Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Pekerjaan Jalan Tanpa Plang Proyek di Mantewe Dikeluhkan Warga, Keselamatan Pengendara Dikhawatirkan

    16/04/2026

    Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

    15/04/2026

    Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

    15/04/2026

    Susu UHT Langka di Kotabaru, Pemerintah dan DPRD Turun Tangan Cek Penyebabnya

    15/04/2026

    Pergub Segera Terbit, Kalsel Siapkan Payung Hukum Masyarakat Adat

    14/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

      11/04/2026

      Pengembangan Besar Geopark Meratus, Wisata Loksado Digenjot Lebih Maksimal

      08/04/2026

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Healing Bareng Keluarga Pasca Lebaran, Kebun Raya Banua Resmi Dibuka Lagi

      23/03/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026

      Dari Bali Sampai Jakarta, Tiket ke Banjarmasin Ludes, Warga Kalsel Terjebak di Luar Daerah

      08/04/2026

      Lebih Irit dari Stylo 160? Kenalan Yuk Sama Honda Giorno!

      28/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » 🚘 Rp8,5 Miliar untuk Mobil Dinas, Urgensi atau Gengsi?

    🚘 Rp8,5 Miliar untuk Mobil Dinas, Urgensi atau Gengsi?

    Tim PublikaTim Publika25/02/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, SAMARINDA – Rencana pengadaan kendaraan dinas senilai Rp8,5 miliar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memantik polemik di ruang publik.

    Di satu sisi, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menilai kendaraan tersebut dibutuhkan untuk menunjang mobilitas kepala daerah, terlebih posisi Kaltim kini menjadi wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Namun di sisi lain, kritik keras datang dari kalangan aktivis dan pemerhati kebijakan publik.

    Pendiri LPK Borneo Kalimantan, M. Irfan Fajrianur, SE, menilai alasan “urgensi” dan “menjaga marwah daerah” tidak cukup kuat jika diuji secara ilmiah dan objektif.

    Menurutnya, kendaraan kategori ultra-luxury secara teknis lebih dirancang untuk kenyamanan dan estetika, bukan untuk ketangguhan medan berat.

    “Kalau tujuannya meninjau jalan rusak atau wilayah ekstrem, kendaraan operasional seperti SUV standar atau double cabin jauh lebih efisien,” ujarnya.

    Ia menambahkan, penggunaan mobil mewah di medan berat justru berisiko meningkatkan biaya perawatan karena komponen sensorik yang mahal. Dalam istilah teknis, pengadaan tersebut dinilai tidak memenuhi prinsip fitness for purpose atau kesesuaian fungsi.

    Tak hanya soal fungsi, Irfan juga menyoroti aspek efisiensi anggaran.

    Dalam teori ekonomi publik, setiap belanja daerah harus menghasilkan manfaat sosial maksimal. Nilai Rp8,5 miliar disebut memiliki opportunity cost tinggi.

    Dengan dana sebesar itu, menurutnya, pemerintah bisa membangun sekitar lima kilometer jalan desa atau merenovasi belasan ruang kelas sekolah.

    “Belanja konsumtif aparatur seharusnya tidak mengalahkan investasi infrastruktur dasar yang langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

    Alasan kebutuhan menyambut tamu negara juga dipertanyakan.

    Irfan menilai, penyambutan kepala negara atau menteri merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui APBN, bukan menjadi beban APBD.

    “Membebankan kebutuhan tersebut ke anggaran daerah berpotensi menimbulkan kerancuan yurisdiksi,” katanya.

    Dalam pandangan Irfan, kewibawaan daerah di era pemerintahan modern tidak lagi diukur dari simbol material seperti kendaraan dinas.

    “Marwah daerah ditentukan oleh kualitas pelayanan publik, kemudahan investasi, dan rendahnya angka kemiskinan. Bukan dari mobil pejabatnya,” ujarnya.

    Ia bahkan mengingatkan, kemewahan di tengah disparitas sosial berisiko memunculkan persepsi tata kelola pemerintahan yang tidak sensitif terhadap prioritas rakyat.

    Irfan Fajrianur Pendiri LPK Borneo Kalimantan & Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah STIS Darul Ulum /publikaindonesia.com

    Menanggapi polemik tersebut, Gubernur Rudy Mas’ud menyatakan hingga saat ini dirinya masih menggunakan mobil pribadi untuk kegiatan dinas.

    “Pemprov Kaltim belum menyediakan mobil dinas untuk kami. Mobil yang ada hari ini adalah mobil pribadi kami pergunakan,” ujarnya kepada awak media, Senin (23/2/2026).

    Ia menjelaskan, kendaraan dinas baru nantinya akan menunjang aktivitas kepala daerah, terutama dalam menyambut tamu nasional hingga internasional, mengingat posisi strategis Kaltim sebagai penyangga IKN.

    “Kalimantan Timur adalah miniatur Indonesia. Tamu bukan hanya kepala daerah se-Indonesia, tapi juga global. Masa iya kepala daerahnya pakai mobil ala kadarnya. Kita jaga marwah Kaltim,” katanya.

    Menurut Rudy, kendaraan tersebut saat ini masih berada di Jakarta dan telah diuji coba, serta nantinya akan digunakan disana untuk mendukung operasional.

    Polemik ini memperlihatkan dua sudut pandang yang sama-sama kuat: kebutuhan representatif kepala daerah di wilayah strategis nasional, versus prinsip efisiensi dan prioritas belanja publik.

    Tanpa kajian teknis dan transparansi yang memadai, perdebatan soal mobil dinas Rp8,5 miliar ini diprediksi masih akan terus bergulir di ruang publik Kalimantan Timur.

     

    #Kaltim #RudyMasud #MobilDinas #APBD #IKN #IbuKotaNusantara #KebijakanPublik #GoodGovernance #TransparansiAnggaran #BeritaKaltim #ViralNews

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Pekerjaan Jalan Tanpa Plang Proyek di Mantewe Dikeluhkan Warga, Keselamatan Pengendara Dikhawatirkan

    16/04/2026

    Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

    15/04/2026

    Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

    15/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pekerjaan Jalan Tanpa Plang Proyek di Mantewe Dikeluhkan Warga, Keselamatan Pengendara Dikhawatirkan

    16/04/2026

    Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

    15/04/2026

    Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

    15/04/2026

    Susu UHT Langka di Kotabaru, Pemerintah dan DPRD Turun Tangan Cek Penyebabnya

    15/04/2026
    Berita Pilihan
    Tanah Bumbu

    Pekerjaan Jalan Tanpa Plang Proyek di Mantewe Dikeluhkan Warga, Keselamatan Pengendara Dikhawatirkan

    16/04/2026 Tanah Bumbu

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BATULICIN – Warga mengeluhkan perbaikan ruas jalan Mantewe-Batulicin yang dinilai dikerjakan asal-asalan dan membahayakan…

    Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

    15/04/2026

    Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

    15/04/2026

    Susu UHT Langka di Kotabaru, Pemerintah dan DPRD Turun Tangan Cek Penyebabnya

    15/04/2026

    Recent Posts

    • Pekerjaan Jalan Tanpa Plang Proyek di Mantewe Dikeluhkan Warga, Keselamatan Pengendara Dikhawatirkan
    • Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel
    • Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir
    • Susu UHT Langka di Kotabaru, Pemerintah dan DPRD Turun Tangan Cek Penyebabnya
    • Pergub Segera Terbit, Kalsel Siapkan Payung Hukum Masyarakat Adat

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.