Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Ngaku Petugas PLN, Pria di Banjarbaru Nekat Rampas Gelang Emas Emak-Emak Pakai Pisau

    08/05/2026

    Paradoks Hak Angket: Mengapa Harus Alergi Jika Kebijakan Sudah Sesuai Prosedur?

    08/05/2026

    Jalan Lingkar Pulaulaut Dibangun, Warga Ujung Selatan Sumringah

    08/05/2026

    Penghargaan Khusus dari TNI AD untuk Bupati Tanah Bumbu atas Dukungan Besar untuk Kodam Baru

    08/05/2026

    DLH dan Dispora Kalsel Gandeng Organisasi Pemuda Lawan Sampah

    08/05/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Paradoks Hak Angket: Mengapa Harus Alergi Jika Kebijakan Sudah Sesuai Prosedur?

    Paradoks Hak Angket: Mengapa Harus Alergi Jika Kebijakan Sudah Sesuai Prosedur?

    Tim PublikaTim Publika08/05/2026

    Oleh: M. Irfan Fajrianur, S.E., S.H., C.P.M.

    (Pengamat Kebijakan Publik & Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Kalimantan Timur)

    Dinamika politik di DPRD Kalimantan Timur terkait usulan Hak Angket terhadap kebijakan strategis Gubernur kini tengah menjadi sorotan tajam. Langkah Fraksi Golkar yang menolak keras usulan tersebut, ditambah sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang secara tiba-tiba menarik dukungannya, memunculkan sebuah pertanyaan fundamental di tengah masyarakat: Jika memang kebijakan yang diambil sudah benar dan sesuai prosedur, mengapa harus alergi terhadap penyelidikan?

    Dalam sistem demokrasi kita, Hak Angket yang diatur dalam UU MD3 bukanlah sebuah “ancaman”, melainkan mekanisme checks and balances yang sah secara konstitusional. Ia hadir sebagai instrumen penyelidikan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang berdampak luas pada masyarakat telah dijalankan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

    Logika Transparansi

    Secara nalar publik, penolakan yang gigih terhadap sebuah upaya klarifikasi formal justru akan melahirkan persepsi negatif. Jika Pemerintah Provinsi dan partai pendukungnya meyakini bahwa kebijakan tersebut objektif dan pro-rakyat, seharusnya Hak Angket dipandang sebagai peluang emas.

    Angket bisa menjadi panggung untuk membuktikan secara transparan di depan rakyat bahwa tidak ada maladministrasi yang dilakukan. Keberanian untuk diuji adalah cerminan dari integritas kepemimpinan. Sebaliknya, sikap defensif yang berlebihan hanya akan memperkuat dugaan adanya ketidakberesan yang sedang ditutupi.

    Tanggung Jawab Moral Legislatif

    Sangat disayangkan jika partai politik seperti Golkar dan PAN justru memilih menjadi perisai bagi otoritas eksekutif ketimbang menjadi penyambung lidah rakyat. Saat gelombang aksi massa terus menuntut kejelasan di depan gedung Karang Paci, menutup pintu terhadap mekanisme Angket adalah bentuk pengabaian terhadap hak publik untuk tahu (public’s right to know). Sebagai legislator, tugas utama mereka adalah melakukan pengawasan, bukan pembungkaman terhadap proses pencarian fakta.

    Stabilitas Lewat Kepastian Hukum

    Stabilitas daerah tidak akan tercapai dengan cara menghindari persoalan. Demo yang berkelanjutan adalah sinyal bahwa ada krisis kepercayaan. Menolak Angket berarti membiarkan kegaduhan terus terjadi di jalanan tanpa ada resolusi formal di ruang sidang.

    Sebagai penutup, kita harus ingat bahwa dalam tata kelola pemerintahan yang baik, kebenaran tidak pernah takut pada penyelidikan. Hanya kesalahan yang membutuhkan proteksi politik.

    Jika legislator Kaltim tetap bersikukuh menghalangi jalannya Angket, jangan salahkan jika publik akhirnya melabeli mereka sebagai partai yang tidak objektif dan memunggungi kepentingan rakyat Kalimantan Timur.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Ngaku Petugas PLN, Pria di Banjarbaru Nekat Rampas Gelang Emas Emak-Emak Pakai Pisau

    08/05/2026

    Jalan Lingkar Pulaulaut Dibangun, Warga Ujung Selatan Sumringah

    08/05/2026

    Penghargaan Khusus dari TNI AD untuk Bupati Tanah Bumbu atas Dukungan Besar untuk Kodam Baru

    08/05/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Ngaku Petugas PLN, Pria di Banjarbaru Nekat Rampas Gelang Emas Emak-Emak Pakai Pisau

    08/05/2026

    Paradoks Hak Angket: Mengapa Harus Alergi Jika Kebijakan Sudah Sesuai Prosedur?

    08/05/2026

    Jalan Lingkar Pulaulaut Dibangun, Warga Ujung Selatan Sumringah

    08/05/2026

    Penghargaan Khusus dari TNI AD untuk Bupati Tanah Bumbu atas Dukungan Besar untuk Kodam Baru

    08/05/2026
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Ngaku Petugas PLN, Pria di Banjarbaru Nekat Rampas Gelang Emas Emak-Emak Pakai Pisau

    08/05/2026 Banjarbaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Aksi pencurian dengan kekerasan bermodus petugas PLN bikin geger warga Gang Petai…

    Paradoks Hak Angket: Mengapa Harus Alergi Jika Kebijakan Sudah Sesuai Prosedur?

    08/05/2026

    Jalan Lingkar Pulaulaut Dibangun, Warga Ujung Selatan Sumringah

    08/05/2026

    Penghargaan Khusus dari TNI AD untuk Bupati Tanah Bumbu atas Dukungan Besar untuk Kodam Baru

    08/05/2026

    Recent Posts

    • Ngaku Petugas PLN, Pria di Banjarbaru Nekat Rampas Gelang Emas Emak-Emak Pakai Pisau
    • Paradoks Hak Angket: Mengapa Harus Alergi Jika Kebijakan Sudah Sesuai Prosedur?
    • Jalan Lingkar Pulaulaut Dibangun, Warga Ujung Selatan Sumringah
    • Penghargaan Khusus dari TNI AD untuk Bupati Tanah Bumbu atas Dukungan Besar untuk Kodam Baru
    • DLH dan Dispora Kalsel Gandeng Organisasi Pemuda Lawan Sampah

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Mei 2026
    SSRKJSM
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    « Apr    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.