Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Pelayanan Desa Diawasi, 25 Desa di Balangan Masuk Radar Ombudsman

    21/04/2026

    Dari Pejabat hingga Pelajar, Mentri LH Hanif Turun Langsung Ajak Warga Banjar “Korve”

    21/04/2026

    Banyak Modal Tapi Susah Jualan, Fakta Mengejutkan UMKM di Banjarbaru, Ini Kata Menteri

    21/04/2026

    Bimtek Karang Taruna Digelar, Pemuda Banjar Diajak Melek Digital

    21/04/2026

    Sudah Ada Tawaran, STY Buka Peluang Comeback Ke Indonesia

    20/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

      11/04/2026

      Pengembangan Besar Geopark Meratus, Wisata Loksado Digenjot Lebih Maksimal

      08/04/2026

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026

      Dari Bali Sampai Jakarta, Tiket ke Banjarmasin Ludes, Warga Kalsel Terjebak di Luar Daerah

      08/04/2026

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Jika Pers Diam Sehari, Siapa yang Berpesta?

    Jika Pers Diam Sehari, Siapa yang Berpesta?

    Tim PublikaTim Publika10/02/2026
    Ketua Aliansi Wartawan Saijaan Kotabaru (AWAS) Ronal Sitompul /publikaindonesia.com

    Refleksi Hari Pers Nasional

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Di tengah peringatan Hari Pers Nasional, sebuah pertanyaan menggelitik muncul: apa jadinya jika pers benar-benar berhenti bekerja selama 24 jam?

    Sekilas terdengar sederhana. Hanya sehari. Namun menurut kalangan jurnalis, dampaknya bisa jauh lebih berbahaya dari yang dibayangkan.

    Ketua Aliansi Wartawan Saija’an (AWAS), Ronal Sitompul menilai satu hari tanpa kerja jurnalistik bukan hanya sekilas jeda produksi berita, melainkan kekosongan pengawasan publik.

    Dalam ruang waktu yang sunyi itulah, banyak hal penting justru berpotensi lolos tanpa pernah tercatat.

    “Kalau pers berhenti bekerja sehari, yang lolos justru isu-isu penting yang biasanya terjadi di ruang sunyi kekuasaan,” ujarnya.

    Ronal mengingatkan, ketika pers berhenti, kekosongan informasi tidak akan dibiarkan kosong. Justru sebaliknya, hoaks dan disinformasi akan dengan cepat mengambil alih ruang publik.

    Tanpa proses verifikasi, cek fakta, dan konfirmasi khas kerja jurnalistik, informasi liar bisa menyebar bebas, membentuk opini publik yang menyesatkan.

    Situasi ini, menurutnya, berbahaya bagi masyarakat yang menggantungkan hak atas informasi dari media yang kredibel.

    Lebih jauh, Ronal menilai berhentinya pers sama artinya dengan lumpuhnya kontrol sosial, aktivitas ilegal bahkan berpotensi meningkat. 

    Praktik-praktik menyimpang bisa berjalan tanpa rasa takut tersorot kamera, tanpa kekhawatiran tercatat dalam berita, dan tanpa tekanan opini publik.

    “Dalam rentang waktu itu, kebijakan bisa diambil tanpa sorotan. Pelanggaran hukum bisa terjadi tanpa catatan. Dan persoalan rakyat kecil bisa tenggelam tanpa suara,” tegasnya.

    Ronal menegaskan, sejarah Indonesia telah berkali-kali membuktikan bahwa banyak kasus besar pertama kali terungkap lewat liputan pers, bukan dari laporan resmi.

    Mulai dari skandal korupsi, pelanggaran hak asasi manusia, hingga penyalahgunaan kekuasaan, semua berawal dari keberanian jurnalis mengungkap fakta.

    Lalu, siapa yang sebenarnya diuntungkan jika pers berhenti?

    Menurut Ronal, jawabannya tegas: bukan masyarakat. Yang diuntungkan justru mereka yang tidak nyaman dengan transparansi aktor kekuasaan yang ingin bekerja tanpa pengawasan publik, atau pihak-pihak yang bermain di wilayah abu-abu hukum.

    “Bisa jadi ‘pejabat rakus’ atau ‘elit bermoral rendah’ menikmati suasana itu. Bebas bertingkah tanpa rasa malu, karena tahu pers berhenti menyuarakan kebenaran,” katanya.

    Ronal menutup dengan penegasan bahwa Pers adalah penjaga ingatan publik, pengawas kekuasaan, dan penyeimbang demokrasi. Saat pers memilih diam atau dipaksa diam, ruang gelap kekuasaan justru akan semakin melebar.

     

    #HariPersNasional #PersIndonesia #KemerdekaanPers #KebebasanPers #AWAS #KontrolSosial# Jurnalisme #KontrolSosial #Demokrasi# LawanHoaks #TransparansiPublik# Wartawan #MediaIndependen #Banjarbaru #PeranPers

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Pelayanan Desa Diawasi, 25 Desa di Balangan Masuk Radar Ombudsman

    21/04/2026

    Dari Pejabat hingga Pelajar, Mentri LH Hanif Turun Langsung Ajak Warga Banjar “Korve”

    21/04/2026

    Banyak Modal Tapi Susah Jualan, Fakta Mengejutkan UMKM di Banjarbaru, Ini Kata Menteri

    21/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pelayanan Desa Diawasi, 25 Desa di Balangan Masuk Radar Ombudsman

    21/04/2026

    Dari Pejabat hingga Pelajar, Mentri LH Hanif Turun Langsung Ajak Warga Banjar “Korve”

    21/04/2026

    Banyak Modal Tapi Susah Jualan, Fakta Mengejutkan UMKM di Banjarbaru, Ini Kata Menteri

    21/04/2026

    Bimtek Karang Taruna Digelar, Pemuda Banjar Diajak Melek Digital

    21/04/2026
    Berita Pilihan
    Balangan

    Pelayanan Desa Diawasi, 25 Desa di Balangan Masuk Radar Ombudsman

    21/04/2026 Balangan

    PUBLIKAINDONESIA.COM, PARINGIN – Upaya mendorong pelayanan publik yang bersih dan profesional terus digencarkan. Ombudsman Republik…

    Dari Pejabat hingga Pelajar, Mentri LH Hanif Turun Langsung Ajak Warga Banjar “Korve”

    21/04/2026

    Banyak Modal Tapi Susah Jualan, Fakta Mengejutkan UMKM di Banjarbaru, Ini Kata Menteri

    21/04/2026

    Bimtek Karang Taruna Digelar, Pemuda Banjar Diajak Melek Digital

    21/04/2026

    Recent Posts

    • Pelayanan Desa Diawasi, 25 Desa di Balangan Masuk Radar Ombudsman
    • Dari Pejabat hingga Pelajar, Mentri LH Hanif Turun Langsung Ajak Warga Banjar “Korve”
    • Banyak Modal Tapi Susah Jualan, Fakta Mengejutkan UMKM di Banjarbaru, Ini Kata Menteri
    • Bimtek Karang Taruna Digelar, Pemuda Banjar Diajak Melek Digital
    • Sudah Ada Tawaran, STY Buka Peluang Comeback Ke Indonesia

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.