Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Pendidikan Inklusif Digeber, Banjarbaru Siapkan Puluhan GPK Baru, Orang Tua Wajib Tahu

    28/04/2026

    Usulan AS Ditolak, Tak Layak dan Memalukan, Italia Ogah Gantikan Iran di Piala Dunia

    28/04/2026

    Punggawa yang Tak Ingkar Janji

    28/04/2026

    Ketika Algoritma Jadi Editor: Jurnalisme Digital Indonesia di Persimpangan Regulasi dan Literasi

    28/04/2026

    Peringati Hari Tari Dunia, Pemkab Kotabaru Gelar Pagelaran Tari Lokal

    27/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

      11/04/2026

      Pengembangan Besar Geopark Meratus, Wisata Loksado Digenjot Lebih Maksimal

      08/04/2026

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026

      Dari Bali Sampai Jakarta, Tiket ke Banjarmasin Ludes, Warga Kalsel Terjebak di Luar Daerah

      08/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Penyakit Pascabanjir Mengintai, Dinkes Banjar Perketat Kewaspadaan

    Penyakit Pascabanjir Mengintai, Dinkes Banjar Perketat Kewaspadaan

    Tim PublikaTim Publika21/01/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit yang kerap muncul setelah banjir. Sejumlah gangguan kesehatan seperti diare, demam, ISPA, hingga penyakit kulit menjadi fokus utama penanganan di masa pemulihan pascabanjir.

    Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, mengatakan kondisi lingkungan pascabanjir yang masih kotor, ditambah genangan air bercampur tanah dan limbah, berpotensi besar memicu munculnya berbagai penyakit.

    “Kalau pembersihan tidak segera dilakukan, rumah dan sumber air bersih bisa terkontaminasi. Ini yang membuat risiko penyakit meningkat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026).

    Salah satu penyakit yang menjadi sorotan adalah leptospirosis, atau yang lebih dikenal sebagai penyakit kencing tikus. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Leptospira yang menyebar melalui air atau tanah yang tercemar urine hewan, terutama tikus.

    Penularan leptospirosis biasanya terjadi saat seseorang bersentuhan langsung dengan air atau tanah yang terkontaminasi, terutama melalui luka di kulit. Gejalanya beragam, mulai dari demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga kondisi serius jika tidak segera ditangani.

    Meski demikian, Noripansyah menegaskan hingga saat ini belum ditemukan kasus positif leptospirosis di Kabupaten Banjar.

    “Kami masih fokus pada langkah pencegahan. Masyarakat kami imbau menjaga kebersihan lingkungan, memakai alas kaki saat berada di genangan air, dan segera membersihkan rumah setelah banjir surut,” katanya.

    Selain leptospirosis, penyakit lain yang rawan muncul pascabanjir antara lain diare, demam tifoid, ISPA, serta penyakit kulit. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinkes Banjar terus menyiagakan tim Puskesmas, bidan desa, dan tenaga kesehatan lainnya di lapangan.

    UPTD Puskesmas di setiap kecamatan dijadikan ujung tombak pelayanan kesehatan, termasuk melalui posko-posko banjir yang tetap aktif memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga terdampak.

    Noripansyah juga mengingatkan warga agar tidak ragu mencari pertolongan medis jika mengalami keluhan kesehatan setelah banjir.

    “Masyarakat yang merasakan gejala penyakit pascabanjir bisa langsung datang ke posko atau Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan cepat,” ujarnya.

    Ia menegaskan, meski saat ini Kabupaten Banjar mulai memasuki masa peralihan dari tanggap darurat ke pemulihan, kesiapsiagaan sektor kesehatan tetap menjadi prioritas utama.

    “Kami tetap siaga, terutama di 10 kecamatan yang terdampak banjir,” tutupnya.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Pendidikan Inklusif Digeber, Banjarbaru Siapkan Puluhan GPK Baru, Orang Tua Wajib Tahu

    28/04/2026

    Usulan AS Ditolak, Tak Layak dan Memalukan, Italia Ogah Gantikan Iran di Piala Dunia

    28/04/2026

    Punggawa yang Tak Ingkar Janji

    28/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pendidikan Inklusif Digeber, Banjarbaru Siapkan Puluhan GPK Baru, Orang Tua Wajib Tahu

    28/04/2026

    Usulan AS Ditolak, Tak Layak dan Memalukan, Italia Ogah Gantikan Iran di Piala Dunia

    28/04/2026

    Punggawa yang Tak Ingkar Janji

    28/04/2026

    Ketika Algoritma Jadi Editor: Jurnalisme Digital Indonesia di Persimpangan Regulasi dan Literasi

    28/04/2026
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Pendidikan Inklusif Digeber, Banjarbaru Siapkan Puluhan GPK Baru, Orang Tua Wajib Tahu

    28/04/2026 Banjarbaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru tancap gas memperkuat pendidikan inklusif. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 43…

    Usulan AS Ditolak, Tak Layak dan Memalukan, Italia Ogah Gantikan Iran di Piala Dunia

    28/04/2026

    Punggawa yang Tak Ingkar Janji

    28/04/2026

    Ketika Algoritma Jadi Editor: Jurnalisme Digital Indonesia di Persimpangan Regulasi dan Literasi

    28/04/2026

    Recent Posts

    • Pendidikan Inklusif Digeber, Banjarbaru Siapkan Puluhan GPK Baru, Orang Tua Wajib Tahu
    • Usulan AS Ditolak, Tak Layak dan Memalukan, Italia Ogah Gantikan Iran di Piala Dunia
    • Punggawa yang Tak Ingkar Janji
    • Ketika Algoritma Jadi Editor: Jurnalisme Digital Indonesia di Persimpangan Regulasi dan Literasi
    • Peringati Hari Tari Dunia, Pemkab Kotabaru Gelar Pagelaran Tari Lokal

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.