Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Karya dari Samarinda di RUPAKALA, Ketika Eceng Gondok Menjadi Metafora Perebutan Ruang Kota

    28/10/2026

    Jelang FBC VI, FPTI Kalsel Ungkap Keunggulan Venue Lomba Boulder Milik MPA Fisipioneer

    28/10/2026

    Bawa Gagasan Budaya dari Jakarta ke Kalimantan, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Dorong Pelestarian Aksara Nusantara

    27/10/2026

    Hadapi Kemarau Panjang, Habib Sayed Jafar Alaydrus Kerahkan Truk Tangki Air untuk Warga dan Tim Karhutla

    26/10/2026

    Cegah Pencemaran Sungai, Tim Patroli Air Jatim Gandeng Komunitas Arung Jeram

    25/10/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Menkes Minta Masyarakat yang Terdampak Kabut Asap Beradaptasi!

      19/10/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Digital dan Anti Ribet, Asuransi Padi Jasindo Tersedia Lewat Aplikasi SIAP

    Digital dan Anti Ribet, Asuransi Padi Jasindo Tersedia Lewat Aplikasi SIAP

    Tim PublikaTim Publika28/11/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah (Kalteng) mendapat angin segar. PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) resmi meluncurkan Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kalteng dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Program ini dijalankan untuk memberikan perlindungan kepada petani dari risiko gagal panen mulai dari banjir, kekeringan, hingga serangan hama dan penyakit.

    Peluncuran AUTP berlangsung di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Senin (24/11/2025). Hadir sejumlah pejabat, di antaranya Staf Ahli Gubernur Kalteng Darliansjah, Direktur Operasional Asuransi Jasindo Ocke Kurniandi, Kepala OJK Kalteng Primandanu Febriyan Aziz, serta Kepala Dinas Pertanian Kalteng Rendy Lesmana.

    Dalam kerja sama ini, disepakati target perlindungan untuk 6.222 hektare lahan sawah milik petani se-Kalteng. Langkah ini dinilai sebagai kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan pemerintah.

    Kepala Dinas Pertanian Kalteng Rendy Lesmana menegaskan program ini sangat relevan bagi petani lokal.

    “Kerja sama ini menjadi solusi tepat sasaran bagi para petani di Kalimantan Tengah. Ini bukti komitmen pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi melindungi petani,” katanya.

    Sementara itu, Direktur Operasional Asuransi Jasindo Ocke Kurniandi menyebut AUTP sebagai wujud dukungan BUMN terhadap swasembada pangan.

    “Kami bersyukur bisa menjadi bagian dari kemajuan petani di Kalimantan Tengah. AUTP hadir untuk melindungi petani dari kerugian akibat bencana alam maupun hama yang bisa memicu gagal panen,” ujar Ocke.

    Ocke juga menyoroti rendahnya cakupan asuransi pertanian di Indonesia. Saat ini, lahan yang mengikuti AUTP baru sekitar 3 persen dari total lahan padi nasional, atau 278.694 hektare, dengan total premi Rp50,16 miliar pada 2024.

    “Kesadaran petani ikut asuransi masih menjadi tantangan, apalagi lahan pertanian tersebar sampai ke wilayah pelosok,” jelasnya.

    Meski begitu, Ocke memastikan perusahaan terus memperkuat digitalisasi layanan melalui aplikasi Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP). Teknologi ini membantu petani melakukan pendaftaran hingga klaim secara lebih cepat dan mudah.

    Adapun kriteria petani yang berhak menerima bantuan premi AUTP meliputi:

    • Petani yang tidak memiliki lahan namun menggarap maksimal 2 hektare.
    • Petani pemilik lahan maksimal 2 hektare yang menanam padi.
    • Terdaftar dalam kelompok tani atau gapoktan.
    • Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

    Sedangkan lahan yang memenuhi syarat mencakup sawah irigasi, lahan pasang surut atau lebak yang memiliki tata air berfungsi, serta lahan tadah hujan yang memiliki sumber air memadai. Risiko yang dijamin mencakup gagal panen akibat banjir, kekeringan, serta serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) seperti wereng, tikus, hingga penyakit tungro.

    Ocke memastikan komitmen Jasindo untuk memperluas jangkauan AUTP, termasuk ke wilayah terpencil.

    “Kami percaya petani adalah tulang punggung ketahanan pangan bangsa. Karena itu, kami akan terus hadir mendampingi mereka,” tutupnya.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Karya dari Samarinda di RUPAKALA, Ketika Eceng Gondok Menjadi Metafora Perebutan Ruang Kota

    28/10/2026

    Bawa Gagasan Budaya dari Jakarta ke Kalimantan, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Dorong Pelestarian Aksara Nusantara

    27/10/2026

    Cegah Pencemaran Sungai, Tim Patroli Air Jatim Gandeng Komunitas Arung Jeram

    25/10/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Karya dari Samarinda di RUPAKALA, Ketika Eceng Gondok Menjadi Metafora Perebutan Ruang Kota

    28/10/2026

    Jelang FBC VI, FPTI Kalsel Ungkap Keunggulan Venue Lomba Boulder Milik MPA Fisipioneer

    28/10/2026

    Bawa Gagasan Budaya dari Jakarta ke Kalimantan, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Dorong Pelestarian Aksara Nusantara

    27/10/2026

    Hadapi Kemarau Panjang, Habib Sayed Jafar Alaydrus Kerahkan Truk Tangki Air untuk Warga dan Tim Karhutla

    26/10/2026
    Berita Pilihan
    Nusantara

    Karya dari Samarinda di RUPAKALA, Ketika Eceng Gondok Menjadi Metafora Perebutan Ruang Kota

    28/10/2026 Nusantara

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BOGOR – Seni tidak selalu hadir untuk menawarkan keindahan. Dalam sejumlah karya, seni justru…

    Jelang FBC VI, FPTI Kalsel Ungkap Keunggulan Venue Lomba Boulder Milik MPA Fisipioneer

    28/10/2026

    Bawa Gagasan Budaya dari Jakarta ke Kalimantan, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Dorong Pelestarian Aksara Nusantara

    27/10/2026

    Hadapi Kemarau Panjang, Habib Sayed Jafar Alaydrus Kerahkan Truk Tangki Air untuk Warga dan Tim Karhutla

    26/10/2026

    Recent Posts

    • Karya dari Samarinda di RUPAKALA, Ketika Eceng Gondok Menjadi Metafora Perebutan Ruang Kota
    • Jelang FBC VI, FPTI Kalsel Ungkap Keunggulan Venue Lomba Boulder Milik MPA Fisipioneer
    • Bawa Gagasan Budaya dari Jakarta ke Kalimantan, Sultan Cevi Yusuf Isnendar Al-Banjari Dorong Pelestarian Aksara Nusantara
    • Hadapi Kemarau Panjang, Habib Sayed Jafar Alaydrus Kerahkan Truk Tangki Air untuk Warga dan Tim Karhutla
    • Cegah Pencemaran Sungai, Tim Patroli Air Jatim Gandeng Komunitas Arung Jeram

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    Oktober 2026
    SSRKJSM
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031 
    « Sep    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.