PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Suasana halaman Kantor Kecamatan Martapura Timur, Sabtu (1/8/2026) pagi, mendadak semarak. Ribuan peserta dan masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLIX Tingkat Kabupaten Banjar.
Ajang tahunan yang menjadi salah satu agenda penting syiar Islam di Kabupaten Banjar itu resmi dibuka oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur.
MTQ tahun ini tak sekadar menghadirkan kompetisi seni membaca dan memahami Al-Qur’an. Sebanyak 725 peserta dari 20 kecamatan ambil bagian untuk memperebutkan posisi terbaik pada 28 cabang musabaqah yang berlangsung hingga 4 Agustus 2026.
Sejak pagi, kemeriahan sudah terasa. Rangkaian pembukaan diawali dengan peresmian bazar UMKM, kemudian dilanjutkan pawai taaruf yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai kecamatan.
Kehadiran para kafilah dan masyarakat membuat pembukaan MTQ XLIX Kabupaten Banjar berlangsung penuh warna. Tak hanya menjadi panggung bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan, momentum ini sekaligus menjadi ruang bertemunya masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Banjar.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengapresiasi tingginya partisipasi seluruh kecamatan dalam MTQ tahun ini.
Menurutnya, MTQ tidak boleh dipandang hanya sebagai ajang mencari qari dan qariah terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Antusias seluruh kecamatan pada MTQ kali ini sangat luar biasa. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini terjalin silaturahmi, doa dan munajat sehingga seluruh rangkaian acara diberikan kemudahan oleh Allah SWT,” ujar Saidi.
Ia juga meminta seluruh panitia menjaga kekompakan selama pelaksanaan MTQ. Koordinasi antara panitia dan Pemerintah Kecamatan Martapura Timur dinilai menjadi salah satu kunci agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib hingga acara penutupan.
Menariknya, kemeriahan MTQ juga membawa efek positif bagi sektor ekonomi masyarakat.
Bazar UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian pembukaan memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus menjual berbagai produk kepada masyarakat dan para kafilah.
Saidi menilai geliat ekonomi tersebut menjadi salah satu dampak positif dari pelaksanaan kegiatan keagamaan berskala besar.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan ikut merawat berbagai kegiatan keagamaan di Kabupaten Banjar.
Di sisi lain, kualitas kompetisi menjadi perhatian tersendiri. Bupati Banjar menitipkan pesan khusus kepada seluruh dewan hakim agar menjalankan tugas secara objektif, profesional dan adil.
Menurut Saidi, proses penilaian yang berkualitas akan melahirkan juara-juara terbaik yang nantinya membawa nama Kabupaten Banjar ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami menitipkan pesan kepada para dewan hakim agar melaksanakan tugas dengan penuh objektivitas dan keadilan, sehingga dapat menghasilkan juara-juara berkualitas yang akan mewakili Kabupaten Banjar pada tingkat selanjutnya,” tegasnya.
Pembukaan MTQ XLIX kemudian ditandai dengan pemukulan terbang oleh Bupati Banjar bersama jajaran.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan bazar UMKM melalui prosesi *pengguntingan untaian melati* oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Banjar H Nurgita Tiyas.
Dengan 725 peserta, 20 kecamatan dan 28 cabang musabaqah, MTQ XLIX Kabupaten Banjar kini resmi bergulir. Bukan hanya mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga membawa misi memperkuat syiar Islam, silaturahmi dan geliat ekonomi masyarakat hingga hari terakhir pelaksanaan.
#MTQBanjar2026 #MTQXLIX #MTQKabupatenBanjar #KabupatenBanjar #Martapura #MartapuraTimur #SaidiMansyur #MTQKalsel #KalimantanSelatan #BeritaBanjar #BeritaMartapura #QariQariah #SyiarIslam #BazarUMKM #UMKMBanjar #InfoBanjar #BeritaKalsel

