Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Dulu Jernih, Kini Mirip Thai Tea! Sungai Batu Balian Diduga Terdampak Aktivitas Tambang

    10/09/2026

    Dugaan PETI di Hutan Pa’au“Diizinkan atau Tidak Kami Tetap Menambang”, Warga Ungkap Ada Tekanan

    10/09/2026

    Save the Date! Fisipioner Bouldering Competition Kembali Digelar Oktober

    09/09/2026

    Dugaan Tambang Emas Ilegal , Siapa di Balik Excavator di Hutan Pa’au?, Warga Sebut Sudah Beroperasi Sejak Akhir Agustus

    09/09/2026

    Perlindungan konsumen membutuhkan ekosistem, bukan ego kelembagaan

    09/09/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » “Kedaulatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi: Menembus Tabir Teatrikal Politik Kaltim”

    “Kedaulatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi: Menembus Tabir Teatrikal Politik Kaltim”

    Tim PublikaTim Publika25/04/2026

    OPINI

    Oleh: M. Irfan Fajrianur, SE, SH, CPM

    (Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen / Pengamat Kebijakan Publik)

    Dunia politik dan kebijakan publik sering kali penuh dengan panggung sandiwara. Sebagai pengamat yang terbiasa berinteraksi intens dengan para pejabat dan wartawan senior, saya memahami betul bahwa apa yang tersaji di depan kamera sering kali berbeda jauh dengan atmosfer di ruang tertutup. Hubungan baik saya dengan para pemangku kebijakan tetap terjaga secara profesional, namun objektivitas adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

    Melihat fenomena pasca-demo 214, ada sebuah pesan kuat yang gagal ditangkap oleh kekuasaan: Kedaulatan rakyat adalah sumber dari segala hukum.

    1. Diplomasi Santun, Kritik Tajam

    Membangun komunikasi dengan pejabat adalah bagian dari seni mediasi. Namun, keakraban di meja kopi tidak boleh membutakan mata kita terhadap ketimpangan kebijakan. Ketika kawat berduri dibentangkan untuk menghalangi rakyat, itu adalah lonceng peringatan bahwa ada sumbatan komunikasi yang kronis.

    Saya melihat upaya “bernyanyi” dan “dialog terbatas” sebagai gestur pertahanan mental. Namun, bagi saya yang terbiasa membaca situasi “top-up” di kalangan elit, tindakan tersebut justru mengonfirmasi adanya kekhawatiran besar di balik layar. Pemimpin yang kuat tidak butuh ormas binaan untuk menjaganya dari rakyatnya sendiri; ia cukup dijaga oleh kepercayaan publik.

    2. Kedaulatan di Atas Konstitusi

    Konstitusi memang mengatur tata cara bernegara, termasuk mekanisme Hak Angket di DPRD Kaltim. Namun, harus kita ingat bahwa konstitusi itu sendiri lahir dari kontrak sosial rakyat. Suara masyarakat non-politik yakni mereka yang bergerak tanpa bayaran partai atau kepentingan jabatan adalah manifestasi kedaulatan murni.

    Suara-suara dari Aliansi Perjuangan Kaltim yang murni inilah yang memiliki derajat tertinggi. Jika kedaulatan rakyat sudah berbicara, maka prosedur teknis konstitusi harus tunduk dan melayaninya, bukan malah digunakan untuk memproteksi kepentingan individu atau golongan tertentu.

    3. Menjaga Integritas Gerakan dari “Benalu” Politik

    Kepada seluruh elemen masyarakat yang berjuang, kewaspadaan adalah kunci. Jangan biarkan momentum yang dibangun dengan keringat dan keberanian ini dipanen oleh politikus murahan yang hanya muncul saat angin kemenangan bertiup.

    Gerakan ini harus tetap steril dari kepentingan pragmatis. Kita tidak sedang membela politikus A untuk menjatuhkan politikus B; kita sedang membela hak konsumen kebijakan publik agar mendapatkan keadilan yang layak di tanah Borneo ini.

    Penutup

    Kaltim tidak sedang baik-baik saja selama suara kritis masih dijawab dengan barikade besi. Sebagai pengamat, saya akan terus berdiri di tengah menjaga komunikasi dengan pembuat kebijakan agar mereka tetap membumi, sembari menyuarakan dengan lantang bahwa kedaulatan rakyat tidak boleh dikalahkan oleh teatrikal politik mana pun.

    Nyanyian mungkin bisa menghibur hati yang cemas, tapi ia tidak akan pernah bisa membungkam kebenaran yang sudah terlanjur bersuara.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Dugaan Tambang Emas Ilegal , Siapa di Balik Excavator di Hutan Pa’au?, Warga Sebut Sudah Beroperasi Sejak Akhir Agustus

    09/09/2026

    Perlindungan konsumen membutuhkan ekosistem, bukan ego kelembagaan

    09/09/2026

    Silaturahmi dan Sinergi Perlindungan Konsumen di Era Digital

    09/09/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dulu Jernih, Kini Mirip Thai Tea! Sungai Batu Balian Diduga Terdampak Aktivitas Tambang

    10/09/2026

    Dugaan PETI di Hutan Pa’au“Diizinkan atau Tidak Kami Tetap Menambang”, Warga Ungkap Ada Tekanan

    10/09/2026

    Save the Date! Fisipioner Bouldering Competition Kembali Digelar Oktober

    09/09/2026

    Dugaan Tambang Emas Ilegal , Siapa di Balik Excavator di Hutan Pa’au?, Warga Sebut Sudah Beroperasi Sejak Akhir Agustus

    09/09/2026
    Berita Pilihan
    Kabupaten Banjar

    Dulu Jernih, Kini Mirip Thai Tea! Sungai Batu Balian Diduga Terdampak Aktivitas Tambang

    10/09/2026 Kabupaten Banjar

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJAR – Air jernih Sungai Batu Balian yang selama ini menjadi daya tarik wisata…

    Dugaan PETI di Hutan Pa’au“Diizinkan atau Tidak Kami Tetap Menambang”, Warga Ungkap Ada Tekanan

    10/09/2026

    Save the Date! Fisipioner Bouldering Competition Kembali Digelar Oktober

    09/09/2026

    Dugaan Tambang Emas Ilegal , Siapa di Balik Excavator di Hutan Pa’au?, Warga Sebut Sudah Beroperasi Sejak Akhir Agustus

    09/09/2026

    Recent Posts

    • Dulu Jernih, Kini Mirip Thai Tea! Sungai Batu Balian Diduga Terdampak Aktivitas Tambang
    • Dugaan PETI di Hutan Pa’au“Diizinkan atau Tidak Kami Tetap Menambang”, Warga Ungkap Ada Tekanan
    • Save the Date! Fisipioner Bouldering Competition Kembali Digelar Oktober
    • Dugaan Tambang Emas Ilegal , Siapa di Balik Excavator di Hutan Pa’au?, Warga Sebut Sudah Beroperasi Sejak Akhir Agustus
    • Perlindungan konsumen membutuhkan ekosistem, bukan ego kelembagaan

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    September 2026
    SSRKJSM
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930 
    « Agu    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.