PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Musibah kebakaran melanda kawasan Jalan Pematang Panjang Km 5 RT 01 RW 01, Kelurahan Gambut Barat, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 10.15 WITA.
Api dalam waktu singkat menghanguskan tiga unit rumah dan menyebabkan satu rumah lainnya rusak ringan. Sebanyak enam kepala keluarga atau 17 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.

Di tengah kepanikan, warga bersama petugas pemadam kebakaran dan relawan bergerak cepat. Upaya dilakukan agar kobaran api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Penanganan juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Banjar, Kecamatan Gambut, Kelurahan Gambut Barat, DPKP Sektor Gambut, BPBD, Dinas Sosial P3AP2KB, Baznas, Tagana, TKSK, Babinsa, Ketua RT, hingga relawan dan masyarakat.
Berdasarkan pendataan sementara, sejumlah rumah mengalami kerusakan berat, masing-masing milik M Yannor, Rusnah, Busri, M Sardiansyah dan Agustina. Sementara rumah milik M Faridi mengalami rusak ringan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu kebocoran tabung LPG. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.
Kepala DPKP Kabupaten Banjar Agus Siswanto mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebocoran gas di rumah.
“Informasi awal memang mengarah pada dugaan kebocoran tabung LPG. Namun, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Agus, mengutip KBK News.
Ia meminta masyarakat rutin memeriksa kondisi tabung gas, regulator dan selang sebelum digunakan. Jika tercium bau gas, warga diminta segera mengambil langkah pengamanan dan menjauhkan sumber api.
Penanganan korban tidak berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pemerintah Kabupaten Banjar juga bergerak pada tahap pemulihan.
Salah satunya melalui UPT Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kecamatan Gambut yang membantu mencetak kembali dokumen kependudukan warga yang ikut terbakar.
Dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik dan dokumen kependudukan lainnya diproses kembali agar warga tidak kesulitan mengakses layanan kesehatan, pendidikan, bantuan sosial maupun pelayanan publik.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam pemulihan, mengingat kehilangan dokumen administrasi bisa menjadi persoalan baru bagi warga yang baru saja mengalami musibah.
Camat Gambut Ramdani mengatakan, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam menangani dampak kebakaran.
Menurutnya, kehadiran pemerintah bukan hanya sebatas memberikan bantuan saat kondisi darurat, tetapi juga memastikan proses pemulihan warga dapat berjalan secepat mungkin.
Pemkab Banjar memastikan pendampingan terhadap enam keluarga terdampak akan terus dilakukan hingga kondisi mereka berangsur pulih dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan.
#KebakaranGambut #KebakaranBanjar #KabupatenBanjar #GambutBanjar #InfoBanjar #BeritaBanjar #KebakaranHariIni #PemkabBanjar #Banjar #Kalsel #BeritaKalsel

