PUBLIKAINDONESIA.COM, BATULICIN – Bagaimana rasanya bertukar posisi dengan guru, berdiri di depan kelas, lalu mengajar anak-anak yang biasanya hanya ditemui sebagai orang tua murid?
Pengalaman itulah yang dirasakan para orang tua murid PAUDIT Melati Ar-Rasyid, Jalan Raya Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui program Parent Teaching, sekolah memberikan kesempatan istimewa kepada orang tua untuk merasakan langsung pengalaman menjadi guru selama satu hari.
Bukan sekadar kegiatan seremonial, program ini menghadirkan suasana belajar yang berbeda. Ruang kelas yang biasanya dipenuhi guru dan murid, kali ini juga menjadi tempat para orang tua menunjukkan kreativitas, kesabaran, serta kemampuan mereka dalam mendampingi anak-anak belajar.
Bagi anak-anak, momen tersebut tentu menjadi pengalaman menyenangkan. Melihat sosok ayah atau ibu berdiri di depan kelas, memberikan arahan, hingga mengajak mereka belajar menjadi kebahagiaan tersendiri.
Sementara bagi orang tua, kesempatan ini menjadi pengalaman baru yang membuka mata tentang bagaimana dunia pendidikan anak usia dini sebenarnya berlangsung.
Bukan Sekadar Mengajar, Orang Tua Ikut Merasakan Perjuangan Guru
Salah satu orang tua murid, Hamidah, mengaku sangat bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, khususnya Kepala PAUDIT Melati Ar-Rasyid, Sapwiyah, S.Pd., beserta seluruh tenaga pendidik yang telah menggagas program Parent Teaching.
Menurut Hamidah, kegiatan ini memberikan pengalaman yang berbeda karena orang tua tidak hanya melihat proses belajar anak dari luar kelas, tetapi ikut terlibat langsung dalam aktivitas pendidikan.
“Jujur, saya sangat bersyukur dan bahagia bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. Ada pengalaman yang berbeda ketika kami sebagai orang tua diberikan kesempatan menjadi guru selama satu hari. Kami bisa merasakan bagaimana berinteraksi dengan anak-anak, mengajak mereka belajar, dan melihat langsung betapa menyenangkannya dunia pendidikan anak usia dini,” ungkap Hamidah, Kamis (5/11/2026).
Lebih dari sekadar pengalaman mengajar, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara sekolah, orang tua, dan sesama wali murid.
Hamidah menilai, program seperti ini memiliki manfaat besar karena memberikan pemahaman bahwa mendidik anak bukan perkara sederhana.
Dibutuhkan kesabaran, kreativitas, perhatian, serta kemampuan berkomunikasi agar anak-anak dapat menerima pelajaran dengan cara yang menyenangkan.
Selama ini, orang tua mungkin hanya melihat guru dari sisi hasil pembelajaran. Namun, ketika berada langsung di depan kelas, mereka bisa merasakan tantangan yang dihadapi tenaga pendidik setiap hari.
“Selama ini mungkin kami hanya melihat guru mendampingi anak-anak dari luar. Namun, melalui program ini kami bisa merasakan langsung bagaimana tantangan sekaligus kebahagiaan menjadi seorang guru. Ini pengalaman yang sangat menyenangkan dan semakin membuat kami menghargai perjuangan para pendidik,” tambahnya.
Pendidikan Anak Butuh Kolaborasi Sekolah dan Keluarga
Bagi Hamidah, Parent Teaching menjadi contoh bahwa pendidikan anak akan lebih bermakna ketika sekolah dan keluarga berjalan beriringan.
Anak-anak tidak hanya membutuhkan pembelajaran di ruang kelas. Mereka juga memerlukan perhatian, pendampingan, serta keterlibatan aktif orang tua dalam setiap tahap tumbuh kembangnya.
Karena itu, ia berharap kegiatan positif tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya.
Menariknya, perhatian Hamidah terhadap tumbuh kembang anak tidak hanya berkaitan dengan pendidikan.
Sebagai orang tua sekaligus pemilik Klinik Zafr Medica Pratama (ZMP) yang berlokasi di Jalan Karang Jawa, Plajau, Desa Barokah, ia juga memandang kesehatan sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan yang berkualitas.
Menurutnya, pendidikan dan kesehatan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan.
Anak-anak membutuhkan lingkungan belajar yang baik, dukungan keluarga, serta perhatian terhadap kesehatan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pada akhirnya, membangun generasi masa depan bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah ataupun orang tua di rumah.
Keduanya harus saling melengkapi.
Program Parent Teaching PAUDIT Melati Ar-Rasyid menjadi salah satu gambaran sederhana bagaimana kolaborasi tersebut dapat diwujudkan.
Sehari menjadi guru mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun, pengalaman berdiri di depan kelas, melihat senyum anak-anak, dan merasakan langsung perjuangan seorang pendidik bisa menjadi kenangan yang jauh lebih panjang.
Sebab, pendidikan terbaik bukan hanya tentang apa yang diajarkan kepada anak, tetapi juga tentang bagaimana orang dewasa di sekelilingnya ikut hadir, peduli, dan tumbuh bersama mereka.!
#PAUDITMelatiArRasyid #ParentTeaching #TanahBumbu #PendidikanAnakUsiaDini #PAUDTanahBumbu #SekolahTanahBumbu #PendidikanAnak #KolaborasiOrangTuaDanGuru #DuniaPendidikan #Hamidah #KlinikZafrMedicaPratama #ZafrMedicaPratama #BeritaTanahBumbu #BeritaKalsel #PUBLIKAINDONESIA

