Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Arema FC Segrup dengan Isenmulang dan RANS, Peluang Juara League Cup 2026-2027 Terbuka?

    16/10/2026

    Mualem Surati Dirut PLN, Minta Listrik Huntara Aceh Tetap Menyala hingga Warga Pulih

    15/10/2026

    Bukan Cuma Berantas Narkoba, BNN Sleman Ajari Warga Bikin Kue untuk Buka Peluang Usaha

    15/10/2026

    Kemarau Panjang Hantam Hampang Kotabaru, Petani Tak Bisa Panen dan Air Bersih Tembus Rp200 Ribu.

    15/10/2026

    BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Riau! 8 Kabupaten Berpotensi Dihantam Hujan Lebat dan Petir

    15/10/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Mualem Surati Dirut PLN, Minta Listrik Huntara Aceh Tetap Menyala hingga Warga Pulih

    Mualem Surati Dirut PLN, Minta Listrik Huntara Aceh Tetap Menyala hingga Warga Pulih

    Tim PublikaTim Publika15/10/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, ACEH TAMIANG – Kebutuhan listrik masih menjadi perhatian bagi warga korban banjir yang kini menempati hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang. Di tengah proses pemulihan pascabencana, masyarakat berharap biaya listrik tidak lagi menjadi beban selama mereka belum bisa kembali ke rumah permanen.

    Aspirasi tersebut disampaikan warga kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, saat meninjau huntara yang telah selesai dibangun di Kecamatan Karang Baru, Selasa (13/10/2026).

    Mualem mendengarkan langsung keluhan dan harapan masyarakat. Ia mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas huntara yang perlu dibenahi agar warga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih layak.

    Pemerintah Aceh, kata dia, akan terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari sanitasi, air bersih hingga ketersediaan listrik.

    “Kita tahu saat ini memang banyak masih kurangnya, tapi InsyaAllah kita akan terus upayakan lebih sempurna, baik itu WC, air bersih hingga listrik,” ujar Mualem.

    Persoalan listrik bagi penghuni huntara sebenarnya telah menjadi perhatian Pemerintah Aceh sebelum Mualem menerima aspirasi warga saat kunjungan tersebut.

    Pada 8 Oktober 2026, Mualem telah menyurati Direktur Utama PT PLN (Persero) untuk meminta perpanjangan dukungan layanan listrik bagi masyarakat terdampak banjir yang masih tinggal di huntara.

    Dalam surat itu, Mualem menjelaskan bahwa dukungan layanan listrik yang berjalan sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Oktober 2026. Sementara itu, sebagian warga masih belum dapat menempati hunian tetap (huntap) karena proses pembangunan belum seluruhnya rampung.

    Kondisi tersebut membuat keberlanjutan pasokan listrik menjadi kebutuhan mendesak. Warga masih membutuhkan fasilitas dasar untuk menjalankan aktivitas rumah tangga selama masa transisi dari kondisi darurat menuju pemulihan.

    “Dalam kondisi tersebut, keberlanjutan layanan listrik menjadi bagian penting dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa transisi menuju pemulihan,” demikian isi surat tersebut.

    Bagi masyarakat yang tinggal di huntara, listrik bukan hanya soal lampu yang menyala pada malam hari. Ketersediaannya juga berkaitan dengan pendidikan anak, layanan kesehatan, keamanan lingkungan, serta aktivitas sosial dan ekonomi keluarga.

    Tanpa dukungan listrik yang memadai, warga berpotensi menghadapi kesulitan tambahan ketika berusaha menata kembali kehidupan setelah kehilangan tempat tinggal akibat banjir.

    Karena itu, Pemerintah Aceh meminta PLN melanjutkan layanan listrik di lokasi-lokasi huntara hingga masyarakat dapat menempati hunian tetap dan kembali menjalani kehidupan secara layak serta mandiri.

    Permintaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan proses pemulihan pascabencana tidak berhenti pada pembangunan tempat tinggal sementara, tetapi mencakup pemenuhan kebutuhan dasar penghuninya.

    Harapan agar listrik digratiskan mencerminkan kebutuhan warga untuk memperoleh kepastian selama masih bergantung pada huntara.

    Di tengah upaya memulihkan kondisi ekonomi dan membangun kembali kehidupan pascabanjir, biaya kebutuhan sehari-hari dapat menjadi beban tambahan bagi keluarga terdampak.

    Meski demikian, permintaan perpanjangan layanan listrik dan aspirasi penggratisan biaya merupakan dua hal yang perlu dibedakan. Pemerintah Aceh telah meminta PLN melanjutkan dukungan listrik, sedangkan harapan agar biaya listrik digratiskan disampaikan warga kepada Mualem saat peninjauan.

    Keputusan mengenai kelanjutan dukungan dan skema pembiayaan listrik tetap memerlukan tindak lanjut dari pihak terkait.

    Pemerintah Aceh berharap layanan listrik dapat terus tersedia selama warga menjalani masa transisi menuju hunian tetap. Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar tersebut, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang lebih baik untuk memulihkan kehidupan, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian keluarga pascabencana.

    #Mualem #MuzakirManaf #AcehTamiang #BanjirAceh #KorbanBanjirAceh #Huntara #HunianSementara #ListrikGratis #PLN #PemerintahAceh #PemulihanPascabencana #BeritaAceh #InfoAcehTamiang

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Bukan Cuma Berantas Narkoba, BNN Sleman Ajari Warga Bikin Kue untuk Buka Peluang Usaha

    15/10/2026

    BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Riau! 8 Kabupaten Berpotensi Dihantam Hujan Lebat dan Petir

    15/10/2026

    Prabowo Dapat Laporan, Luas Lahan Yang Terbakar di Enam Provinsi Turun Signifikan Tinggal 639,2 Hektare

    13/10/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Arema FC Segrup dengan Isenmulang dan RANS, Peluang Juara League Cup 2026-2027 Terbuka?

    16/10/2026

    Mualem Surati Dirut PLN, Minta Listrik Huntara Aceh Tetap Menyala hingga Warga Pulih

    15/10/2026

    Bukan Cuma Berantas Narkoba, BNN Sleman Ajari Warga Bikin Kue untuk Buka Peluang Usaha

    15/10/2026

    Kemarau Panjang Hantam Hampang Kotabaru, Petani Tak Bisa Panen dan Air Bersih Tembus Rp200 Ribu.

    15/10/2026
    Berita Pilihan
    Olahraga

    Arema FC Segrup dengan Isenmulang dan RANS, Peluang Juara League Cup 2026-2027 Terbuka?

    16/10/2026 Olahraga

    PUBLIKAINDONESIA.COM, MALANG – Hasil undian League Cup 2026-2027 membuka peluang menarik bagi Arema FC. Klub…

    Mualem Surati Dirut PLN, Minta Listrik Huntara Aceh Tetap Menyala hingga Warga Pulih

    15/10/2026

    Bukan Cuma Berantas Narkoba, BNN Sleman Ajari Warga Bikin Kue untuk Buka Peluang Usaha

    15/10/2026

    Kemarau Panjang Hantam Hampang Kotabaru, Petani Tak Bisa Panen dan Air Bersih Tembus Rp200 Ribu.

    15/10/2026

    Recent Posts

    • Arema FC Segrup dengan Isenmulang dan RANS, Peluang Juara League Cup 2026-2027 Terbuka?
    • Mualem Surati Dirut PLN, Minta Listrik Huntara Aceh Tetap Menyala hingga Warga Pulih
    • Bukan Cuma Berantas Narkoba, BNN Sleman Ajari Warga Bikin Kue untuk Buka Peluang Usaha
    • Kemarau Panjang Hantam Hampang Kotabaru, Petani Tak Bisa Panen dan Air Bersih Tembus Rp200 Ribu.
    • BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Riau! 8 Kabupaten Berpotensi Dihantam Hujan Lebat dan Petir

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    Oktober 2026
    SSRKJSM
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031 
    « Sep    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.