Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin Kembali Dibuka Usai Longsor, Pengendara Diimbau Ekstra Waspada

    11/12/2025

    Bupati Andi Rudi Latif Targetkan Tanah Bumbu Bebas Pengangguran, Gen Z Diminta Siap Isi Era Industri

    11/12/2025

    Potret Nyata Neraka Banjir Akhir Tahun 2025, 5 Hari Makan Satu Sendok Nasi

    11/12/2025

    Korban Tembus 969 Jiwa! Banjir Bandang Sumatra Jadi Bencana Paling Mematikan Tahun Ini, Pengungsi Mulai Terpapar Penyakit

    11/12/2025

    Mobilitas Diprediksi Membludak, Ini Langkah Polres Kotabaru Amankan Nataru & Momen 5 Rajab

    11/12/2025
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Pecinta Travelling Wajib Tahu! Jelajah Semua Pulau di Indonesia Bisa Habiskan Separuh Hidupmu

      06/10/2025

      Duta Mall Soft Opening, Wakil Wali Kota: Duta Mall Bukan Cuma Tempat Belanja, Tapi Peluang Emas Warga Palangka Raya

      04/10/2025

      Aroya Cruise, Kapal Pesiar Halal Pertama di Dunia Hadirkan Pengalaman Haji dan Umrah Lewat Laut

      03/10/2025

      Pulau Suwangi Siap Menyapa Dunia: Wisata Baru Tanah Bumbu!

      12/09/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Sayur MBG di Tala Ditemukan Ada Ulat, Murid Ogah Makan, Ini Respon Pengawas

      06/10/2025

      Kanker Serviks Bunuh 21 Ribu Perempuan Tiap Tahun, Pulang Pisau Tak Mau Diam

      05/10/2025

      Putusan MA 1996 viral Lagi! Ini Hak Debitur Kredit Macet yang Sering Disembunyikan

      20/11/2025

      Dislutkan Kalsel Pastikan Stok Ikan dan Harga Stabil, Ini Daftar Lengkapnya dari Pelabuhan Perikanan Banjarmasin

      05/11/2025

      Produksi Minyak Ngebut, Impor Solar Bakal Tamat

      05/11/2025

      Bursa Asia Hijau, Indonesia Malah Berdarah: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

      27/10/2025
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Eks Ketum Organisasi Advokat P3HI Diduga Aniaya Istri dan Anak, Kuasa Hukum Desak Proses Hukum Tegas

    Eks Ketum Organisasi Advokat P3HI Diduga Aniaya Istri dan Anak, Kuasa Hukum Desak Proses Hukum Tegas

    Tim PublikaTim Publika25/02/2025
    Ya Muhammad Muhajir (Foto.istimewa.publikaindonesia.com)

    PUBLIKAINDONESIA, BANJARBARU – Dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali mencuat di Kota Banjarbaru.

    Seorang ibu rumah tangga, Angki Yulaika Binti Yasir, melaporkan tindakan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh suaminya, Ya Muhammad Muhajir, ke Polsek Liang Anggang, Polres Banjarbaru, pada Minggu (23/2/2025). Laporan tersebut teregister dengan nomor TBL/46/II/2025/Res Bjb/Sek Liang Anggang.

    Dalam laporannya, Angki Yulaika mengaku mengalami kekerasan fisik hingga mengalami luka di bagian bibir.

    Sementara anaknya, Muhammad Andra Nararya, juga diduga menjadi korban dengan mengalami luka lebam dan benjol di bagian dahi.

    Peristiwa ini terjadi pada pukul 19.30 WITA di kediaman mereka, Jalan Golf Komp. DGR Makmur 1, Kota Banjarbaru.

    Kasus ini menarik perhatian publik karena terlapor merupakan mantan Ketua Umum Perkumpulan Pengacara dan Penasehat Hukum Indonesia (P3HI).

    Dugaan keterlibatan seorang mantan petinggi organisasi advokat dalam kasus KDRT ini menuai kecaman, mengingat perannya sebagai penegak hukum yang seharusnya melindungi hak-hak korban kekerasan.

    Kuasa Hukum Korban: Kekerasan Terhadap Anak Harus Diproses Terpisah

    Kuasa hukum pelapor dari Badrul Ain Sanusi Al Afif, S.H., M.H. & Rekan menyatakan siap mengawal kasus ini hingga tuntas.

    Salah satu anggota tim hukum, M. Hafidz Halim, S.H., menegaskan bahwa dugaan kekerasan terhadap anak dalam kasus ini harus dipisahkan dari laporan KDRT terhadap istri.

    Menurutnya, kasus kekerasan terhadap anak bersifat delik murni, yang berarti dapat diproses oleh aparat penegak hukum tanpa perlu menunggu laporan dari pihak keluarga.

    “Kami menekankan bahwa kasus kekerasan terhadap anak tidak bisa disatukan dengan KDRT terhadap istri. Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA), ini adalah delik khusus yang harus diproses secara independen oleh aparat penegak hukum, tanpa menunggu aduan dari korban atau keluarga. Psikis anak juga harus diperhatikan, dan kami siap memberikan pendampingan hukum serta membantu dalam pemulihan trauma korban,” ujar Hafidz Halim.

    Lebih lanjut, tim kuasa hukum menyatakan telah menerima Kuasa Khusus untuk mendampingi korban dalam proses hukum.

    Mereka juga berencana membuat dua laporan terpisah—satu untuk kasus KDRT terhadap istri dan satu lagi khusus untuk dugaan kekerasan terhadap anak.

    “Untuk melindungi anak korban, kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar penanganannya lebih optimal,” tambahnya.

    Polisi Lakukan Penyelidikan, Masyarakat Diminta Peduli Kekerasan Domestik

    Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap laporan yang telah diterima.

    Polisi juga memastikan bahwa korban akan mendapatkan perlindungan yang layak selama proses hukum berlangsung.

    Kasus ini menambah daftar panjang insiden KDRT di Indonesia. Masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan dugaan kekerasan, terutama jika melibatkan perempuan dan anak-anak.

    Kasus dugaan penganiayaan ini menjadi sorotan karena melibatkan sosok yang seharusnya memahami dan menjunjung tinggi hukum.

    Kuasa hukum korban menegaskan bahwa mereka akan mengawal kasus ini hingga tuntas demi tegaknya keadilan bagi korban dan anaknya.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin Kembali Dibuka Usai Longsor, Pengendara Diimbau Ekstra Waspada

    11/12/2025

    Bupati Andi Rudi Latif Targetkan Tanah Bumbu Bebas Pengangguran, Gen Z Diminta Siap Isi Era Industri

    11/12/2025

    Potret Nyata Neraka Banjir Akhir Tahun 2025, 5 Hari Makan Satu Sendok Nasi

    11/12/2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin Kembali Dibuka Usai Longsor, Pengendara Diimbau Ekstra Waspada

    11/12/2025

    Bupati Andi Rudi Latif Targetkan Tanah Bumbu Bebas Pengangguran, Gen Z Diminta Siap Isi Era Industri

    11/12/2025

    Potret Nyata Neraka Banjir Akhir Tahun 2025, 5 Hari Makan Satu Sendok Nasi

    11/12/2025

    Korban Tembus 969 Jiwa! Banjir Bandang Sumatra Jadi Bencana Paling Mematikan Tahun Ini, Pengungsi Mulai Terpapar Penyakit

    11/12/2025
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin Kembali Dibuka Usai Longsor, Pengendara Diimbau Ekstra Waspada

    11/12/2025 Banjarbaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Ruas jalan alternatif Banjarbaru–Batulicin yang sempat tertutup total akibat longsor akhirnya kembali…

    Bupati Andi Rudi Latif Targetkan Tanah Bumbu Bebas Pengangguran, Gen Z Diminta Siap Isi Era Industri

    11/12/2025

    Potret Nyata Neraka Banjir Akhir Tahun 2025, 5 Hari Makan Satu Sendok Nasi

    11/12/2025

    Korban Tembus 969 Jiwa! Banjir Bandang Sumatra Jadi Bencana Paling Mematikan Tahun Ini, Pengungsi Mulai Terpapar Penyakit

    11/12/2025

    Recent Posts

    • Jalan Alternatif Banjarbaru–Batulicin Kembali Dibuka Usai Longsor, Pengendara Diimbau Ekstra Waspada
    • Bupati Andi Rudi Latif Targetkan Tanah Bumbu Bebas Pengangguran, Gen Z Diminta Siap Isi Era Industri
    • Potret Nyata Neraka Banjir Akhir Tahun 2025, 5 Hari Makan Satu Sendok Nasi
    • Korban Tembus 969 Jiwa! Banjir Bandang Sumatra Jadi Bencana Paling Mematikan Tahun Ini, Pengungsi Mulai Terpapar Penyakit
    • Mobilitas Diprediksi Membludak, Ini Langkah Polres Kotabaru Amankan Nataru & Momen 5 Rajab

    Recent Comments

    1. RandomNameAgers mengenai Geopark Meratus Run di Kawasan Wisata Tahura
    2. RandomNameAgers mengenai 135 Pelaku Diamankan, Polda Kalsel Tegas Berantas Premanisme Lewat Operasi Sikat Intan 2025
    3. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    4. MichaelAgers mengenai Geopark Meratus Run di Kawasan Wisata Tahura
    5. MichaelAgers mengenai 135 Pelaku Diamankan, Polda Kalsel Tegas Berantas Premanisme Lewat Operasi Sikat Intan 2025
    Desember 2025
    S S R K J S M
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
    « Nov    
    © 2025 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.