PUBLIKAINDONESIA.COM, HANOI – ASEAN Championship 2026 menghadirkan inovasi baru dalam dunia sepak bola Asia Tenggara. Untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen, Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) menerapkan sistem Centralized VAR Hub, sebuah teknologi yang memungkinkan seluruh proses Video Assistant Referee (VAR) dilakukan dari satu pusat kendali, bukan dari stadion tempat pertandingan berlangsung.
Debut sistem ini akan diterapkan pada pertandingan Timnas Vietnam melawan Singapura di Stadion My Dinh.
Meski laga berlangsung di Hanoi, seluruh tayangan pertandingan akan dikirim secara langsung ke pusat kendali VAR di Thailand. Dari lokasi tersebut, tim wasit VAR akan memantau setiap momen krusial pertandingan dan memberikan rekomendasi kepada wasit utama apabila ditemukan potensi pelanggaran atau keputusan yang perlu ditinjau ulang.
Sementara itu, jalannya pertandingan di lapangan tetap dipimpin oleh wasit asal Jepang, Hiroki Kasahara, yang akan berkomunikasi dengan tim VAR melalui sistem komunikasi digital.
Berdasarkan laporan media Vietnam, Thanhnien, AFF memilih sistem VAR terpusat karena dinilai lebih efisien dibandingkan menempatkan perangkat dan petugas VAR di setiap stadion penyelenggara.
Selain mampu memangkas biaya operasional, sistem ini juga diyakini dapat menciptakan standar pengambilan keputusan yang lebih konsisten di seluruh pertandingan ASEAN Championship 2026.
Dengan konsep tersebut, satu pusat komando di Thailand akan memantau seluruh laga sepanjang turnamen, sehingga koordinasi antartim VAR menjadi lebih efektif dan kualitas evaluasi pertandingan dapat lebih terjaga.
Meski proses analisis dilakukan dari luar Vietnam, panitia penyelenggara tetap memegang peran penting. Mereka bertanggung jawab memastikan jaringan komunikasi dan transmisi video antara Stadion My Dinh dengan pusat VAR di Thailand berjalan tanpa hambatan agar setiap keputusan dapat diambil secara cepat dan akurat.
Penerapan Centralized VAR Hub ini menjadi tonggak baru dalam modernisasi penyelenggaraan ASEAN Championship. AFF berharap teknologi tersebut mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap setiap keputusan wasit di lapangan.
Jika implementasi perdana berjalan sukses, bukan tidak mungkin sistem VAR terpusat ini akan menjadi standar baru bagi kompetisi sepak bola di kawasan Asia Tenggara pada masa mendatang.
#ASEANChampionship2026 #AFF #VAR #TimnasVietnam #Singapura #SepakBolaAsiaTenggara #FootballNews #BeritaBola #Trending #Viral #FYP #GoogleNews

