PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Bendera Kotabaru kembali berkibar di panggung olahraga Kalimantan. Kali ini, prestasi tersebut datang dari arena taekwondo.
Atlet-atlet Taekwondo Kotabaru sukses mencatatkan sejarah dalam Kejuaraan Taekwondo Academy Championship 2026 yang berlangsung di GOR Hasanuddin Banjarmasin.

Tak tanggung-tanggung, kontingen Taekwondo Kotabaru berhasil membawa pulang predikat Juara Umum 1 dan Juara Umum 2 se-Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Capaian itu semakin lengkap dengan raihan medali yang fantastis, yakni 46 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet taekwondo di Bumi Sa-Ijaan terus menunjukkan perkembangan.
Di balik kilauan puluhan medali itu, ada cerita panjang yang tidak terlihat di atas podium. Ada keringat yang jatuh di dojang, latihan berulang kali, disiplin yang terus dijaga, hingga perjuangan para orang tua yang tak kenal lelah mengantar dan mendampingi anak-anak mereka.
Bukan Prestasi yang Datang Semalam
Keberhasilan para atlet Taekwondo Kotabaru bukan sesuatu yang datang secara instan.
Latihan dilakukan secara rutin dengan menghadapi berbagai kondisi. Hujan maupun panas tidak menjadi alasan untuk berhenti menempa kemampuan.
Di sisi lain, peran orang tua juga menjadi bagian penting dalam perjalanan para atlet. Waktu, tenaga, biaya hingga urusan antar-jemput menjadi bentuk dukungan yang terus diberikan demi melihat anak-anak mereka berkembang dan berprestasi.
Kekompakan para sabeum dan senior juga menjadi kekuatan tersendiri. Para atlet muda, termasuk kelompok prakadet yang dipersiapkan sebagai generasi penerus, terus dibimbing agar tidak hanya memiliki kemampuan bertanding, tetapi juga disiplin dan mental juara.
Puluhan Medali untuk Nama Kotabaru
Di Kejuaraan Taekwondo Academy Championship 2026, kerja keras tersebut akhirnya terbayar.
Sebanyak 46 emas, 6 perak dan 5 perunggu berhasil dibawa pulang.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Taekwondo Kotabaru sekaligus membawa nama daerah ke level yang lebih luas.
Pembinaan atlet Taekwondo Kotabaru berada di bawah Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Kotabaru, dengan dukungan pembinaan dari KONI Kotabaru, Disparpora Kotabaru serta Pemerintah Kabupaten Kotabaru.
Bagi keluarga besar Taekwondo Kotabaru, raihan tersebut bukan hanya kumpulan medali.
Prestasi itu dipersembahkan untuk Kotabaru tercinta.
“Semua hebat. Semua berjuang. Semua juara di mata Sabeumnim. Prestasi ini bukan untuk individu, tapi untuk Kotabaru tercinta,” ungkap Sabeumnim Tahta.
Berharap Dukungan Sarana dan Bapak Angkat
Di balik prestasi yang terus bermunculan, keluarga besar Taekwondo Kotabaru berharap perhatian terhadap pembinaan atlet juga semakin besar.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya berupa motivasi, tetapi juga bantuan peralatan latihan serta sarana dan prasarana yang memadai.
Harapannya, fasilitas yang lebih baik dapat membantu atlet-atlet Kotabaru meningkatkan kemampuan dan kembali mengukir prestasi di berbagai kejuaraan.
Selain dukungan pemerintah daerah, Taekwondo Kotabaru juga berharap adanya pihak perusahaan maupun stakeholder yang bersedia menjadi bapak angkat bagi pembinaan atlet.
Dengan dukungan yang berkelanjutan, para atlet diharapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang dan membawa nama Kotabaru ke level yang lebih tinggi.
Bagi para atlet, perjalanan belum selesai.
Puluhan medali yang diraih di Banjarmasin bukan garis akhir, melainkan menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan berikutnya.
Dari dojang kecil di Bumi Sa-Ijaan, mereka membuktikan satu hal: kerja keras, disiplin dan kekompakan bisa membawa nama Kotabaru berkibar jauh dari tanah kelahiran.
#TaekwondoKotabaru #TaekwondoKalsel #TaekwondoKalteng #Kotabaru #KabupatenKotabaru #Banjarmasin #KalimantanSelatan #Kalsel #KONIKotabaru #DisparporaKotabaru #TaekwondoIndonesia #AcademyChampionship2026 #OlahragaKotabaru #AtletKotabaru #PrestasiKotabaru #BeritaKotabaru #BeritaKalsel #BumiSaijaan

