PUBLIKAINDONESIA.COM, PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mulai mematangkan strategi peningkatan pelayanan kesehatan untuk 2027. Bukan sekadar menambah program, pemerintah daerah menekankan pentingnya perencanaan yang matang, evaluasi berkala, dan pelaksanaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Strategis dan Lokakarya Tindak Lanjut Hasil Pendampingan I Performance Improvement Plan (PIP) Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU-SG) Bidang Kesehatan Tahun 2027, Senin (10/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Gedung Manajemen RSUD dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta.
Forum ini menjadi momentum untuk membedah hasil pendampingan tahap pertama sekaligus menyusun langkah perbaikan program kesehatan agar pelaksanaannya ke depan lebih presisi, terukur, dan tepat sasaran.
Ahmad Jayadikarta menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kerja bersama dari seluruh jajaran kesehatan, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi hasil program.
Menurutnya, sinergi dan komitmen menjadi fondasi penting untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Perencanaan yang matang, evaluasi berkelanjutan, serta pelaksanaan program yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan bermanfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Jayadikarta.
Karena itu, hasil pendampingan PIP tahap pertama tidak hanya dipandang sebagai bahan evaluasi, tetapi juga menjadi pijakan untuk menentukan apa saja yang perlu diperbaiki dan diperkuat dalam pelaksanaan program kesehatan berikutnya.
Melalui rakor dan lokakarya tersebut, Pemkab Pulang Pisau berupaya memperkuat tata kelola program DAU-SG bidang kesehatan.
Perencanaan diharapkan tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Pendekatan tersebut menjadi penting agar dukungan anggaran yang tersedia dapat diarahkan secara efektif, sesuai kebutuhan dan kondisi masyarakat di berbagai wilayah Pulang Pisau.
Pemerintah daerah juga menekankan perlunya koordinasi antarpemangku kepentingan agar setiap program kesehatan dapat berjalan lebih terarah dan saling mendukung.
Penguatan tata kelola dan perencanaan DAU-SG bidang kesehatan menjadi bagian dari komitmen Pemkab Pulang Pisau untuk meningkatkan fasilitas sekaligus derajat kesehatan masyarakat.
Pemerintah daerah ingin memastikan peningkatan pelayanan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata di seluruh wilayah Pulang Pisau.
Dengan evaluasi yang terus dilakukan dan program yang disusun berdasarkan kebutuhan, pemerintah berharap kualitas pelayanan kesehatan semakin profesional, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada akhirnya, pesan dari rakor tersebut cukup jelas: anggaran kesehatan harus diikuti perencanaan yang tepat, pelaksanaan yang terukur, dan evaluasi yang konsisten agar manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat.
#PulangPisau #PemkabPulangPisau #KesehatanPulangPisau #DAUSG #DAUSGKesehatan #PIPKesehatan #PelayananKesehatan #KesehatanMasyarakat #AhmadJayadikarta #RSUDPulangPisau #BeritaPulangPisau #KalimantanTengah #BeritaKalteng #PembangunanKesehatan

