Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Prabowo Serahkan Jet Rafale, Airbus, Rudal Meteor dan Sistem Pertahanan Modern, Kekuatan Udara RI Makin Gahar

    18/05/2026

    Ajak Semua Pihak Bersatu, BBPOM Banjarbaru :Tak Hanya Narkoba, Obat-obatan Tertentu Juga Berbahaya Jika Disalahgunakan

    18/05/2026

    Siap-Siap Dangsanak! Jalan Barito Putera ke Super League Tak Akan Mudah

    18/05/2026

    Perut Lapar, Sinyal Hilang: Ancaman Ketahanan Nasional

    17/05/2026

    Kontingen Popda Banjar Resmi Dilepas, Atlet Muda Siap Harumkan Nama Daerah

    17/05/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Over Kapasitas, 1,5 ton Ikan di Keramba Jaring Apung Mendadak Mati

    Over Kapasitas, 1,5 ton Ikan di Keramba Jaring Apung Mendadak Mati

    Tim PublikaTim Publika28/10/2024
    Kondisi Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung yang padat di aliran sungai. foto:DKPP Kab Banjar.

    PUBLIKAINDONESIA.COM, ARANIO – Sebanyak 1,5 ton ikan budidaya keramba jaring apung di Sungai Kunyit Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, mendadak mati pada Senin (28/10/2024).

    Ikan tersebut berada dalam tiga keramba milik pembudidaya dan sudah dalam kondisi siap panen.

    “Kematian ikan yang ada di sungai kunyit aliran riam kanan itu ada jenis ikan Bawal sekitar 600 kilo dan Nila 900 kilo, semuanya sudah siap panen dan sudah bisa dijual,” ungkap Kabid Perikanan Budidaya Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Bandi Chairullah, sesaat setelah mengunjungi lokasi.

    Kematian ikan budidaya secara mendadak tersebut lanjut Bandi, disebabkan kondisi kualitas air yang mengalami penurunan.

    “Berdasarkan hasil pengambilan sampel di beberapa titik, oksigen terlarut di perairan budidaya tersebut hanya di angka 0,7 dan 1,9 mg/L. Namun untuk PH masih normal,” ujarnya.

    Dijelaskannya, kualitas air yang berkurang itu disebabkan menurunnya debit air dan padatnya keramba yang terpasang.

    “Secara analisis kami, kondisi kepadatan keramba sudah over kapasitas. Kondisi sungai yang lebar 80 meter dengan kedalaman 3 hingga 5 meter terpasang ribuan keramba dan padat tebar pembudidaya juga ada yang mencapai 20 ribu ekor untuk satu keramba ukuran 8×8 meter,” jelasnya.

    Ikan yang tiba-tiba mati di keramba jaring apung kecamatan Aranio ,Senin (28/10/2024) foto:ss video

    Sambung Bandi, dengan kondisi aliran sungai dan kepadatan keramba, ideal untuk tebar benih hanya di 5.000 hingga 10.000 ekor untuk satu keramba.

    “Lebar sungai sudah nyaris tertutub dengan keramba, tentunya oksigen terlarut di air akan terbagi karena arus tidak lancar,” tambahnya.

    Kematian ikan di keramba jaring apung dengan jumlah besar seperti ini, dikatakan Bandi hampir setiap tahun dialami pembudidaya yang berada di aliran sungai riam kanan. Karena itu, tingkat kesadaran tentang bagaimana berbudidaya ikan yang baik harus diperhatikan.

    “Juga tata kelola lingkungan perairan agar kawasan budidaya dapat berlangsung baik dan lestari. Bangun kesadaran bersama akan jumlah keramba dan tebar benih, jangan yang over kapasitas sehingga daya dukung kesuburan perairan dapat terjaga dengan baik,” imbuhnya.

    Untuk ikan yang sudah mati, Bandi juga mengingatkan pembudidaya agar tidak membuang kembali ke aliran sungai karna dapat menambah penurunan kualitas air.

    Meminimalisir kembali terjadinya kematian ikan, pembudidaya dapat mengantisipasi dengan menambahkan oksigen ke dalam air menggunakan aerator.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Prabowo Serahkan Jet Rafale, Airbus, Rudal Meteor dan Sistem Pertahanan Modern, Kekuatan Udara RI Makin Gahar

    18/05/2026

    Ajak Semua Pihak Bersatu, BBPOM Banjarbaru :Tak Hanya Narkoba, Obat-obatan Tertentu Juga Berbahaya Jika Disalahgunakan

    18/05/2026

    Siap-Siap Dangsanak! Jalan Barito Putera ke Super League Tak Akan Mudah

    18/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Prabowo Serahkan Jet Rafale, Airbus, Rudal Meteor dan Sistem Pertahanan Modern, Kekuatan Udara RI Makin Gahar

    18/05/2026

    Ajak Semua Pihak Bersatu, BBPOM Banjarbaru :Tak Hanya Narkoba, Obat-obatan Tertentu Juga Berbahaya Jika Disalahgunakan

    18/05/2026

    Siap-Siap Dangsanak! Jalan Barito Putera ke Super League Tak Akan Mudah

    18/05/2026

    Perut Lapar, Sinyal Hilang: Ancaman Ketahanan Nasional

    17/05/2026
    Berita Pilihan
    Nusantara

    Prabowo Serahkan Jet Rafale, Airbus, Rudal Meteor dan Sistem Pertahanan Modern, Kekuatan Udara RI Makin Gahar

    18/05/2026 Nusantara

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia terus memperkuat pertahanan nasional di tengah meningkatnya tantangan global. Presiden…

    Ajak Semua Pihak Bersatu, BBPOM Banjarbaru :Tak Hanya Narkoba, Obat-obatan Tertentu Juga Berbahaya Jika Disalahgunakan

    18/05/2026

    Siap-Siap Dangsanak! Jalan Barito Putera ke Super League Tak Akan Mudah

    18/05/2026

    Perut Lapar, Sinyal Hilang: Ancaman Ketahanan Nasional

    17/05/2026

    Recent Posts

    • Prabowo Serahkan Jet Rafale, Airbus, Rudal Meteor dan Sistem Pertahanan Modern, Kekuatan Udara RI Makin Gahar
    • Ajak Semua Pihak Bersatu, BBPOM Banjarbaru :Tak Hanya Narkoba, Obat-obatan Tertentu Juga Berbahaya Jika Disalahgunakan
    • Siap-Siap Dangsanak! Jalan Barito Putera ke Super League Tak Akan Mudah
    • Perut Lapar, Sinyal Hilang: Ancaman Ketahanan Nasional
    • Kontingen Popda Banjar Resmi Dilepas, Atlet Muda Siap Harumkan Nama Daerah

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Mei 2026
    SSRKJSM
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    « Apr    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.