Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Tak Lolos Asian Games 2026, PSSI Masih Cek Kebenaran

    12/02/2026

    Perahu Ditemukan Kosong, Nelayan Kotabaru Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

    12/02/2026

    Kenapa Dukung Torino? Indotorino: Soal Selera, Jangan Dihakimi!

    12/02/2026

    Mulai 18 atau 19 Februari? Ini Prediksi Awal Puasa Ramadhan 2026

    12/02/2026

    Keren, Disdikbud Kalsel Borong 2 Penghargaan, Bukti Kerja Rapi dan Transparan

    12/02/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Bidik Wisatawan ASEAN, Ini Strategi Dispar Kalsel

      04/02/2026

      Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

      31/01/2026

      Asli Sumatera, Mekar di Australia: Titan Arum Tarik 2.000 Pengunjung

      10/01/2026

      Pecinta Travelling Wajib Tahu! Jelajah Semua Pulau di Indonesia Bisa Habiskan Separuh Hidupmu

      06/10/2025

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Sayur MBG di Tala Ditemukan Ada Ulat, Murid Ogah Makan, Ini Respon Pengawas

      06/10/2025

      Dari Hutan Kalimantan ke Pasar Dunia: 🌿“Daun Surga” yang Bikin Dolar Mengalir

      11/02/2026

      Pemangkasan Produksi Batubara 2026 Bikin Pelaku Usaha Waswas, Ancaman PHK Mengintai

      09/02/2026

      Hovercraft Futuristik ‘AirFish’ Singapura–Batam Siap Mengudara 2026

      07/02/2026

      Buntut Badai Pasar Modal, OJK Diguncang Pengunduran Diri Beruntun

      31/01/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Program Makan Bergizi Gratis Bikin 6.000 Siswa Tumbang, DPR & Ahli Serukan Evaluasi Total!

    Program Makan Bergizi Gratis Bikin 6.000 Siswa Tumbang, DPR & Ahli Serukan Evaluasi Total!

    Tim PublikaTim Publika03/10/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Alih-alih menyehatkan, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru menimbulkan kegaduhan nasional. Hingga September 2025, tercatat sedikitnya 6.000 siswa di berbagai daerah mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan dari program yang semestinya meningkatkan gizi anak sekolah itu.

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan ada 75 kasus keracunan yang tercatat sejak Januari hingga September 2025. Namun yang mencengangkan, lebih dari dua pertiga kasus terjadi sejak Agustus, menandakan adanya lonjakan signifikan.

    “Dari 6 Januari sampai 31 Juli itu ada sekitar 24 kasus. Namun sejak 1 Agustus sampai malam kemarin, sudah bertambah 51 kasus. Terakhir terjadi di Pasar Rebo dan Kadungora,” kata Dadan saat Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (1/10).

    Situasi ini membuat berbagai pihak angkat bicara, mulai dari legislator, pakar gizi, hingga tokoh publik. Usulan demi usulan pun mengalir deras ke meja pemerintah, mendesak evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG.

    💡 Usulan Solusi: Dari Dapur Sekolah hingga Uang Tunai ke Orang Tua

    Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, menyarankan agar dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dikelola langsung oleh sekolah masing-masing. Tujuannya agar pengawasan lebih mudah dan orang tua bisa ikut terlibat.

    “Kalau murid hanya 300 atau 400, lebih simpel. Orang tua bisa ikut kontrol. Belanjanya pun dari pasar sekitar sekolah, ekonomi rakyat juga bergerak,” jelas Charles.

    Sementara itu, Ketua Komisi Anggaran DPR Said Abdullah mengajukan tiga skema perbaikan MBG:

    1. Penyaluran dana melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) ke pemerintah daerah agar lebih fleksibel dan akuntabel.
    2. Integrasi MBG ke Program Keluarga Harapan (PKH) dengan tambahan dana Rp300 ribu per anak.
    3. Pembangunan dapur MBG di dekat sekolah untuk menjaga kualitas makanan tetap segar.

    👩‍⚕️ Pakar & Pemda Bicara: Libatkan Komunitas, Gunakan Pangan Lokal

    Dokter Gizi Klinik RS Universitas Indonesia, Anna Maurina Singal, menyarankan agar makanan MBG:

    • Menggunakan bahan pangan lokal sesuai potensi daerah,
    • Dikelola secara komunal atau berbasis rumah tangga,
    • Diikuti dengan edukasi gizi yang tepat serta monitoring pertumbuhan anak secara berkala.

    Dari sisi tata kelola, anggota Komisi II DPR, Muhammad Khozin, menekankan pentingnya keterlibatan aktif Pemerintah Daerah. Ia mendorong skema tugas pembantuan agar pelaksanaan MBG di lapangan bisa lebih efektif dan kontekstual.

    🗣️ Ahok: Beri Uang Saja ke Emaknya!

    Berbeda dengan yang lain, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) punya pandangan praktis: berikan langsung uang kepada orang tua siswa.

    “Bayangin kalau satu anak dapat Rp50 ribu. Emaknya masak sendiri, pasti bergizi. Hemat satu kementerian juga,” ucap Ahok dalam perbincangan dengan Najwa Shihab di TikTok.

    Menurut Ahok, sistem saat ini terlalu birokratis, rawan penyelewengan, dan kurang efisien. Ia yakin model langsung tunai bisa mendorong partisipasi keluarga, sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi rumah tangga.

    Program Makan Bergizi Gratis semestinya menjadi solusi, bukan malah menjadi sumber masalah. Dengan ribuan siswa tumbang dan kasus keracunan terus bertambah, pemerintah didesak segera mengevaluasi secara menyeluruh dan terbuka.

    Apakah reformasi total akan terjadi? Ataukah program ini akan terus jadi proyek ambisius yang gagal di lapangan?

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Tak Lolos Asian Games 2026, PSSI Masih Cek Kebenaran

    12/02/2026

    Perahu Ditemukan Kosong, Nelayan Kotabaru Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

    12/02/2026

    Kenapa Dukung Torino? Indotorino: Soal Selera, Jangan Dihakimi!

    12/02/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Tak Lolos Asian Games 2026, PSSI Masih Cek Kebenaran

    12/02/2026

    Perahu Ditemukan Kosong, Nelayan Kotabaru Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

    12/02/2026

    Kenapa Dukung Torino? Indotorino: Soal Selera, Jangan Dihakimi!

    12/02/2026

    Mulai 18 atau 19 Februari? Ini Prediksi Awal Puasa Ramadhan 2026

    12/02/2026
    Berita Pilihan
    Olahraga

    Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Tak Lolos Asian Games 2026, PSSI Masih Cek Kebenaran

    12/02/2026 Olahraga

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Asia. Timnas Indonesia U-23 disebut…

    Perahu Ditemukan Kosong, Nelayan Kotabaru Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

    12/02/2026

    Kenapa Dukung Torino? Indotorino: Soal Selera, Jangan Dihakimi!

    12/02/2026

    Mulai 18 atau 19 Februari? Ini Prediksi Awal Puasa Ramadhan 2026

    12/02/2026

    Recent Posts

    • Timnas Indonesia U-23 Dikabarkan Tak Lolos Asian Games 2026, PSSI Masih Cek Kebenaran
    • Perahu Ditemukan Kosong, Nelayan Kotabaru Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa
    • Kenapa Dukung Torino? Indotorino: Soal Selera, Jangan Dihakimi!
    • Mulai 18 atau 19 Februari? Ini Prediksi Awal Puasa Ramadhan 2026
    • Keren, Disdikbud Kalsel Borong 2 Penghargaan, Bukti Kerja Rapi dan Transparan

    Recent Comments

    1. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    2. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    3. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    4. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    Februari 2026
    S S R K J S M
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  
    « Jan    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.