Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Sebulan Lagi Piala Dunia 2026, Ini Aturan Baru FIFA yang Wajib Kamu Tahu

    14/05/2026

    Tinjau Infrastruktur di Pamukan Selatan, Pemkab Kotabaru Perbaiki Jalan dan Jembatan Segera Dikerjakan

    13/05/2026

    Bupati Kotabaru Tinjau Akses Wisata Teluk Tamiang Serta Prioritaskan PJU

    13/05/2026

    Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

    12/05/2026

    Menuju POPDA 2026, Dispora Kalsel Periksa Ketat Keabsahan Atlet

    12/05/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Laba Anjlok, Kekayaan Bos Gudang Garam Susut Lebih dari Rp100 Triliun

    Laba Anjlok, Kekayaan Bos Gudang Garam Susut Lebih dari Rp100 Triliun

    Tim PublikaTim Publika15/05/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA Industri rokok nasional kembali mendapat sorotan tajam setelah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatat penurunan laba bersih yang sangat signifikan.

    Sepanjang tahun 2024, perusahaan hanya mampu membukukan laba sebesar Rp981 miliar, merosot tajam hingga 91 persen dibandingkan dengan puncak keuntungan yang pernah diraih pada tahun 2019 sebesar Rp10,8 triliun.

    Kondisi ini turut berdampak pada kekayaan pribadi Presiden Direktur Gudang Garam, Susilo Wonowidjojo.

    Sejak tahun 2018, harta kekayaannya tercatat menyusut hingga 68,5 persen, yang berarti kehilangan lebih dari Rp105 triliun dari total aset yang dimiliki.

    Penurunan kinerja keuangan Gudang Garam ini menggambarkan tekanan berat yang tengah dihadapi oleh sektor industri rokok nasional.

    Salah satu faktor utama yang memicu kemerosotan tersebut adalah tingginya tarif cukai yang terus dinaikkan oleh pemerintah dari tahun ke tahun.

    Kenaikan ini tidak dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap peredaran rokok ilegal, yang kini kian menjamur di pasaran.

    Rokok ilegal yang dijual dengan harga jauh lebih murah namun memiliki kemasan dan rasa menyerupai rokok legal menjadi alternatif utama bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Hal ini mengakibatkan penurunan daya saing bagi produsen resmi seperti Gudang Garam.

    “Tingginya tarif cukai membuat harga jual rokok legal melonjak, sementara rokok ilegal justru semakin mudah ditemui di berbagai daerah,” ujar seorang pengamat industri.

    Fenomena ini tidak hanya menekan pendapatan perusahaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian negara dari sisi penerimaan pajak.

    Jika tidak segera diatasi, peredaran rokok ilegal dapat terus menggerus pangsa pasar perusahaan legal sekaligus mengancam keberlangsungan industri tembakau dalam negeri.

    Hingga kini, pelaku industri berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas dalam memperketat pengawasan dan menertibkan distribusi rokok ilegal agar persaingan dapat berlangsung secara sehat dan adil.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Sebulan Lagi Piala Dunia 2026, Ini Aturan Baru FIFA yang Wajib Kamu Tahu

    14/05/2026

    Tinjau Infrastruktur di Pamukan Selatan, Pemkab Kotabaru Perbaiki Jalan dan Jembatan Segera Dikerjakan

    13/05/2026

    Bupati Kotabaru Tinjau Akses Wisata Teluk Tamiang Serta Prioritaskan PJU

    13/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sebulan Lagi Piala Dunia 2026, Ini Aturan Baru FIFA yang Wajib Kamu Tahu

    14/05/2026

    Tinjau Infrastruktur di Pamukan Selatan, Pemkab Kotabaru Perbaiki Jalan dan Jembatan Segera Dikerjakan

    13/05/2026

    Bupati Kotabaru Tinjau Akses Wisata Teluk Tamiang Serta Prioritaskan PJU

    13/05/2026

    Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

    12/05/2026
    Berita Pilihan
    Olahraga

    Sebulan Lagi Piala Dunia 2026, Ini Aturan Baru FIFA yang Wajib Kamu Tahu

    14/05/2026 Olahraga

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Piala Dunia 2026 tinggal menghitung minggu. Namun bukan hanya persaingan antarnegara yang…

    Tinjau Infrastruktur di Pamukan Selatan, Pemkab Kotabaru Perbaiki Jalan dan Jembatan Segera Dikerjakan

    13/05/2026

    Bupati Kotabaru Tinjau Akses Wisata Teluk Tamiang Serta Prioritaskan PJU

    13/05/2026

    Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

    12/05/2026

    Recent Posts

    • Sebulan Lagi Piala Dunia 2026, Ini Aturan Baru FIFA yang Wajib Kamu Tahu
    • Tinjau Infrastruktur di Pamukan Selatan, Pemkab Kotabaru Perbaiki Jalan dan Jembatan Segera Dikerjakan
    • Bupati Kotabaru Tinjau Akses Wisata Teluk Tamiang Serta Prioritaskan PJU
    • Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf
    • Menuju POPDA 2026, Dispora Kalsel Periksa Ketat Keabsahan Atlet

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Mei 2026
    SSRKJSM
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    « Apr    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.