Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Tak Perlu Lagi ke Balai Kota, Pemko Banjarmasin Buka Pengajuan Kerja Sama Cukup Lewat HP

    10/08/2026

    NIB dan NOP Bakal Terintegrasi, Nusron Wahid Klaim PAD PBB Bisa Naik 100% Tanpa Naikkan Tarif

    10/08/2026

    Bawaslu Campus Connect Singgah di ULM, Generasi Digital Diajak Jadi Pengawal Demokrasi

    09/08/2026

    WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

    09/08/2026

    Jalan Baru Harapan Baru, Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Mulai Terlihat

    09/08/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026

      Harga Ayam dan Telur Tak Kondusif, Peternak Ayam Kalsel Mengadu ke DPRD

      06/08/2026

      Spek Gahar Polytron Fox 500 Fitur Premium, Desain Futuristis, Kecepatan 130 Km/Jam, Siap Tantang Skutik Premium

      21/07/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » 🎬 Heboh di Bioskop! Penonton Kaget Ada Video Capaian Pemerintahan Prabowo Sebelum Film Dimulai

    🎬 Heboh di Bioskop! Penonton Kaget Ada Video Capaian Pemerintahan Prabowo Sebelum Film Dimulai

    Tim PublikaTim Publika14/09/2025
    Netizen ramai-ramai bertanya: ini sosialisasi, propaganda, atau sekadar pengingat kinerja pemerintah? / publikaindonesia.com

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Penonton bioskop di berbagai kota besar di Indonesia belakangan dibuat terkejut bukan karena adegan jumpscare di film horor, tapi karena… tayangan video pemerintahan sebelum film dimulai.

    Ya, benar. Sebuah video pendek berisi aktivitas dan capaian Presiden Prabowo Subianto ditayangkan tepat sebelum layar lebar memutar film utama. Video ini menampilkan momen-momen seperti kunjungan kerja Presiden, pembangunan infrastruktur, pesan-pesan kebangsaan, hingga testimoni masyarakat atas program pemerintah.

    Biasanya, sebelum film dimulai, penonton disambut dengan iklan produk, trailer film, atau aturan etika di bioskop. Namun kini, muncul tayangan yang disebut netizen sebagai “bumper pemerintahan” dan ini jadi bahan pembicaraan panas di media sosial.

    “Awalnya kirain iklan layanan masyarakat biasa. Tapi pas muncul footage Prabowo dan narasi tentang capaian pemerintahan, semua di studio langsung nengok layar. Pada bengong,” kata Dea, 23 tahun, mahasiswa yang menonton di salah satu bioskop di Jakarta Selatan.

    🎥 Bukan Sekali, Bukan di Satu Tempat

    Tayangan ini tidak hanya muncul di satu lokasi. Netizen dari beberapa kota seperti Bandung, Surabaya, Yogyakarta, hingga Medan juga melaporkan kejadian serupa. Hal ini memunculkan dugaan bahwa penayangan video tersebut bersifat nasional dan terkoordinasi.

    Menariknya, fenomena ini mengingatkan publik pada kejadian serupa di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Saat itu, pemerintah juga menayangkan video pembangunan di bioskop yang kemudian menuai kritik. Namun Kementerian Komunikasi dan Informatika kala itu menegaskan bahwa video tersebut bukan kampanye, melainkan bentuk komunikasi publik tentang kinerja pemerintahan.

    💬 Reaksi Warganet: Antara Positif dan Bingung

    Reaksi penonton pun beragam. Sebagian menganggap langkah ini sebagai strategi kreatif pemerintah untuk menjangkau audiens yang lebih muda, terutama Gen Z yang memang sering menghabiskan waktu di bioskop.

    “Ya menurutku mending pemerintah banyakin kerja nyata aja, nggak cuma pencitraan gini aja,” ujar Irfan (22), mahasiswa asal Surabaya.

    Namun, tak sedikit juga yang mempertanyakan niat di balik penayangan video ini. Beberapa pihak menyebut hal ini bisa jadi bentuk propaganda halus, apalagi jika dilakukan secara masif tanpa penjelasan yang transparan.

    “Kalau ini kampanye, harusnya ada aturan mainnya dong. Masa kita nonton film malah ‘disuguhi’ pencitraan politik?” tulis akun @kucingojol di X (dulu Twitter).

    Sampai saat ini, belum ada informasi resmi dari pemerintah atau jaringan bioskop terkait siapa yang menginisiasi penayangan video tersebut, apakah ini merupakan program resmi negara, atau bagian dari kampanye yang perlu diawasi oleh lembaga terkait.

    🌍 Praktik Serupa di Negara Lain

    Ternyata, fenomena ini bukan hal yang sepenuhnya baru di dunia internasional. Negara lain juga punya sejarah tayangan serupa di bioskop:

    • China: Pemerintah China mewajibkan semua bioskop menayangkan video bertajuk “Chinese Dream” sebelum setiap pemutaran film. Tujuannya? Menyampaikan nilai-nilai Partai Komunis dan mendukung kebijakan Presiden Xi Jinping.
    • Polandia: Pemerintah ingin menayangkan spot berjudul “Safe Poland” sebelum film The Green Border. Namun, banyak bioskop independen menolak, karena menilai konten tersebut sebagai propaganda yang tidak netral.

    ⚖️ Kampanye atau Sosialisasi?

    Tanpa penjelasan dari pemerintah atau lembaga terkait, masyarakat hanya bisa berspekulasi. Pertanyaan pun muncul: apakah ruang hiburan seperti bioskop kini menjadi saluran baru komunikasi politik?

    Apa pun tujuannya, tayangan video pemerintah sebelum film ini jelas mengundang perhatian sekaligus perdebatan. Apakah ini bentuk inovasi komunikasi publik? Atau justru bentuk lain dari kampanye terselubung?

    Yang pasti, penonton kini harus siap bukan hanya untuk plot twist dari film yang ditonton, tapi juga dari bumper yang tayang sebelum lampu studio padam.

    Redaksi:
    Kami akan terus memantau dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait. Jika kamu pernah mengalami hal serupa, kirimkan ceritamu ke redaksi atau mention kami di media sosial!

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    NIB dan NOP Bakal Terintegrasi, Nusron Wahid Klaim PAD PBB Bisa Naik 100% Tanpa Naikkan Tarif

    10/08/2026

    Butuh Uang Tambahan, Dua Penjual Es Nekat Curi Gawang Lapangan Wisma Persebaya

    06/08/2026

    Sekolah di Tembilahan Ditutup Sementara Gegara Serangan Monyet Liar

    06/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Tak Perlu Lagi ke Balai Kota, Pemko Banjarmasin Buka Pengajuan Kerja Sama Cukup Lewat HP

    10/08/2026

    NIB dan NOP Bakal Terintegrasi, Nusron Wahid Klaim PAD PBB Bisa Naik 100% Tanpa Naikkan Tarif

    10/08/2026

    Bawaslu Campus Connect Singgah di ULM, Generasi Digital Diajak Jadi Pengawal Demokrasi

    09/08/2026

    WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

    09/08/2026
    Berita Pilihan
    Banjarmasin

    Tak Perlu Lagi ke Balai Kota, Pemko Banjarmasin Buka Pengajuan Kerja Sama Cukup Lewat HP

    10/08/2026 Banjarmasin

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Mau mengajukan kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin tetapi malas ribet…

    NIB dan NOP Bakal Terintegrasi, Nusron Wahid Klaim PAD PBB Bisa Naik 100% Tanpa Naikkan Tarif

    10/08/2026

    Bawaslu Campus Connect Singgah di ULM, Generasi Digital Diajak Jadi Pengawal Demokrasi

    09/08/2026

    WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

    09/08/2026

    Recent Posts

    • Tak Perlu Lagi ke Balai Kota, Pemko Banjarmasin Buka Pengajuan Kerja Sama Cukup Lewat HP
    • NIB dan NOP Bakal Terintegrasi, Nusron Wahid Klaim PAD PBB Bisa Naik 100% Tanpa Naikkan Tarif
    • Bawaslu Campus Connect Singgah di ULM, Generasi Digital Diajak Jadi Pengawal Demokrasi
    • WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan
    • Jalan Baru Harapan Baru, Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Mulai Terlihat

    Recent Comments

    1. auto glass replacement Greensboro mengenai MTQ Nasional ULM 2025, Rektor ULM: Dari MTQ Ini Akan Lahir Pemimpin Qur’ani untuk Indonesia
    2. Williamtes mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. zidane mengenai Geopark Meratus Run di Kawasan Wisata Tahura
    4. Williamtes mengenai Satgas Pangan Polda Kalsel Pastikan Harga dan Keaslian Minyakita di Pasar Banjarmasin
    5. windshield Greensboro mengenai Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny: Bangunan Baru, Fondasi Lama, Ratusan Santri Jadi Korban
    Agustus 2026
    SSRKJSM
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31 
    « Jul    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.