Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Jalan Baru Harapan Baru, Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Mulai Terlihat

    09/08/2026

    Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Rotan di Perbatasan Nunukan, 99,5 Ton Mau Diseberangkan ke Tawau

    07/08/2026

    Harga Cabai dan Bawang Mulai Turun, Begini Kondisi Sembako di Banjarmasin

    07/08/2026

    Butuh Uang Tambahan, Dua Penjual Es Nekat Curi Gawang Lapangan Wisma Persebaya

    06/08/2026

    Sekolah di Tembilahan Ditutup Sementara Gegara Serangan Monyet Liar

    06/08/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sport Tourism di Banjarbaru Makin Hidup, Aeris Boxing Buka Arena untuk Lahirkan Petinju Hebat

      05/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Rayakan HUT ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Lewat Baksos hingga Lomba Kreatif

      20/07/2026

      Kalteng Tancap Gas Kembangkan Industri Obat Herbal, Bajakah hingga Pasak Bumi Disiapkan Tembus Pasar Nasional

      16/07/2026

      Donor Darah Berbonus Beras, Pakar Perlindungan Konsumen Ingatkan Potensi Celah Tata Kelola

      27/06/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Spek Gahar Polytron Fox 500 Fitur Premium, Desain Futuristis, Kecepatan 130 Km/Jam, Siap Tantang Skutik Premium

      21/07/2026

      Usai SHU Kopdes Rp78 Ribu, Pemerintah Justru Siapkan Koperasi Masuk Bisnis Tambang

      14/07/2026

      Mulai Besok B50 Resmi Berlaku, Ini Catatan Penting LPKSM untuk Pengguna Kendaraan Diesel

      30/06/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Rotan di Perbatasan Nunukan, 99,5 Ton Mau Diseberangkan ke Tawau

    Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Rotan di Perbatasan Nunukan, 99,5 Ton Mau Diseberangkan ke Tawau

    Tim PublikaTim Publika07/08/2026
    Bea Cukai Cegat Kapal di Perbatasan, 1.493 Bundel Rotan Diamankan/ publika indonesia.com

    PUBLIKAINDONESIA.COM, NUNUKAN – Upaya penyelundupan rotan dalam jumlah besar menuju Malaysia berhasil digagalkan petugas Bea dan Cukai di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

    Tak tanggung-tanggung, sebanyak 99,5 ton rotan utuh yang diduga akan diekspor secara ilegal ke Tawau, Malaysia, berhasil diamankan. Barang tersebut ditemukan di atas kapal KLM Brothers saat melintas di perairan perbatasan.

    Penindakan ini dilakukan tim gabungan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai, Kanwil Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim), Bea Cukai Tarakan, dan Bea Cukai Nunukan pada 18 Juni 2026.

    Berbekal informasi intelijen, petugas menghentikan kapal tersebut dan melakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan 1.493 bundel rotan utuh jenis sega/segah dengan total berat sekitar 99,5 ton.

    Jika dihitung berdasarkan nilai barang, rotan yang diamankan diperkirakan mencapai Rp4,28 miliar.

    Dalam perkara tersebut, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, proses penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap lebih jauh pihak-pihak yang terlibat.

    Kepala Kanwil Bea Cukai Kalbagtim, Bagus Nugroho Tamtomo Putro, menegaskan bahwa praktik ekspor rotan secara ilegal bukan sekadar pelanggaran aturan kepabeanan.

    Menurutnya, tindakan tersebut juga berpotensi mengganggu ketersediaan bahan baku bagi industri pengolahan rotan di dalam negeri.

    “Praktik ekspor rotan ilegal merupakan tindak pidana di bidang perdagangan dan kepabeanan. Modus ini dilakukan oleh oknum yang berusaha untuk mencari keuntungan melalui jalur ilegal,” ujar Bagus.

    Ia menjelaskan, rotan seharusnya dapat diolah terlebih dahulu di dalam negeri sehingga menghasilkan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

    Rotan yang diproses menjadi furnitur, mebel, maupun berbagai produk kerajinan memiliki nilai tambah yang jauh lebih besar dibandingkan jika hanya dijual sebagai bahan mentah.

    Industri tersebut juga menjadi salah satu sumber penghidupan bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu negara penghasil rotan, termasuk wilayah Kalimantan yang menjadi salah satu sentra produksinya.

    Namun, kebutuhan terhadap produk rotan di dalam negeri masih cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), selama lima tahun terakhir Indonesia masih mencatat impor berbagai produk berbahan rotan dengan total nilai sekitar USD2,26 juta atau sekitar Rp36,1 miliar.

    Tren impor tersebut juga disebut meningkat sejak 2023.

    Kondisi ini menjadi perhatian karena maraknya penyelundupan rotan utuh berpotensi mengurangi pasokan bahan baku untuk industri nasional.

    Jika bahan baku semakin sulit diperoleh, pelaku industri dalam negeri, terutama UMKM, dapat menghadapi tekanan biaya produksi dan penurunan daya saing.

    Pada saat bersamaan, kondisi tersebut juga berpotensi membuka ruang lebih besar bagi masuknya produk substitusi dari luar negeri, termasuk furnitur berbahan rotan sintetis.

    Pengawasan terhadap penyelundupan rotan juga bukan perkara mudah.

    Wilayah perbatasan Indonesia memiliki kawasan yang luas, dengan sejumlah jalur tidak resmi dan berbagai moda transportasi yang dapat dimanfaatkan untuk menghindari pengawasan.

    Karena itu, pemerintah terus memperkuat pengawasan melalui pengembangan intelijen, pemanfaatan teknologi, peningkatan armada patroli, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

    Di sisi lain, pemerintah juga mendorong pembenahan tata kelola industri rotan melalui penyempurnaan regulasi tata niaga, sinkronisasi kebijakan lintas kementerian dan lembaga, serta penguatan hilirisasi.

    Tujuannya jelas: rotan Indonesia jangan berhenti sebagai bahan mentah yang keluar negeri, tetapi harus diolah menjadi produk bernilai tinggi di dalam negeri.

    Bagus menegaskan, penggagalan penyelundupan 99,5 ton rotan tersebut menunjukkan bahwa pengawasan Bea Cukai tidak hanya berkaitan dengan penindakan pelanggaran hukum.

    Lebih jauh, pengawasan juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan industri nasional dan memastikan sumber daya alam Indonesia memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

    “Melalui pengawasan yang efektif, pemerintah berupaya memastikan sumber daya alam Indonesia dimanfaatkan untuk menciptakan nilai tambah, memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, serta mendukung agenda hilirisasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

    Dengan 99,5 ton rotan yang berhasil diamankan, kasus ini menjadi pengingat bahwa jalur perbatasan bukan ruang bebas untuk menguras bahan baku Indonesia. Di balik setiap ton rotan yang keluar secara ilegal, ada industri dalam negeri dan pelaku UMKM yang turut mempertaruhkan masa depannya.

    #RotanIndonesia #BeaCukai #Nunukan #KalimantanUtara #Penyelundupan #Malaysia #Tawau #EksporIlegal #Hilirisasi #UMKM #IndustriRotan #BeritaTerkini #BeritaIndonesia #InfoNunukan #KalimantanUtara

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Iduladha 2026, Sapi Kurban dari Prabowo Tiba di Malinau

    25/05/2026

    Pesawat Kargo BBM Pelita Air Jatuh di Nunukan, Pilot Meninggal Dunia, Sinyal Darurat Sempat Terdeteksi

    20/02/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jalan Baru Harapan Baru, Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Mulai Terlihat

    09/08/2026

    Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Rotan di Perbatasan Nunukan, 99,5 Ton Mau Diseberangkan ke Tawau

    07/08/2026

    Harga Cabai dan Bawang Mulai Turun, Begini Kondisi Sembako di Banjarmasin

    07/08/2026

    Butuh Uang Tambahan, Dua Penjual Es Nekat Curi Gawang Lapangan Wisma Persebaya

    06/08/2026
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Jalan Baru Harapan Baru, Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Mulai Terlihat

    09/08/2026 Banjarbaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Pembangunan Jalan Lingkar Selatan di wilayah Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru, mulai…

    Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Rotan di Perbatasan Nunukan, 99,5 Ton Mau Diseberangkan ke Tawau

    07/08/2026

    Harga Cabai dan Bawang Mulai Turun, Begini Kondisi Sembako di Banjarmasin

    07/08/2026

    Butuh Uang Tambahan, Dua Penjual Es Nekat Curi Gawang Lapangan Wisma Persebaya

    06/08/2026

    Recent Posts

    • Jalan Baru Harapan Baru, Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru Mulai Terlihat
    • Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Rotan di Perbatasan Nunukan, 99,5 Ton Mau Diseberangkan ke Tawau
    • Harga Cabai dan Bawang Mulai Turun, Begini Kondisi Sembako di Banjarmasin
    • Butuh Uang Tambahan, Dua Penjual Es Nekat Curi Gawang Lapangan Wisma Persebaya
    • Sekolah di Tembilahan Ditutup Sementara Gegara Serangan Monyet Liar

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Agustus 2026
    SSRKJSM
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31 
    « Jul    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.