PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Mewujudkan perguruan tinggi berkelas dunia tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas akademik. Dibutuhkan kepemimpinan yang kuat, tata kelola yang transparan, serta kolaborasi lintas sektor agar kampus mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dr. Iwan Aflanie, dr., M.Kes., Sp.F., SH, saat berbincang bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 1 Banjarmasin dalam program *Dialog Pendidikan*, Senin (12/10/2026).

Dalam dialog tersebut, Iwan mengulas perjalanan kepemimpinannya sebagai Rektor ULM periode 2026–2030, sekaligus memaparkan arah kebijakan dan strategi pengembangan universitas untuk memperkuat kualitas pendidikan serta daya saing di tingkat global.
Perjalanan Panjang Membentuk Kepemimpinan
Dalam perbincangan itu, Iwan menjelaskan bahwa pencapaian seseorang tidak terlepas dari proses panjang, pengalaman, dan pembelajaran yang dilalui sepanjang perjalanan hidup.
Pengalaman berorganisasi, menurutnya, menjadi salah satu bagian penting yang membentuk pola pikir dan kemampuan seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga pola pikir positif dalam menjalani proses pengembangan diri. Berbagai tantangan perlu dihadapi sebagai bagian dari pembelajaran untuk terus bertumbuh dan menghasilkan perubahan yang lebih baik.
Prinsip tersebut menjadi salah satu bekal dalam menjalankan kepemimpinan di lingkungan perguruan tinggi yang terus menghadapi perubahan dan tuntutan peningkatan kualitas.
Kolaborasi Pentahelix Jadi Kunci Pengembangan ULM
Salah satu poin penting yang disoroti Iwan adalah penerapan konsep kolaborasi *pentahelix* dalam pengembangan perguruan tinggi.
Menurutnya, universitas tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara lima unsur, yakni pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media, untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas manfaat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kerja sama lintas sektor, hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan diharapkan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta pembangunan daerah.
Pendekatan ini juga membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk memperkuat kontribusinya dalam menjawab berbagai persoalan nyata, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Program Studi Harus Menjawab Kebutuhan Zaman
Selain memperkuat kolaborasi, pengembangan program studi menjadi bagian penting dalam strategi ULM ke depan.
Iwan menekankan bahwa arah pengembangan pendidikan harus selaras dengan kebutuhan pembangunan serta mampu menjawab tantangan masa kini dan masa depan.
Karena itu, pengembangan program studi perlu memiliki visi yang jelas, dengan orientasi pada peningkatan kualitas lulusan, relevansi keilmuan, dan kontribusi nyata bagi daerah maupun bangsa.
Perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga sumber daya manusia yang mampu beradaptasi terhadap perubahan dan berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
Dengan arah pengembangan yang tepat, ULM diharapkan semakin mampu memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Konsolidasi Internal Menuju Universitas Berkelas Dunia
Untuk mendukung visi menjadikan ULM sebagai universitas berkelas dunia, konsolidasi internal menjadi salah satu langkah strategis yang terus dilakukan.
Pembenahan tersebut mencakup penguatan tata kelola organisasi melalui penerapan prinsip *good university governance* atau tata kelola perguruan tinggi yang baik.
Prinsip ini menekankan pentingnya penyelenggaraan institusi yang efektif, transparan, dan akuntabel. Tata kelola yang kuat menjadi fondasi bagi pengembangan universitas, mulai dari pelaksanaan program akademik hingga pengelolaan organisasi.
Upaya pembenahan internal juga menjadi bagian penting untuk memastikan berbagai kebijakan dan program pengembangan berjalan searah dengan visi institusi.
Dengan demikian, target menjadi universitas berkelas dunia tidak hanya bertumpu pada reputasi, tetapi juga pada kualitas penyelenggaraan pendidikan, penguatan riset, kolaborasi, serta manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.
Buka Ruang Komunikasi dengan Masyarakat
Melalui program *Dialog Pendidikan* bersama RRI Pro 1 Banjarmasin, ULM membuka ruang komunikasi kepada masyarakat untuk mengenal lebih jauh arah kebijakan, tantangan, dan strategi pengembangan universitas.
Komunikasi publik tersebut menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan visi perguruan tinggi sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat.
Dengan mengedepankan kolaborasi, konsolidasi internal, serta pembenahan berkelanjutan, ULM berkomitmen memperkuat kualitas institusi dan daya saingnya.
Tantangan ke depan bukan hanya membawa ULM semakin dikenal di tingkat global, tetapi juga memastikan kemajuan universitas berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi Kalimantan Selatan, Indonesia, dan masyarakat luas.
#ULM #UniversitasLambungMangkurat #IwanAflanie #RektorULM #KampusKelasDunia #PendidikanKalsel #Pentahelix #TridarmaPerguruanTinggi #GoodUniversityGovernance #RRIBanjarmasin #BeritaBanjarmasin #BeritaKalsel #KalimantanSelatan

