PUBLIKAINDONESIA.COM, SLEMAN – Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil mengukir prestasi nasional. Tim yang terdiri dari Rajif Muzamil Rohman, Lula Nurfadilah, dan Tias Isnawati menyabet Juara 1 Kompetisi Paper Nasional Carven x APPSANTI 2026 di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026).
Prestasi tersebut diraih setelah gagasan mereka mampu memikat dewan juri melalui kajian tentang resiliensi sosial remaja di tengah masyarakat risiko (risk society).

Menggunakan perspektif teori sosiolog Ulrich Beck, tim mahasiswa UNY tak berhenti pada kajian akademik. Mereka mencoba menerjemahkan persoalan sosial tersebut menjadi sebuah inovasi yang lebih dekat dengan kebutuhan generasi muda.
Dari penelitian itu lahirlah Berdikari Guide, sebuah platform berbasis personalized roadmap*yang dirancang untuk membantu remaja mengenali potensi diri, menentukan arah pengembangan, hingga mempersiapkan masa depan di tengah perubahan sosial yang semakin dinamis.
Ketua tim, Rajif Muzamil Rohman, menjelaskan bahwa Berdikari Guide dikembangkan sebagai respons terhadap semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi generasi muda.
Perkembangan teknologi yang begitu cepat, perubahan pola kehidupan sosial hingga dinamika ekonomi membuat remaja dituntut tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga memiliki arah yang jelas dalam mengembangkan dirinya.
“Berdikari Guide kami hadirkan sebagai pendamping bagi remaja untuk mengenali potensi diri, menentukan arah pengembangan, serta mematangkan kesiapan dalam menghadapi berbagai perubahan sosial secara adaptif,” ujar Rajif.
Konsep tersebut kemudian menjadi kekuatan utama tim UNY dalam kompetisi nasional yang mengusung tema“Navigating Social Change Through Innovation and Humanity”.
Gagasan mereka dinilai mampu menjembatani teori sosiologi dengan kebutuhan praktis di tengah kehidupan remaja saat ini.
Dengan kata lain, teori yang biasanya identik dengan ruang kelas dan buku akademik diterjemahkan menjadi sebuah gagasan inovatif yang lebih aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan generasi muda.
Kemenangan ini sekaligus menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat mengolah persoalan sosial menjadi gagasan yang memiliki nilai manfaat.
Melalui Berdikari Guide, Rajif, Lula, dan Tias ingin mendorong remaja agar tidak sekadar menjadi penonton di tengah perubahan zaman, tetapi mampu mengenali kekuatan diri dan menyusun langkah untuk menghadapi masa depan.
Prestasi di ajang Carven x APPSANTI 2026 pun menjadi bukti bahwa kajian sosiologi tidak hanya berbicara mengenai teori dan fenomena masyarakat.
Jika dikemas dengan inovasi yang tepat, ilmu tersebut juga dapat melahirkan solusi yang relevan dengan persoalan generasi muda.
Bagi tim UNY, gelar juara bukan sekadar pencapaian di atas kertas. Lebih dari itu, kemenangan tersebut menjadi dorongan untuk terus mengembangkan gagasan Berdikari Guide agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi remaja Indonesia.
#UNY #UniversitasNegeriYogyakarta #MahasiswaUNY #PendidikanSosiologi #Sosiologi #BerdikariGuide #KompetisiPaperNasional #CarvenAPPSANTI2026 #PrestasiMahasiswa #MahasiswaBerprestasi #InovasiPendidikan #GenerasiMuda #UlrichBeck #Sleman #Yogyakarta #BeritaUNY

