PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, memasuki fase penting.
Bukan hanya soal siapa yang akan merebut kursi kepala desa. Di wilayah kepulauan ini, memastikan logistik pemungutan suara tiba dengan aman juga menjadi tantangan tersendiri.

Kamis (10/9/2026), jajaran Polsek Pulau Sembilan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar apel pengamanan, penyerahan logistik, sekaligus deklarasi damai Pilkades untuk tiga desa, yakni Desa Maradapan, Desa Teluk Sungai, dan Desa Labuan Barat.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 Wita di halaman Kantor Desa Maradapan.
Kapolsek Pulau Sembilan IPTU Agus Riyanto memimpin langsung apel tersebut. Ia didampingi Camat Pulau Sembilan Nurkhalis, S.E. dan perwakilan Koramil 1004-12 Pulau Sembilan, Kopda Diko Wahyu.
Yang menarik, pengamanan tidak hanya melibatkan aparat. Seluruh calon kepala desa, panitia pemilihan, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga perangkat desa turut hadir.
Pesannya jelas: kompetisi boleh panas, tetapi persaudaraan warga jangan sampai pecah.

Salah satu tahapan penting dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan logistik Pilkades kepada tiga desa.
Forkopimcam Pulau Sembilan menyerahkan logistik kepada Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) masing-masing desa.
Jumlahnya tidak sedikit. Total terdapat 2.043 surat suara yang didistribusikan.
Rinciannya:
* Desa Labuan Barat: 378 surat suara
* Desa Teluk Sungai: 909 surat suara
* Desa Maradapan: 756 surat suara
Selain surat suara, logistik yang dikirim juga terdiri dari 3 kotak suara, 9 bilik pemungutan suara, 9 bantalan coblos, 9 alat coblos, 6 tinta, 24 segel, 9 kabel ties, 21 tanda pengenal, 3 lakban, serta 6 lembaran penghitungan suara (LPS.1).
Karena Pulau Sembilan merupakan wilayah kepulauan, distribusi logistik menjadi bagian yang tidak bisa dianggap sepele.
Pengamanan pun disiapkan sejak awal hingga proses pemungutan suara berlangsung.


Polsek Pulau Sembilan menempatkan personel untuk mengawal sejumlah TPS di tiga desa.
Untuk Desa Maradapan, pengamanan melibatkan Aipda Joko Awaludin, Bripda Masrul, Bripda Muh. Inama Fajar Agung dan Bripda M. Andre Saputra.
Kemudian di Desa Teluk Sungai, terdapat Aiptu Robian Noor, Bripka Abdullah Maqbul Tri Puji Kristanto dan Briptu Jodi Sutrisno Sinaga.
Sementara Desa Labuan Barat dikawal Bripka Abd. Fattah dan Bripda Isman.
Pengamanan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama tahapan Pilkades.

Setelah penyerahan logistik, agenda dilanjutkan dengan Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026 di Gedung Serba Guna Desa Maradapan sekitar pukul 11.00 Wita.
Para calon kepala desa dari tiga desa bersama panitia, BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan elemen warga menyatakan komitmen untuk menjaga jalannya pemilihan tetap aman dan kondusif.
Ada lima poin utama yang ditekankan.
Pertama, menjaga keamanan dan ketertiban.
Kedua, menjunjung kejujuran dan keadilan serta menolak politik uang, kecurangan dan manipulasi suara.
Ketiga, berkompetisi secara sehat dengan menghindari provokasi, kampanye hitam, ujaran kebencian, fitnah maupun isu SARA.
Keempat, siap menang dan siap kalah.
Dan yang kelima, menjaga persatuan warga setelah hasil Pilkades ditetapkan.
Poin terakhir menjadi penting karena setelah pesta demokrasi desa selesai, para calon dan pendukungnya tetap akan hidup berdampingan sebagai satu masyarakat.
Kapolsek Pulau Sembilan IPTU Agus Riyanto mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Ia mengajak masyarakat tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk terpecah.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, tidak mudah terprovokasi, dan menyalurkan hak pilih dengan penuh kesadaran demi kemajuan desa masing-masing,”ujar Agus.
Menurutnya, keberhasilan Pilkades bukan hanya ditentukan oleh siapa yang keluar sebagai pemenang.
Lebih dari itu, proses pemilihannya juga harus berlangsung secara aman, jujur, adil dan berintegritas.
Dengan logistik yang telah diserahkan dan personel pengamanan yang disiapkan, tiga desa di Kecamatan Pulau Sembilan kini semakin dekat menuju hari pemungutan suara.
Di wilayah kepulauan, demokrasi bukan hanya tentang mencoblos. Logistik harus menyeberangi laut, aparat harus menjaga keamanan, dan warga harus menjaga agar perbedaan pilihan tidak berubah menjadi perpecahan.
Polsek Pulau Sembilan selanjutnya akan terus memantau perkembangan situasi dan melaporkannya secara berkala kepada jajaran Polres Kotabaru.
Sumber: Polsek Pulau Sembilan
#Pilkades2026 #PilkadesKotabaru #PulauSembilan #Kotabaru #KalimantanSelatan #DesaMaradapan #DesaTelukSungai #DesaLabuanBarat #PolresKotabaru #PolsekPulauSembilan #BeritaKotabaru #BeritaKalsel #PublikaIndonesia

