Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Polda Kalsel Himbau Masyarakat Jaga Keamanan, Sampaikan Aspirasi Secara Damai

    30/08/2025

    Hujan Deras, Permukaan Di Kotabaru Terpendam Banjir

    29/08/2025

    Turut Berduka, Polda Kalsel Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan

    29/08/2025

    Kapolda Kalsel Tinjau Gudang dan Dryer Jagung, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

    28/08/2025

    Timnas Indonesia Gagal Uji Coba Lawan Kuwait, Diganti Taiwan

    28/08/2025
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Pemprov Kalsel Rencanakan Komplek Perkantoran Banjarbaru Jadi Pusat Wisata dan Ekonomi Kreatif

      14/02/2025

      Calendar of Event 2025  di Launching Bupati Banjar

      12/12/2024

      Embung Kebun Raya Banua: Dari Tambang Emas ke Destinasi Wisata

      08/12/2024

      Disparpora Bersama 17 Subsektor Ekraf Kotabaru Meriahkan Festival Akrab di Siring Laut Kotabaru

      21/10/2024

      Dokter Peringatkan Bahaya Vape: Risiko Penyakit Jantung Tak Bisa Diabaikan

      27/08/2025

      RSUD H. Boejasin Raih Penghargaan Internasional, Bukti Serius Tangani Stroke di Tanah Laut

      16/08/2025

      RSD Idaman Banjarbaru Hadirkan Mobil Donor Darah & Ruang ESWL sebagai “Kado” HUT RI ke-80

      15/08/2025

      Batulicin Red Run 5K 2025, 150 Pelari Ramaikan Cappa Padang

      11/08/2025

      QRIS Resmi Bisa Digunakan di Jepang, Wisatawan Indonesia Tak Perlu Lagi Tukar Uang

      26/08/2025

      Boikot Akibat Konflik Gaza: Raksasa Makanan Cepat Saji AS Masih Tertekan di Malaysia dan Indonesia

      26/08/2025

      Percepat Pembentukan Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kalsel Raih Penghargaan dari Kemenkumham

      23/08/2025

      Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Indonesia Cetak Sejarah Baru Energi Ramah Lingkungan

      22/08/2025
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » MSIB Huawei: Merekrut Pemagang Layaknya Merekrut Pegawai

    MSIB Huawei: Merekrut Pemagang Layaknya Merekrut Pegawai

    adminadmin25/12/2024
    Huawei menunjukkan komitmennya ikut mengembangkan talenta muda Indonesia melalui program MSIB. (foto : ig/ @huaweicareer.id)

    PUBLIKAINDONESIA.COM – PT Huawei Tech Investment, unit Indonesia dari Huawei Technologies Co.Ltd yang berbasis di Shenzhen Tiongkok, terus menunjukkan komitmennya ikut mengembangkan talenta muda Indonesia melalui program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB).

    Melalui program talent pool yang dimiliki, Huawei bukan hanya mendidik talenta muda Indonesia, tetapi juga membantu memastikan para talenta itu dapat bekerja dalam ekosistem bisnis Huawei di Indonesia.

    “Sebenarnya kami tertarik untuk memberi kesempatan pada mahasiswa untuk program studi independen bersertifikat. Tetapi karena kami bukan lembaga kursus yang berhak menerbitkan sertifikat, maka kami hanya bisa berkontribusi melalui program magang saja,” kata Rayi Iswara, ICT Talent Ecosystem Development Manager PT Huawei Tech Investment.

    Rayi mengatakan, jika diizinkan terlibat dalam kegiatan studi independen bersertifikat, pihaknya akan dapat memberikan kesempatan kepada lebih banyak mahasiswa, dengan model pembelajaran project-based learning yang pasti berguna bagi para mahasiswa.

    Apalagi Huawei memang sudah memiliki modul-modul pembelajaran yang lengkap dan terintegrasi.

    Maka, kalau misalnya mahasiswa belajar tentang teknologi pertanian, dia akan belajar lengkap mulai dari AI, komunikasi data, cloud, dan teknologi serta aspek lain yang terkait.

    MSIB adalah salah satu implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang untuk memastikan lulusan perguruan tinggi tidak hanya berkualitas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis.

    Sehingga mereka lebih siap terjun ke dunia kerja dan dunia karya. Melalui kebijakan MBKM, lulusan perguruan tinggi dapat memperoleh pengalaman yang relevan sebagai bekal di masa depan.

    Rayi menjelaskan bahwa Huawei sudah menjalankan program magang sejak 2018, jauh sebelum ada kebijakan MBKM.

    Selain alasan ideal untuk membantu pengembangan sumberdaya manusia di Indonesia, Huawei juga berkepentingan untuk menyiapkan tenaga-tenaga yang mumpuni untuk kebutuhan ekosistem bisnisnya.

    Untuk diketahui, Huawei masuk di Indonesia bukan hanya untuk menyediakan produk konsumen, tetapi juga layanan dan teknologi untuk industri telekomunikasi dan back office sektor industri pada umumnya.

    Seiring dengan bisnisnya yang terus bertumbuh, Huawei perlu memastikan pihaknya tidak hanya menyediakan teknologi, tetapi juga sumber daya manusia yang menguasai teknologi Huawei.

    “Program magang di Huawei kami tempatkan dalam konteks itu. Di samping ingin berkontribusi pada pembangunan SDM nasional,  kami juga menyiapkan talenta-talenta untuk memenuhi kebutuhan ekosistem bisnis Huawei,” kata Rayi.

    Itu sebabnya, menurut Rayi, Huawei menetapkan syarat yang ketat bagi para calon peserta magang.

    Di samping syarat administratif yang sudah ditetapkan oleh MSIB, Huawei masih melakukan seleksi, seperti layaknya seleksi calon pegawai.

    “Setiap peserta harus melewati empat kali wawancara, mulai dari HRD sampai dengan user,” kata Rayi.

    Syarat yang ditetapkan memang ketat, karena Huawei memang berpikir untuk merekrut pegawai, dengan standar industri internasional. Itu sebabnya Huawei tidak bisa menerima banyak pemagang di setiap angkatan.

    Sebenarnya, menurut Rayi, Huawei dan ekosistemnya membutuhkan rata-rata sekitar 100 tenaga baru, dan untuk itu perusahaan membutuhkan banyak pemagang.

    “Tetapi, betapapun kami ingin menerima banyak, dalam kenyataannya kami hanya bisa mendapat dan menerima 10 hingga 20 orang, atau pernah yang paling banyak 39 orang.”cetusnya

    Rayi bercerita, setelah diterima, seorang pemagang akan ditempatkan di berbagai unit kerja Huawei yang tersebar di seluruh Indonesia.

    Menurut Rayi, di Huawei para pemagang tidak diperlakukan sebagai mahasiswa magang, tetapi sebagai pegawai yang benar-benar terlibat dalam project riil yang sedang dijalankan.

    Mereka juga digaji dengan gaji UMR. Dan jika harus bekerja di tempat yang jauh dari tempat tinggal, Huawei juga menanggung proses mobilisasinya. Huawei Tech Indonesia memiliki kantor di berbagai kota penting di Indonesia.

    Sesuai dengan yang dijanjikan, mereka yang selesai magang selalu diberi tawaran untuk bekerja dalam ekosistem Huawei, baik di dalam perusahaan Huawei sendiri maupun di perusahaan mitra Huawei.

    Tetapi dengan berbagai alasan tidak semua peserta magang menerima tawaran yang diberikan.

    Ketika ditanya tentang manfaat yang diterima oleh para pemagang, Rayi yakin bahwa mereka pasti belajar banyak.

    Di Huawei para pemagang ditempatkan di berbagai bentuk pekerjaan yang normal ada dalam dunia bisnis. Dengan kata lain, yang diterima magang di Huawei bukan hanya mereka yang berlatar pendidikan teknologi atau teknologi informasi, tapi jauh lebih luas dari itu.

    “Kami yakin sekali, ada perubahan besar dari sebelum dan sesudah magang. Sesudah magang, mereka akan mendapatkan banyak kompetensi baru sehingga mereka siap untuk memasuki dunia kerja,” kata Rayi.

    Terkait dengan hambatan, diceritakan bahwa banyak mahasiswa yang harus menghadapi masalah konversi dan rekognisi SKS.

    Ada sejumlah perguruan tinggi yang tidak bisa mengkonversi seluruh jam kerja ke dalam 20 SKS sebagaimana yang ditetapkan oleh kementerian.

    Alasannya, ada capaian pembelajaran semester yang ditetapkan kampus yang tidak didapatkan di lapangan.

    Untuk itu Huawei berusaha membantu dengan memberikan kelas-kelas tambahan di luar kerja yang dijalani oleh pemagang.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Hujan Deras, Permukaan Di Kotabaru Terpendam Banjir

    29/08/2025

    Timnas Indonesia Gagal Uji Coba Lawan Kuwait, Diganti Taiwan

    28/08/2025

    Persib Bandung Resmi Datangkan Thom Haye dan Federico Barba untuk BRI Super League 2025/2026

    28/08/2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Polda Kalsel Himbau Masyarakat Jaga Keamanan, Sampaikan Aspirasi Secara Damai

    30/08/2025

    Hujan Deras, Permukaan Di Kotabaru Terpendam Banjir

    29/08/2025

    Turut Berduka, Polda Kalsel Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan

    29/08/2025

    Kapolda Kalsel Tinjau Gudang dan Dryer Jagung, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

    28/08/2025
    Berita Pilihan
    DAERAH

    Polda Kalsel Himbau Masyarakat Jaga Keamanan, Sampaikan Aspirasi Secara Damai

    30/08/2025 DAERAH

    BANJARMASIN, PUBLILA INDONESIA– Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama…

    Hujan Deras, Permukaan Di Kotabaru Terpendam Banjir

    29/08/2025

    Turut Berduka, Polda Kalsel Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan

    29/08/2025

    Kapolda Kalsel Tinjau Gudang dan Dryer Jagung, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan

    28/08/2025

    Recent Posts

    • Polda Kalsel Himbau Masyarakat Jaga Keamanan, Sampaikan Aspirasi Secara Damai
    • Hujan Deras, Permukaan Di Kotabaru Terpendam Banjir
    • Turut Berduka, Polda Kalsel Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Almarhum Affan Kurniawan
    • Kapolda Kalsel Tinjau Gudang dan Dryer Jagung, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan
    • Timnas Indonesia Gagal Uji Coba Lawan Kuwait, Diganti Taiwan

    Recent Comments

    1. Richardstymn mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    2. Richardstymn mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Richardstymn mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Richardstymn mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. Richardstymn mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Agustus 2025
    S S R K J S M
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    « Jul    
    © 2025 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.