Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Prabowo Dapat Laporan, Luas Lahan Yang Terbakar di Enam Provinsi Turun Signifikan Tinggal 639,2 Hektare

    13/10/2026

    BTS Trans Saijaan Terhenti Lagi, Tak Beroperasi Sejak 5 Oktober, Ada Apa?

    13/10/2026

    Politeknik Kotabaru Wisuda 79 Lulusan, Program Studi Baru Paralegal dan Teknologi Pertanian Disiapkan

    13/10/2026

    Rektor ULM Bicara di RRI Banjarmasin, Program Studi Diminta Menjawab Tantangan Zaman

    13/10/2026

    Pemprov Kalsel Bantu Operasional Relawan, BPK di Barito Kuala Dapat Dukungan BBM untuk Hadapi Karhutla

    13/10/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Teknologi Hidrogen Mulai Diuji di Indonesia, ESDM : Emisi Bus Bakalan Turun Drastis

      16/08/2026

      Bibit Tanaman dari Taniran Kubah HSS Tembus Kaltim dan Kalteng, Dewan Dorong Pemasaran Lewat Digital

      14/08/2026

      WhatsApp Rilis 3 Fitur Baru untuk Grup, Ada @All hingga Polling Bisa Disembunyikan

      09/08/2026

      Berani Lawan Perusahaan Prancis, Burkina Faso Jatuhkan Denda Rp5 Miliar ke Canal+

      08/08/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » BPOM Kalsel Ingatkan Pentingnya Waspadai Tiga Bahaya dalam Makanan

    BPOM Kalsel Ingatkan Pentingnya Waspadai Tiga Bahaya dalam Makanan

    Tim PublikaTim Publika16/06/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan sehat dan bergizi, masih banyak konsumen di Indonesia yang belum memahami standar keamanan pangan. Mulai dari penggunaan pewarna non-pangan hingga konsumsi makanan yang kurang matang, berbagai potensi bahaya masih mengintai di meja makan.

    Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BPOM Kalimantan Selatan, Yuniar Ayu Handayani, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap makanan yang dikonsumsi. Menurutnya, makanan yang layak dikonsumsi harus bebas dari tiga jenis bahaya, yaitu bahaya biologi, bahaya fisik, dan bahaya kimia.

    “Keamanan pangan adalah pangan yang aman, yang terbebas dari tiga bahaya. Saya selalu bilang, ingat check click: cek kemasan, cek label, cek izin edar, dan cek kedaluwarsa,” jelas Yuniar saat memberikan edukasi kepada masyarakat.

    Kenali Tiga Bahaya dalam Makanan

    Yuniar memaparkan lebih lanjut bahwa:

    • Bahaya biologi mencakup makanan yang terkontaminasi bakteri, virus, jamur, hingga parasit, yang bisa menimbulkan penyakit.
    • Bahaya fisik mencakup kehadiran benda asing seperti rambut, kerikil, pecahan kaca, stafles, atau bahkan bagian tubuh serangga dalam makanan.
    • Bahaya kimia, yang paling sering ditemukan di pasar tradisional, mencakup makanan yang mengandung formalin, boraks, methanyl yellow, rhodamin B, serta logam berat dan racun alami.

    Yuniar juga menegaskan pentingnya peran konsumen dalam memastikan keamanan makanan, dengan melakukan pengecekan sederhana sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.

    “Masyarakat harus berperan aktif. Jangan hanya tergiur tampilan makanan yang menarik, tapi perhatikan juga keamanannya. Ini soal kesehatan jangka panjang,” tutupnya.

    Edukasi Jadi Kunci Pencegahan

    BPOM Kalsel terus mendorong kampanye edukasi pangan sehat dan aman, terutama di lingkungan sekolah, pasar, dan komunitas masyarakat. Harapannya, kesadaran ini bisa menekan angka penyakit akibat makanan yang tidak layak konsumsi, sekaligus mendorong pola konsumsi yang lebih cerdas dan bertanggung jawab.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Pemprov Kalsel Bantu Operasional Relawan, BPK di Barito Kuala Dapat Dukungan BBM untuk Hadapi Karhutla

    13/10/2026

    WALHI Laporkan 4 Perusahaan Sawit ke Polda Kalsel, Dugaan Karhutla Capai 3.539 Hektare

    08/10/2026

    Musim Kemarau Makin Panas, PTAM Intan Banjar Ungkap Kondisi Distribusi Air ke Pelanggan

    06/10/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Prabowo Dapat Laporan, Luas Lahan Yang Terbakar di Enam Provinsi Turun Signifikan Tinggal 639,2 Hektare

    13/10/2026

    BTS Trans Saijaan Terhenti Lagi, Tak Beroperasi Sejak 5 Oktober, Ada Apa?

    13/10/2026

    Politeknik Kotabaru Wisuda 79 Lulusan, Program Studi Baru Paralegal dan Teknologi Pertanian Disiapkan

    13/10/2026

    Rektor ULM Bicara di RRI Banjarmasin, Program Studi Diminta Menjawab Tantangan Zaman

    13/10/2026
    Berita Pilihan
    Nusantara

    Prabowo Dapat Laporan, Luas Lahan Yang Terbakar di Enam Provinsi Turun Signifikan Tinggal 639,2 Hektare

    13/10/2026 Nusantara

    PUBLIKAINDONESIA.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam…

    BTS Trans Saijaan Terhenti Lagi, Tak Beroperasi Sejak 5 Oktober, Ada Apa?

    13/10/2026

    Politeknik Kotabaru Wisuda 79 Lulusan, Program Studi Baru Paralegal dan Teknologi Pertanian Disiapkan

    13/10/2026

    Rektor ULM Bicara di RRI Banjarmasin, Program Studi Diminta Menjawab Tantangan Zaman

    13/10/2026

    Recent Posts

    • Prabowo Dapat Laporan, Luas Lahan Yang Terbakar di Enam Provinsi Turun Signifikan Tinggal 639,2 Hektare
    • BTS Trans Saijaan Terhenti Lagi, Tak Beroperasi Sejak 5 Oktober, Ada Apa?
    • Politeknik Kotabaru Wisuda 79 Lulusan, Program Studi Baru Paralegal dan Teknologi Pertanian Disiapkan
    • Rektor ULM Bicara di RRI Banjarmasin, Program Studi Diminta Menjawab Tantangan Zaman
    • Pemprov Kalsel Bantu Operasional Relawan, BPK di Barito Kuala Dapat Dukungan BBM untuk Hadapi Karhutla

    Recent Comments

    1. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. lanacurvaf mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    4. lanacurvaf mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. ラブドール mengenai Tangkal Brain Rot, BASAKalimantan Wiki Gelar Dialog Kebijakan untuk Generasi Kritis
    Oktober 2026
    SSRKJSM
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031 
    « Sep    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.