Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Klh Bidik Puluhan Perusahaan, Potensi Sanksi Karhutla Rp15 Triliun

    24/08/2026

    Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 40 BDS 3 Forest Hill Gelar Jalan Santai dan Beragam Lomba

    24/08/2026

    Sebelum Tertimpa Bangunan Sempat Tulis Doa untuk Kampungnya, Risma Bocah 11 Tahun Korban Gempa NTT

    24/08/2026

    Arahan Langsung Prabowo, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan

    24/08/2026

    Berhasil Jadi 3 Besar Pada Turnamen Futsal Kalsel, SMAN 2 Kotabaru Kembali Harumkan Nama Daerah

    24/08/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Klh Bidik Puluhan Perusahaan, Potensi Sanksi Karhutla Rp15 Triliun

    Klh Bidik Puluhan Perusahaan, Potensi Sanksi Karhutla Rp15 Triliun

    DibaDiba24/08/2026
    TINJAU KARHUTLA — Menteri Lingkungan Hidup meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Pemerintah membidik puluhan perusahaan yang diduga terlibat karhutla dengan potensi kerugian negara dan biaya pemulihan lingkungan mencapai Rp15 triliun

    PUBLIKA INDONESIA,BANJARBARU — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membidik puluhan perusahaan yang diduga terlibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Pemerintah menyiapkan penegakan hukum dengan potensi kerugian negara dan biaya pemulihan lingkungan mencapai Rp15 triliun.

    Menteri Lingkungan Hidup menegaskan, tidak ada toleransi bagi perusahaan maupun pihak yang terbukti sengaja membakar lahan untuk kepentingan ekonomi.

    “Untuk hukuman atau sanksi kepada perusahaan itu menjadi wilayah kami di Kementerian Lingkungan Hidup. Ada perhitungan kerugian negara dan biaya pemulihan. Angkanya tidak main-main, potensi kerugian negara mencapai Rp5 triliun dan biaya pemulihan lingkungan hampir Rp10 triliun,” ujar Menteri LH saat meninjau penanganan karhutla di Banjarbaru.

    Potensi tersebut berasal dari penghitungan kerugian negara sekitar Rp5 triliun dan biaya pemulihan lingkungan hampir Rp10 triliun. Penindakan dilakukan melalui mekanisme penegakan hukum lingkungan terhadap korporasi yang terbukti melakukan pelanggaran.

    Tak hanya perusahaan, penegakan hukum juga menyasar pelaku pembakaran secara perorangan. Kepolisian telah menetapkan sedikitnya 72 orang sebagai tersangka kasus karhutla yang tersebar di sembilan wilayah Polda di Indonesia.

    SUMUR BOR DI TITIK RAWAN

    Di tengah proses penegakan hukum, pemerintah juga memperkuat mitigasi untuk mengatasi keterbatasan sumber air. Salah satunya dengan membangun sumur bor di sejumlah titik rawan karhutla.

    Sumur bor tersebut dirancang memiliki kedalaman sekitar 40 hingga 50 meter. Sumber air yang tersedia diharapkan dapat mempercepat penanganan titik api sekaligus mendukung pembasahan kembali lahan, terutama kawasan gambut.

    Penyediaan sumber air menjadi penting seiring kondisi kemarau yang membuat sejumlah sumber air permukaan mengalami penurunan debit.

    Pemerintah juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan dinilai penting untuk menghindari munculnya titik api baru di tengah kondisi cuaca kering.

    LUAS KARHUTLA TURUN

    Sementara itu, pemerintah menyebut luasan karhutla pada periode berjalan masih lebih rendah dibandingkan 2023.

    Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), luas karhutla pada 2023 mencapai sekitar 190 ribu hektare. Sedangkan pada periode berjalan, luasan yang terdata berada di kisaran 8 ribu hektare.

    Meski jauh lebih rendah, kondisi tersebut tetap menjadi perhatian. Cuaca kering dan menurunnya ketersediaan air dinilai dapat mempercepat penyebaran api.

    Selain pemadaman dan pencegahan, pemerintah bersama masyarakat juga mendorong pelaksanaan salat Istisqa di sejumlah wilayah terdampak sebagai ikhtiar menghadapi kekeringan.

    ASAP GANGGU AKTIVITAS

    Karhutla juga berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Nanik, salah seorang warga, mengaku telah merasakan kekeringan dan kabut asap selama sekitar dua pekan terakhir.

    Meski lahannya tidak terdampak langsung kebakaran, asap karhutla tetap mengganggu kegiatan sehari-hari.

    “Kami sudah merasakan kekeringan dan asap sekitar dua minggu ini. Lahan memang tidak terbakar, tetapi asapnya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

    Pemerintah kini mengintensifkan pemadaman, memperkuat sumber air, meningkatkan pencegahan serta menindak pihak yang terbukti melakukan pembakaran.

    Penegakan hukum terhadap korporasi diharapkan menjadi efek jera sekaligus mencegah praktik pembakaran lahan kembali terjadi di tengah ancaman musim kemarau.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Diduga Rugikan Tujuh Pembeli Rp275 Juta, Transaksi Tanah di Banjarbaru Berujung Aduan ke Polisi

    19/08/2026

    Meriahkan HUT Kemerdekaan, Halaman Kantor Baramarta Disulap Jadi Arena Perlombaan

    19/08/2026

    ULM Jadi Tuan Rumah World Cleanup Day 2026, Kampus Bersih hingga Rencana Bentuk UKM Peduli Sampah

    19/08/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Klh Bidik Puluhan Perusahaan, Potensi Sanksi Karhutla Rp15 Triliun

    24/08/2026

    Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 40 BDS 3 Forest Hill Gelar Jalan Santai dan Beragam Lomba

    24/08/2026

    Sebelum Tertimpa Bangunan Sempat Tulis Doa untuk Kampungnya, Risma Bocah 11 Tahun Korban Gempa NTT

    24/08/2026

    Arahan Langsung Prabowo, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan

    24/08/2026
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Klh Bidik Puluhan Perusahaan, Potensi Sanksi Karhutla Rp15 Triliun

    24/08/2026 Banjarbaru

    PUBLIKA INDONESIA,BANJARBARU — Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) membidik puluhan perusahaan yang diduga terlibat kebakaran hutan…

    Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 40 BDS 3 Forest Hill Gelar Jalan Santai dan Beragam Lomba

    24/08/2026

    Sebelum Tertimpa Bangunan Sempat Tulis Doa untuk Kampungnya, Risma Bocah 11 Tahun Korban Gempa NTT

    24/08/2026

    Arahan Langsung Prabowo, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan

    24/08/2026

    Recent Posts

    • Klh Bidik Puluhan Perusahaan, Potensi Sanksi Karhutla Rp15 Triliun
    • Semarak HUT ke-81 RI, Warga RT 40 BDS 3 Forest Hill Gelar Jalan Santai dan Beragam Lomba
    • Sebelum Tertimpa Bangunan Sempat Tulis Doa untuk Kampungnya, Risma Bocah 11 Tahun Korban Gempa NTT
    • Arahan Langsung Prabowo, Kodam Tambun Bungai Percepat Penanganan Karhutla di Kalimantan
    • Berhasil Jadi 3 Besar Pada Turnamen Futsal Kalsel, SMAN 2 Kotabaru Kembali Harumkan Nama Daerah

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    2. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    3. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    4. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    5. auto glass replacement Greensboro mengenai MTQ Nasional ULM 2025, Rektor ULM: Dari MTQ Ini Akan Lahir Pemimpin Qur’ani untuk Indonesia
    Agustus 2026
    SSRKJSM
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31 
    « Jul    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.