PUBLIKAINDONESIA.COM, BATULICIN – Riuh sorak penonton menggema di Lapangan Sepakbola 7 Februari, Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (7/4/2026). Momen semakin pecah saat Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melakukan tendangan pertama sebagai tanda resmi dibukanya Turnamen Sepakbola Piala Bupati Tanah Bumbu Tahun 2026.


Tendangan simbolis itu bukan sekadar seremoni. Ia menjadi titik awal bergulirnya turnamen bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai wilayah di Tanah Bumbu dan sekitarnya.
Turnamen ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu. Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi panggung penting untuk pembinaan atlet sepakbola daerah, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta muda berbakat.
Dalam sambutannya, Andi Rudi Latif menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berbicara soal menang atau kalah di lapangan hijau. Ada nilai yang lebih besar yang ingin dibangun.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan semangat sportivitas di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia pun berharap, dari kompetisi ini akan muncul bibit-bibit atlet potensial yang mampu membawa nama Kabupaten Tanah Bumbu bersinar di level yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional.
Tak hanya berdampak pada dunia olahraga, turnamen ini juga memberikan efek domino bagi perekonomian lokal. Kehadiran penonton yang memadati lapangan turut menghidupkan aktivitas para pedagang dan pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.
Dengan atmosfer yang penuh semangat dan antusiasme masyarakat, Turnamen Sepakbola Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 diyakini tak hanya menjadi ajang adu strategi di lapangan, tetapi juga momentum kebangkitan olahraga dan ekonomi kerakyatan di Bumi Bersujud.
#TanahBumbu #PialaBupati2026 #SepakbolaDaerah #OlahragaKalsel #BupatiTanbu #AndiRudiLatif #TurnamenSepakbola #UMKMBangkit #EkonomiKerakyatan #BeritaKalsel #FootballIndonesia

