PUBLIKAINDONESIA.COM, KENDAL – Ambisi besar ditunjukkan Kendal Tornado FC dalam membangun masa depan klub. Tim yang akan berlaga di Championship Indonesia musim 2026/2027 itu resmi mengumumkan rencana pembangunan stadion baru yang akan menjadi markas permanen mereka.
Kabar tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi klub pada Minggu (2/8/2026). Bersamaan dengan itu, manajemen juga membuka sayembara desain stadion yang terbuka bagi masyarakat umum.
Menariknya, hadiah yang ditawarkan bukan sekadar uang tunai. Pemenang desain terbaik akan memperoleh Rp50 juta sekaligus kesempatan bergabung sebagai pegawai di Wahyu Agung Group, perusahaan yang menaungi klub tersebut.
Dalam pengumuman resminya, Kendal Tornado FC mengungkapkan stadion akan dibangun di kawasan strategis, tepatnya di sekitar Exit Tol Kendal, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Stadion itu dirancang memiliki kapasitas sekitar 10.000 penonton dan tidak hanya berfungsi sebagai arena pertandingan sepak bola.
Manajemen menginginkan stadion modern yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti hotel, area komersial, serta memiliki akses langsung menuju jalan tol untuk memudahkan mobilitas suporter maupun pengunjung.
> “Saatnya mengabadikan namamu dalam sejarah sepak bola Kendal. Kendal Tornado FC membuka sayembara desain stadion yang akan menjadi tuan rumah kebanggaan Laskar Badai Pantura. Pembangunan akan dimulai pada 2027,” tulis manajemen klub dalam pengumumannya.
Owner Kendal Tornado FC, Junianto, mengatakan pembangunan stadion bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan kandang klub, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Kendal.
Menurutnya, kehadiran stadion modern diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda untuk menekuni olahraga sepak bola sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
> “Harapan kami, dengan adanya stadion ini Kendal semakin maju, semakin berkembang, dan anak-anak Kendal semakin mencintai sepak bola,” ujar Junianto.
Ia juga berharap langkah yang dilakukan Kendal Tornado FC dapat menjadi inspirasi bagi klub-klub lain di Indonesia untuk mulai memiliki stadion sendiri.
Menurut Junianto, kepemilikan stadion merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun klub yang profesional dan berkelanjutan.
> “Kami ingin sepak bola Indonesia terus berkembang dan tidak kalah dengan negara-negara lain di Asia. Di Thailand maupun Malaysia, banyak klub yang sudah memiliki stadion sendiri. Mudah-mudahan langkah ini juga dapat memotivasi klub-klub lain untuk membangun stadion,” tambahnya.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan stadion akan dimulai pada 2027. Kehadiran stadion milik sendiri diyakini akan memberikan dampak positif, mulai dari peningkatan pendapatan klub, pengembangan akademi usia muda, hingga memperkuat identitas Kendal Tornado FC sebagai representasi sepak bola Kabupaten Kendal.
Langkah berani ini sekaligus menjadi sinyal bahwa klub-klub Indonesia mulai bergerak menuju pengelolaan yang lebih profesional, mengikuti jejak banyak klub di negara Asia Tenggara yang telah memiliki stadion sebagai aset utama untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
#KendalTornadoFC #Championship2026 #SepakBolaIndonesia #StadionBaru #Kendal #LigaIndonesia #FootballIndonesia #StadionModern #WahyuAgungGroup #InfoLiga #BeritaBola #GoogleNews #PublikaIndonesia

