengalir ke lahan pertanian sekitar, menormalkan kondisi tanah.

    “Kalau airnya sudah baik, otomatis tanah di lahan itu juga ikut membaik,” tutup Gubernur.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Beras Makin Mahal, Pemko Banjarbaru Gandeng Bulog Jaga Pasokan dan Stabilkan Harga

    20/07/2026

    Baru Direhabilitasi 3 Bulan, Jalan Ambles dan Putus Total di Pingaran Ilir, ULM Turun Tangan Selidiki Penyebabnya

    20/07/2026

    Kabut Asap Tunda Enam Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor

    20/07/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Beras Makin Mahal, Pemko Banjarbaru Gandeng Bulog Jaga Pasokan dan Stabilkan Harga

    20/07/2026

    Baru Direhabilitasi 3 Bulan, Jalan Ambles dan Putus Total di Pingaran Ilir, ULM Turun Tangan Selidiki Penyebabnya

    20/07/2026

    Kabut Asap Tunda Enam Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor

    20/07/2026

    700 Tamtama Polri Mulai Dididik di SPN Kalsel

    20/07/2026
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Beras Makin Mahal, Pemko Banjarbaru Gandeng Bulog Jaga Pasokan dan Stabilkan Harga

    20/07/2026 Banjarbaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru bergerak cepat merespons kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok,…

    Baru Direhabilitasi 3 Bulan, Jalan Ambles dan Putus Total di Pingaran Ilir, ULM Turun Tangan Selidiki Penyebabnya

    20/07/2026

    Kabut Asap Tunda Enam Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor

    20/07/2026

    700 Tamtama Polri Mulai Dididik di SPN Kalsel

    20/07/2026

    Recent Posts

    • Beras Makin Mahal, Pemko Banjarbaru Gandeng Bulog Jaga Pasokan dan Stabilkan Harga
    • Baru Direhabilitasi 3 Bulan, Jalan Ambles dan Putus Total di Pingaran Ilir, ULM Turun Tangan Selidiki Penyebabnya
    • Kabut Asap Tunda Enam Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor
    • 700 Tamtama Polri Mulai Dididik di SPN Kalsel
    • Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Juli 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031 
    « Jun    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.