PUBLIKAINDONESIA.COM, KEPULAUAN MERANTI – Upaya jaringan narkotika internasional menyelundupkan puluhan kilogram sabu ke Indonesia kembali kandas. Polda Riau bersama Polres Kepulauan Meranti berhasil menggagalkan penyelundupan 27 kilogram sabu yang diduga berasal dari Malaysia melalui jalur perairan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Dalam operasi yang digelar di wilayah Perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyuh, petugas berhasil menangkap dua orang kurir yang membawa barang haram tersebut. Pengungkapan kasus ini menjadi salah satu capaian besar dalam pelaksanaan Operasi Antik Lancang Kuning 2026.
Keberhasilan aparat itu disampaikan langsung dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolda Riau, Hengki Haryadi, di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, Sabtu (2/5/2026).
🌊 Jalur Laut Jadi Sasaran Sindikat Internasional
Dalam keterangannya, Hengki menegaskan bahwa Provinsi Riau memiliki posisi geografis yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan sejumlah jalur internasional. Kondisi itu membuat wilayah Riau kerap menjadi target masuknya narkotika dari luar negeri.
Karena itu, kepolisian menerapkan kebijakan tegas tanpa kompromi terhadap segala bentuk peredaran narkoba.
“Riau berada di wilayah perbatasan yang strategis. Karena itu kami menerapkan zero tolerance terhadap narkoba, baik terhadap sindikat, pengguna, maupun pihak internal yang terlibat,” tegasnya.
🔍 Dua Pekan Diburu, Kurir Ditangkap Saat Bawa Puluhan Paket Sabu
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti, Aldi Alfa Faroqi, menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen mengenai rencana penyelundupan sabu dari Malaysia menuju Indonesia melalui Perairan Selat Akar.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan intensif selama kurang lebih dua minggu.
Hasilnya, pada 27 April 2026 petugas berhasil mencegat sebuah speedboat yang dicurigai membawa narkotika.
Dua tersangka berinisial K (26) dan S (38) warga Kabupaten Bengkalis, diamankan setelah sempat mencoba melarikan diri dari kejaran petugas.
📦 27 Paket Sabu dan Ratusan Cartridge Disita
Dari operasi tersebut, polisi menemukan barang bukti dalam jumlah fantastis.
Sebanyak 27 paket sabu dengan total berat 27.000 gram atau 27 kilogram berhasil diamankan.
Rinciannya terdiri dari:
* 17 paket bermerek Chinese Pin Wei
* 10 paket bermerek Gold Leaf
Selain sabu, petugas juga menyita 260 cartridge yang diduga mengandung etomidate, zat yang saat ini menjadi perhatian karena kerap disalahgunakan dalam produk rokok elektrik ilegal.
🛑 Ribuan Jiwa Berhasil Diselamatkan
Menurut AKBP Aldi Alfa Faroqi, keberhasilan menggagalkan penyelundupan ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga langkah nyata menyelamatkan masyarakat dari ancaman narkotika.
“Dari 27 kilogram sabu ini, kami perkirakan lebih dari 6.600 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Pengungkapan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa jalur perairan perbatasan masih menjadi salah satu rute favorit jaringan narkoba internasional untuk memasukkan barang haram ke Indonesia.
⚡ Perang Melawan Narkoba Terus Berlanjut
Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan wilayah perbatasan dan memburu jaringan yang berada di balik penyelundupan tersebut.
Penyidik kini masih melakukan pengembangan guna mengungkap aktor utama dan jaringan internasional yang mengendalikan peredaran sabu tersebut dari luar negeri.
Dengan keberhasilan ini, aparat berharap ruang gerak sindikat narkoba semakin sempit dan masyarakat dapat terhindar dari ancaman bahaya narkotika yang merusak masa depan bangsa.
#PoldaRiau #PolresKepulauanMeranti #Narkoba #Sabu #PengungkapanNarkoba #BeritaKriminal #IndonesiaLawanNarkoba #OperasiAntikLancangKuning2026 #Riau #MalaysiaIndonesia #SindikatNarkoba #BreakingNews #KriminalHariIni #BeritaIndonesia #DrugBust #AntiNarkoba #PerbatasanIndonesia #Bengkalis #KepulauanMeranti #PolriPresisi

