Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

    12/05/2026

    Menuju POPDA 2026, Dispora Kalsel Periksa Ketat Keabsahan Atlet

    12/05/2026

    Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis: HMI Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah dan Penggerak Pembangunan Daerah

    12/05/2026

    Disdikbud Kotabaru Gelar Seleksi FLS3N SMP Kotabaru 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Siswa

    12/05/2026

    Setengah Pemasukan Untuk Bayar Keamanan, Pemasukan 85 juta Persekabpas Cuma Kantongi 2,4 Juta

    12/05/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Jawaban Terdengar Jelas di YouTube, Tapi Juri Mengaku Tak Dengar? Disdikbud Kalbar : Speaker Juri Bermasalah

    Jawaban Terdengar Jelas di YouTube, Tapi Juri Mengaku Tak Dengar? Disdikbud Kalbar : Speaker Juri Bermasalah

    Tim PublikaTim Publika12/05/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, PONTIANAK – Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat semakin memanas dan terus menjadi sorotan publik. Setelah video perdebatan terkait objektivitas penilaian juri viral di media sosial, kini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar akhirnya buka suara.

    Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie mengungkapkan adanya dugaan kendala teknis yang disebut menjadi pemicu kontroversi dalam babak final LCC tersebut.

    Menurut Faisal, speaker yang mengarah ke meja dewan juri diduga mengalami gangguan saat perlombaan berlangsung.

    “Informasi yang saya terima, speaker yang mengarah ke juri mengalami gangguan sehingga jawaban peserta kurang terdengar jelas. Sementara di live YouTube dan ke audiens, suara terdengar jelas,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

    Pernyataan itu langsung memantik perhatian publik. Pasalnya, dalam video yang beredar luas di media sosial, jawaban peserta terdengar cukup jelas oleh penonton di lokasi maupun pemirsa siaran langsung YouTube.

    Namun ironisnya, jawaban tersebut justru dianggap tidak jelas oleh dewan juri hingga memicu pengurangan nilai dan protes dari peserta.

    Polemik ini bermula saat final LCC 4 Pilar MPR RI tingkat Kalbar yang digelar di Pontianak, Sabtu (9/5/2026). Dalam sesi rebutan, peserta dari SMAN 1 Pontianak memberikan jawaban terkait proses pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

    Meski jawaban peserta dinilai sesuai oleh banyak pihak, dewan juri tetap memberikan pengurangan poin. Situasi itu kemudian memicu perdebatan dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

    Meski mengakui adanya ketidaksinkronan akibat faktor teknis, pihak Disdikbud Kalbar tetap meminta sekolah yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur resmi dengan mengajukan peninjauan ulang.

    Pernyataan soal “speaker bermasalah” pun menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang mempertanyakan bagaimana aspek teknis mendasar dalam lomba tingkat provinsi bisa luput dari perhatian panitia hingga berdampak besar terhadap hasil perlombaan.

    Tak sedikit pula yang menilai kejadian ini menjadi pelajaran penting agar pelaksanaan kompetisi pendidikan ke depan lebih profesional, transparan, dan memiliki sistem evaluasi yang jelas ketika terjadi sengketa penilaian.

     

    #LCC4Pilar #MPRRI #Kalbar #Pontianak #DisdikbudKalbar #Viral #SMAN1Pontianak #CerdasCermat #PendidikanIndonesia #KontroversiLCC #BeritaNasional #InfoKalbar #PelajarIndonesia #ViralIndonesia #MPRRI2026

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

    12/05/2026

    Menuju POPDA 2026, Dispora Kalsel Periksa Ketat Keabsahan Atlet

    12/05/2026

    Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis: HMI Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah dan Penggerak Pembangunan Daerah

    12/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

    12/05/2026

    Menuju POPDA 2026, Dispora Kalsel Periksa Ketat Keabsahan Atlet

    12/05/2026

    Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis: HMI Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah dan Penggerak Pembangunan Daerah

    12/05/2026

    Disdikbud Kotabaru Gelar Seleksi FLS3N SMP Kotabaru 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Siswa

    12/05/2026
    Berita Pilihan
    Kalimantan Selatan

    Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf

    12/05/2026 Kalimantan Selatan

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Setelah beberapa hari menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial,…

    Menuju POPDA 2026, Dispora Kalsel Periksa Ketat Keabsahan Atlet

    12/05/2026

    Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis: HMI Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah dan Penggerak Pembangunan Daerah

    12/05/2026

    Disdikbud Kotabaru Gelar Seleksi FLS3N SMP Kotabaru 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Siswa

    12/05/2026

    Recent Posts

    • Viral Diduga Nyabu, Tim Ahli Gubernur Kalsel Akhirnya Muncul dan Minta Maaf
    • Menuju POPDA 2026, Dispora Kalsel Periksa Ketat Keabsahan Atlet
    • Wabup Kotabaru Syairi Mukhlis: HMI Harus Jadi Mitra Kritis Pemerintah dan Penggerak Pembangunan Daerah
    • Disdikbud Kotabaru Gelar Seleksi FLS3N SMP Kotabaru 2026 Jadi Ajang Penguatan Karakter dan Kreativitas Siswa
    • Setengah Pemasukan Untuk Bayar Keamanan, Pemasukan 85 juta Persekabpas Cuma Kantongi 2,4 Juta

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Mei 2026
    SSRKJSM
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    « Apr    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.