Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Gebyar Ramadan IDWBS 2026, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    10/03/2026

    Jelang Idul Fitri, Pemkab Kotabaru Survei Harga Bapokting di Pasar Kemakmuran

    10/03/2026

    Motor BBM Bakal Dikonversi! Pemerintah Target 120 Juta Motor Listrik

    10/03/2026

    John Herdman Panggil 41 Pemain, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Skuad Garuda

    09/03/2026

    Program Bina Desa ULM: Dari Biopori Hingga Budidaya Jamur, Warga Danda Jaya Diajak Mandiri

    09/03/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Cap Go Meh 2026 di Pontianak dan Singkawang Meriah, 49 Naga Bersinar dan 727 Tatung Jadi Magnet Wisata

      05/03/2026

      Dari Banjir ke Bangkit: Maranting Menata Ulang Harapan Lewat River Tubing

      28/02/2026

      Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

      27/02/2026

      Kelana Rasa Vol. 3: Grand Qin Banjarbaru Hadirkan Bukber Bertema “Journey to the Middle East”

      20/02/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026

      Kopdes Merah Putih di Konawe Selatan Ekspor 50 Ton Arang ke Tiongkok, Raup Rp734 Juta

      27/02/2026

      Toyota Kijang Super 2026 Resmi Comeback!, Legenda Keluarga Kini Lebih Modern dan Ramah Lingkungan

      27/02/2026

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Revisi UU TNI Disahkan, Pengamat Peringatkan Ancaman Militerisme di Ruang Sipil

    Revisi UU TNI Disahkan, Pengamat Peringatkan Ancaman Militerisme di Ruang Sipil

    Tim PublikaTim Publika22/03/2025

    PUBLIKAINDONESIA, SAMARINDA – Revisi Undang-Undang (UU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang disahkan DPR pada Kamis (20/3/2025) menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk pengamat hukum Universitas Mulawarman Kalimantan Timur, Herdiansyah Hamzah. Ia menilai revisi tersebut berpotensi menjadi langkah mundur bagi demokrasi di Indonesia.

    Salah satu poin yang disorotinya adalah perluasan tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang kini mencakup penanggulangan ancaman siber serta penyelamatan warga negara dan kepentingan nasional di luar negeri.

    “Ada kekhawatiran ruang digital kita akan dikontrol dan diawasi oleh kekuasaan. Ini membatasi kebebasan kita di ruang digital dan sangat berbahaya,” ujar Herdiansyah.

    Ia juga mengingatkan bahwa pengendalian ruang siber atas nama kepentingan pemerintah bisa menjadi ancaman serius terhadap demokrasi.

    “Jika ruang siber dikendalikan negara, maka seluruh aktivitas masyarakat bisa diawasi. Ini ancaman serius bagi demokrasi,” tegasnya.

    Selain itu, ketentuan yang memungkinkan militer aktif menduduki jabatan sipil juga menjadi sorotan. Herdiansyah menilai hal ini bertentangan dengan semangat reformasi yang bertujuan membatasi keterlibatan militer dalam politik dan pemerintahan sipil.

    “Sedari awal, kita sudah melihat bahwa ini didesain untuk memberikan karpet merah bagi militer kembali ke ruang sipil dan politik. Ini berbahaya karena mencerminkan kebangkitan kembali dominasi militer seperti di era Orde Baru,” katanya.

    Tak hanya itu, ia juga mengkritisi proses pembahasan revisi yang terkesan tertutup dan mendapat dukungan penuh dari partai-partai politik di DPR, tanpa mempertimbangkan sejarah kelam kekuasaan militer di masa lalu.

    Sebagai langkah perlawanan, Herdiansyah menyebut ada dua jalur yang bisa ditempuh, yaitu peninjauan kembali (judicial review) ke Mahkamah Konstitusi (MK) atau aksi protes dari masyarakat.

    “Kita sudah melihat tanda-tanda ini. Revisi UU ini bisa menjadi legitimasi bagi kembalinya gaya pemerintahan Orde Baru. Ini bukan hanya tentang satu undang-undang, tetapi tentang arah demokrasi kita ke depan,” pungkasnya.

    Revisi UU TNI ini menjadi perdebatan di tengah kekhawatiran publik mengenai semakin menguatnya peran militer dalam kehidupan sipil dan potensi pelemahan demokrasi di Indonesia.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Gebyar Ramadan IDWBS 2026, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    10/03/2026

    Jelang Idul Fitri, Pemkab Kotabaru Survei Harga Bapokting di Pasar Kemakmuran

    10/03/2026

    Motor BBM Bakal Dikonversi! Pemerintah Target 120 Juta Motor Listrik

    10/03/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Gebyar Ramadan IDWBS 2026, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    10/03/2026

    Jelang Idul Fitri, Pemkab Kotabaru Survei Harga Bapokting di Pasar Kemakmuran

    10/03/2026

    Motor BBM Bakal Dikonversi! Pemerintah Target 120 Juta Motor Listrik

    10/03/2026

    John Herdman Panggil 41 Pemain, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Skuad Garuda

    09/03/2026
    Berita Pilihan
    Kotabaru

    Gebyar Ramadan IDWBS 2026, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

    10/03/2026 Kotabaru

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Ikatan Duta Wisata dan Budaya Saijaan (IDWBS) Kotabaru kembali menggelar kegiatan sosial…

    Jelang Idul Fitri, Pemkab Kotabaru Survei Harga Bapokting di Pasar Kemakmuran

    10/03/2026

    Motor BBM Bakal Dikonversi! Pemerintah Target 120 Juta Motor Listrik

    10/03/2026

    John Herdman Panggil 41 Pemain, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Skuad Garuda

    09/03/2026

    Recent Posts

    • Gebyar Ramadan IDWBS 2026, Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
    • Jelang Idul Fitri, Pemkab Kotabaru Survei Harga Bapokting di Pasar Kemakmuran
    • Motor BBM Bakal Dikonversi! Pemerintah Target 120 Juta Motor Listrik
    • John Herdman Panggil 41 Pemain, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Skuad Garuda
    • Program Bina Desa ULM: Dari Biopori Hingga Budidaya Jamur, Warga Danda Jaya Diajak Mandiri

    Recent Comments

    1. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    2. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    3. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    5. ThomasAgers mengenai 135 Pelaku Diamankan, Polda Kalsel Tegas Berantas Premanisme Lewat Operasi Sikat Intan 2025
    Maret 2026
    SSRKJSM
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031 
    « Feb    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.