Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Cegah Pencemaran Sungai, Tim Patroli Air Jatim Gandeng Komunitas Arung Jeram

    25/10/2026

    Ganti Rugi Belum Sepakat, Pemkab Banjar Siapkan Tim Independen untuk PT MMI dan Warga Rantau Bakula

    25/10/2026

    Bagaimana Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa? Ini Langkah yang Ditempuh SMPN 2 Juai

    25/10/2026

    Tembus 3.087 Kasus, ISPA di Kotabaru Meningkat, Warga Diminta Waspada Asap

    25/10/2026

    Bukan Berlian, Ini yang Lebih Mendesak Dipulangkan ke Banua Menurut Sultan Cevi Raja Kebudayaan Banjar

    23/10/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Menkes Minta Masyarakat yang Terdampak Kabut Asap Beradaptasi!

      19/10/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » BPKPAD Banjar Terapkan Geotagging ZNT untuk Penetapan NPOP BPHTB

    BPKPAD Banjar Terapkan Geotagging ZNT untuk Penetapan NPOP BPHTB

    DibaDiba24/09/2025
    Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah BPKPAD Banjar, Sukamto, saat menjadi narasumber talkshow SI-ANIDA di Radio Suara Banjar, Rabu (24/9/2024).

    PUBLIKA INDONESIA, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) melakukan transformasi dalam penetapan Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dengan memanfaatkan teknologi Geotagging berbasis Zona Nilai Tanah (ZNT).

    Hal tersebut disampaikan Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah BPKPAD Banjar, Sukamto, dalam talkshow SI-ANIDA di Radio Suara Banjar, Rabu (24/9/2024) pagi.

    Menurutnya, inovasi ini lahir dari kondisi di lapangan, di mana masih ada wajib pajak yang melaporkan nilai transaksi lebih rendah dari harga pasar (under value), serta kendala validitas data harga tanah yang kerap menimbulkan perbedaan penilaian antara wajib pajak, PPAT, dan pemerintah daerah.

    “Transformasi ini bertujuan meningkatkan akurasi penilaian tanah, menghindari penilaian sepihak, dan mengurangi potensi kebocoran penerimaan pajak,” jelas Sukamto.

    BPKPAD Banjar menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam penyusunan peta ZNT, yang kemudian diintegrasikan dengan sistem Geotagging. Teknologi ini memungkinkan penandaan lokasi tanah dan bangunan menggunakan koordinat GPS secara digital.

    “Seperti saat kita memotret dengan ponsel dan lokasi otomatis terekam, begitu juga dengan tanah dan bangunan. Sistem akan langsung menampilkan nilai tanah sesuai zona lokasi tersebut,” ujarnya.

    Transformasi sistem penilaian NPOP ini akan diimplementasikan melalui aplikasi SI Intan Dara (Sistem Informasi Pendapatan Pelayanan Daerah) mulai September 2025. Aplikasi ini sudah melalui tahap uji coba tanpa kendala teknis dan mendapat sambutan positif dari PPAT dan notaris karena dianggap meningkatkan transparansi serta keadilan dalam penilaian nilai tanah.

    “Kami sudah melakukan sosialisasi sejak 2022 untuk sistem manual. Sekarang, sosialisasi peralihan ke sistem digital kami gencarkan melalui berbagai kanal, termasuk Radio Suara Banjar,” tambahnya.

    Dengan sistem berbasis Geotagging dan ZNT ini, proses penilaian yang sebelumnya bisa memakan waktu hingga tujuh hari dipangkas menjadi hanya beberapa jam.

    Manfaat yang diharapkan dari sistem ini antara lain:

    – Meningkatkan akurasi penetapan NPOP

    – Mengurangi potensi kebocoran pajak daerah

    – Mempermudah monitoring digital

    – Menjamin transparansi dan keadilan bagi wajib pajak

    “Kami berharap sistem ini mempercepat layanan, memberikan kepastian hukum, dan membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkas Sukamto.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Ganti Rugi Belum Sepakat, Pemkab Banjar Siapkan Tim Independen untuk PT MMI dan Warga Rantau Bakula

    25/10/2026

    Tembus 3.087 Kasus, ISPA di Kotabaru Meningkat, Warga Diminta Waspada Asap

    25/10/2026

    Bukan Berlian, Ini yang Lebih Mendesak Dipulangkan ke Banua Menurut Sultan Cevi Raja Kebudayaan Banjar

    23/10/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Cegah Pencemaran Sungai, Tim Patroli Air Jatim Gandeng Komunitas Arung Jeram

    25/10/2026

    Ganti Rugi Belum Sepakat, Pemkab Banjar Siapkan Tim Independen untuk PT MMI dan Warga Rantau Bakula

    25/10/2026

    Bagaimana Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa? Ini Langkah yang Ditempuh SMPN 2 Juai

    25/10/2026

    Tembus 3.087 Kasus, ISPA di Kotabaru Meningkat, Warga Diminta Waspada Asap

    25/10/2026
    Berita Pilihan
    Nusantara

    Cegah Pencemaran Sungai, Tim Patroli Air Jatim Gandeng Komunitas Arung Jeram

    25/10/2026 Nusantara

    PUBLIKAINDONESIA.COM, SURABAYA – Upaya menjaga sungai agar tetap bersih dan terbebas dari pencemaran membutuhkan keterlibatan…

    Ganti Rugi Belum Sepakat, Pemkab Banjar Siapkan Tim Independen untuk PT MMI dan Warga Rantau Bakula

    25/10/2026

    Bagaimana Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa? Ini Langkah yang Ditempuh SMPN 2 Juai

    25/10/2026

    Tembus 3.087 Kasus, ISPA di Kotabaru Meningkat, Warga Diminta Waspada Asap

    25/10/2026

    Recent Posts

    • Cegah Pencemaran Sungai, Tim Patroli Air Jatim Gandeng Komunitas Arung Jeram
    • Ganti Rugi Belum Sepakat, Pemkab Banjar Siapkan Tim Independen untuk PT MMI dan Warga Rantau Bakula
    • Bagaimana Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa? Ini Langkah yang Ditempuh SMPN 2 Juai
    • Tembus 3.087 Kasus, ISPA di Kotabaru Meningkat, Warga Diminta Waspada Asap
    • Bukan Berlian, Ini yang Lebih Mendesak Dipulangkan ke Banua Menurut Sultan Cevi Raja Kebudayaan Banjar

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    Oktober 2026
    SSRKJSM
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031 
    « Sep    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.