Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Grup A Piala Dunia 2026 Panas Sejak Awal, Meksiko Hadapi Tantangan Berat di Rumah Sendiri

    11/06/2026

    Harga BBM Non Subsidi Melonjak, Pemko Banjarbaru Tak Tinggal Diam, Siapkan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

    11/06/2026

    Menepis Isu Krisis ’98: Membedah Fakta Nilai Tukar, Perang Melawan Penjahat Ekonomi, dan Dinamika Regional

    10/06/2026

    Kalimantan Darurat! WALHI Sebut Sepertiga Pulau Sudah Rusak Akibat Ekspansi Sawit dan Tambang

    10/06/2026

    Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru 2026, Pemkab Kotabaru Perkuat Komitmen Majukan Seni Budaya Daerah

    10/06/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Belum Pernah Dilakukan di RI, Ini Sejarah Tambang Batubara Bawah Laut di Jepang yang Pernah Dilatih ke Indonesia

    Belum Pernah Dilakukan di RI, Ini Sejarah Tambang Batubara Bawah Laut di Jepang yang Pernah Dilatih ke Indonesia

    Tim PublikaTim Publika28/07/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM – Di saat Indonesia masih mengandalkan tambang batubara terbuka (open pit) dan sebagian kecil tambang bawah tanah seperti di Sawahlunto, Sumatera Barat, Jepang sudah melangkah lebih jauh dengan mengeksekusi penambangan batubara bawah laut sejak dekade 1950-an. Salah satu proyek tambang bawah laut paling ikonik adalah Tambang Ikeshima di Prefektur Nagasaki.

    Tambang Bawah Laut Pertama di Dunia, Skala dan Teknologi Maju

    Pulau Ikeshima, yang berjarak sekitar 7 kilometer di lepas pantai Semenanjung Nishisonogi, memiliki luas hanya 0,86 km², namun menjadi rumah bagi cadangan batubara tertambang teoritis sekitar 1,7 miliar ton, dengan cadangan terbukti sebesar 270 juta ton.

    Kawasan ini memiliki 70 konsesi tambang seluas 35.500 hektare, menjadikannya salah satu proyek tambang batubara bawah laut terbesar dan paling kompleks di dunia pada masanya.

    Dari sisi geologi, pulau ini berada di atas batuan kuarter dan andesit zaman Neogen, dengan formasi pembawa batubara terletak pada lapisan atas formasi Matsushima. Lapisan batubara utama di antaranya adalah lapisan 18 shaku (atas dan bawah), lapisan 3 shaku, dan 4 shaku, dengan jurus lapisan yang landai antara 1–10 derajat.

    Metode Modern: Longwall Retreat System di Bawah Laut

    Tambang Ikeshima menggunakan metode penambangan bawah tanah dengan sistem longwall retreat, di mana permukaan kerja sepanjang 100–180 meter didukung peralatan canggih seperti:

    • IS-14 shield type self-advancing support

    • Drum cutter DR-900 bertenaga multi-motor 3300V

    • Double ranging drum cutter DR-500

    • AFC 225kw x 2

    • Sistem pengangkutan dan jalan udara sepanjang 400–1000 meter

    Teknologi ini memungkinkan ekstraksi batubara di bawah dasar laut dengan stabilitas tinggi dan efisiensi maksimal sesuatu yang belum pernah dicoba di Indonesia hingga hari ini.

    Alih Teknologi ke Indonesia: 27 Negara Pernah Belajar di Ikeshima

    Meskipun tambang ini resmi ditutup, situs Ikeshima kini telah dialihfungsikan menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tambang Batubara Bawah Tanah, yang hingga kini telah meluluskan lebih dari 420 peserta dari 27 negara, termasuk Indonesia, Tiongkok, dan Filipina.

    Salah satu momen penting adalah kunjungan rombongan Kementerian ESDM RI yang dipimpin oleh Irwan Bahar, Kepala Badiklat ESDM saat itu, pada 19 Januari 2009. Rombongan tidak hanya meninjau fasilitas pelatihan permukaan dan bawah tanah, tetapi juga berdialog langsung dengan peserta pelatihan dari berbagai negara.

    Penambangan Bawah Laut: Peluang atau Tantangan bagi Indonesia?

    Hingga kini, Indonesia belum memiliki tambang batubara bawah laut, meski memiliki potensi geologis di beberapa wilayah pesisir. Salah satu hambatannya adalah keterbatasan infrastruktur teknologi serta risiko lingkungan dan keselamatan yang tinggi. Namun, sejarah Ikeshima membuktikan bahwa dengan perencanaan matang, tambang bawah laut dapat menjadi bagian dari solusi energi berkelanjutan asalkan dijalankan secara bertanggung jawab.


    🛠 Fakta Cepat Ikeshima:

    • Lokasi: Prefektur Nagasaki, Jepang

    • Luas pulau: 0,86 km²

    • Luas konsesi tambang: 35.500 ha

    • Cadangan terbukti: 270 juta ton

    • Mulai produksi: 1952

    • Tutup: Awal 2000-an, kini menjadi pusat pelatihan

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Grup A Piala Dunia 2026 Panas Sejak Awal, Meksiko Hadapi Tantangan Berat di Rumah Sendiri

    11/06/2026

    Harga BBM Non Subsidi Melonjak, Pemko Banjarbaru Tak Tinggal Diam, Siapkan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

    11/06/2026

    Menepis Isu Krisis ’98: Membedah Fakta Nilai Tukar, Perang Melawan Penjahat Ekonomi, dan Dinamika Regional

    10/06/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Grup A Piala Dunia 2026 Panas Sejak Awal, Meksiko Hadapi Tantangan Berat di Rumah Sendiri

    11/06/2026

    Harga BBM Non Subsidi Melonjak, Pemko Banjarbaru Tak Tinggal Diam, Siapkan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

    11/06/2026

    Menepis Isu Krisis ’98: Membedah Fakta Nilai Tukar, Perang Melawan Penjahat Ekonomi, dan Dinamika Regional

    10/06/2026

    Kalimantan Darurat! WALHI Sebut Sepertiga Pulau Sudah Rusak Akibat Ekspansi Sawit dan Tambang

    10/06/2026
    Berita Pilihan
    Olahraga

    Grup A Piala Dunia 2026 Panas Sejak Awal, Meksiko Hadapi Tantangan Berat di Rumah Sendiri

    11/06/2026 Olahraga

    PUBLIKAINDONESIA.COM – Panggung akbar sepak bola dunia akan langsung menyajikan persaingan sengit sejak fase grup.…

    Harga BBM Non Subsidi Melonjak, Pemko Banjarbaru Tak Tinggal Diam, Siapkan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

    11/06/2026

    Menepis Isu Krisis ’98: Membedah Fakta Nilai Tukar, Perang Melawan Penjahat Ekonomi, dan Dinamika Regional

    10/06/2026

    Kalimantan Darurat! WALHI Sebut Sepertiga Pulau Sudah Rusak Akibat Ekspansi Sawit dan Tambang

    10/06/2026

    Recent Posts

    • Grup A Piala Dunia 2026 Panas Sejak Awal, Meksiko Hadapi Tantangan Berat di Rumah Sendiri
    • Harga BBM Non Subsidi Melonjak, Pemko Banjarbaru Tak Tinggal Diam, Siapkan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
    • Menepis Isu Krisis ’98: Membedah Fakta Nilai Tukar, Perang Melawan Penjahat Ekonomi, dan Dinamika Regional
    • Kalimantan Darurat! WALHI Sebut Sepertiga Pulau Sudah Rusak Akibat Ekspansi Sawit dan Tambang
    • Musen VIII Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru 2026, Pemkab Kotabaru Perkuat Komitmen Majukan Seni Budaya Daerah

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Juni 2026
    SSRKJSM
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930 
    « Mei    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.