Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Diduga Ada Intimidasi, WALHI Desak Negara Turun Tangan

    06/05/2026

    Pemekaran Tanah Kambatang Lima Makin Dekat! Pemprov Kalsel Siap Kawal Sampai Pusat

    05/05/2026

    Suasana Haru, Ratusan Guru Halong Berkumpul, Ada yang Pensiun dan Berangkat Haji

    05/05/2026

    Kabar Kurang Enak 🌴 Harga Sawit Turun Lagi, Ini Dampaknya untuk Petani

    05/05/2026

    Transformasi Digital đź’» Bye Antre Panjang, Pemkab Bengkalis Ubah Wajah Pelayanan Pelabuhan Jadi Serba Digital

    05/05/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Dispar Kalsel Gandeng 50 Influencer Promosikan Wisata

      28/04/2026

      Seru dan Menantang, Event Lari Pantai-Gunung Biome Trail Run Mapala Piranha Siap Jadi Ikon Baru Kalsel

      28/04/2026

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Senyum Ceria Anak Panti Jadi Bukti Kepedulian RSGM Gusti Hasan Aman

      30/04/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      “2gether We Grow”, Aeris Hotel Buktikan Bisnis Bisa Tumbuh Sambil Peduli

      30/04/2026

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Tangkal Perdagangan Orang, DP3AKB Kalsel Gelar Pelatihan Pendampingan Korban TPPO

    Tangkal Perdagangan Orang, DP3AKB Kalsel Gelar Pelatihan Pendampingan Korban TPPO

    Tim PublikaTim Publika08/08/2025

    PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARBARU – Maraknya kasus perdagangan orang (TPPO) di Kalimantan Selatan mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kalsel untuk mengambil langkah konkret. Dalam upaya memperkuat sistem perlindungan korban, DP3AKB menggelar Pelatihan Pendampingan Korban TPPO di Banjarbaru, Kamis (7/8/2025).

    Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam merespons tingginya angka TPPO, sekaligus membangun sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan.

    Kepala DP3AKB Kalsel, Husnul Hatimah, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan dan anak bukan sekadar kelompok rentan, melainkan pilar penting dalam pembangunan nasional.

    “Perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan hanya isu sosial, ini adalah strategi investasi sumber daya manusia. Tanpa perlindungan yang serius, pembangunan akan timpang,” tegasnya.

    Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pendamping korban agar lebih sensitif, responsif, dan efektif dalam memberikan layanan psikososial serta advokasi hukum kepada korban perdagangan orang.

    Ancaman Nyata: Angka Korban TPPO Terus Meningkat

    Data dari DP3AKB Kalsel menunjukkan bahwa fenomena TPPO masih menjadi ancaman nyata. Sejak 2017 hingga 2019, tercatat 170 korban dugaan TPPO. Sementara itu, pada 2022, tujuh korban berhasil dipulangkan, dan meningkat menjadi 18 korban pada 2024.

    “TPPO bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi kekerasan terhadap martabat manusia. Ini adalah alarm serius yang tidak bisa kita abaikan,” ujar Husnul.

    Para peserta pelatihan tidak hanya mendapatkan pembekalan teknis, tetapi juga pemahaman menyeluruh tentang kerangka hukum, antara lain:

    • UU No. 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang
    • UU No. 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
    • Pedoman Kejaksaan No. 1 Tahun 2021 tentang Akses Keadilan bagi Perempuan dan Anak

    Selain itu, peserta dilatih untuk mengenali indikator awal TPPO, seperti:

    • Perekrutan mencurigakan
    • Janji pekerjaan tidak realistis
    • Pembatasan akses komunikasi
    • Pengawasan ketat terhadap aktivitas korban

    Husnul menekankan bahwa penanganan TPPO harus dilakukan secara kolaboratif dan transparan. Ia menyebut bahwa sinergi adalah fondasi utama dalam membangun sistem perlindungan korban yang tangguh dan berkeadilan.

    “Sinergi yang ikhlas, tidak saling menyalahkan, dan berbagi informasi adalah kunci. Hanya dengan itu kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perdagangan orang,” ucapnya.

    Pelatihan ini bukan sekadar agenda formalitas, tetapi titik awal perubahan nyata dalam sistem perlindungan korban TPPO di Kalimantan Selatan. DP3AKB Kalsel berharap ke depan akan lahir pendamping korban yang berintegritas, terlatih, dan siap terjun langsung ke lapangan.

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Diduga Ada Intimidasi, WALHI Desak Negara Turun Tangan

    06/05/2026

    Pemekaran Tanah Kambatang Lima Makin Dekat! Pemprov Kalsel Siap Kawal Sampai Pusat

    05/05/2026

    Suasana Haru, Ratusan Guru Halong Berkumpul, Ada yang Pensiun dan Berangkat Haji

    05/05/2026
    View 1 Comment

    1 Komentar

    1. Lanny Boatright on 27/09/2025 16:11

      catherinewburton Customers appreciate their creativity, trust, and professional approach to services.

      Reply
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Diduga Ada Intimidasi, WALHI Desak Negara Turun Tangan

    06/05/2026

    Pemekaran Tanah Kambatang Lima Makin Dekat! Pemprov Kalsel Siap Kawal Sampai Pusat

    05/05/2026

    Suasana Haru, Ratusan Guru Halong Berkumpul, Ada yang Pensiun dan Berangkat Haji

    05/05/2026

    Kabar Kurang Enak 🌴 Harga Sawit Turun Lagi, Ini Dampaknya untuk Petani

    05/05/2026
    Berita Pilihan
    Banjarbaru

    Diduga Ada Intimidasi, WALHI Desak Negara Turun Tangan

    06/05/2026 Banjarbaru

    WALHI KALIMANTAN SELATAN RDP DPRD KALSEL: INTIMIDASI WARGA SIDOMULYO I DAN ANCAMAN TAMAN NASIONAL MERATUS…

    Pemekaran Tanah Kambatang Lima Makin Dekat! Pemprov Kalsel Siap Kawal Sampai Pusat

    05/05/2026

    Suasana Haru, Ratusan Guru Halong Berkumpul, Ada yang Pensiun dan Berangkat Haji

    05/05/2026

    Kabar Kurang Enak 🌴 Harga Sawit Turun Lagi, Ini Dampaknya untuk Petani

    05/05/2026

    Recent Posts

    • Diduga Ada Intimidasi, WALHI Desak Negara Turun Tangan
    • Pemekaran Tanah Kambatang Lima Makin Dekat! Pemprov Kalsel Siap Kawal Sampai Pusat
    • Suasana Haru, Ratusan Guru Halong Berkumpul, Ada yang Pensiun dan Berangkat Haji
    • Kabar Kurang Enak 🌴 Harga Sawit Turun Lagi, Ini Dampaknya untuk Petani
    • Transformasi Digital đź’» Bye Antre Panjang, Pemkab Bengkalis Ubah Wajah Pelayanan Pelabuhan Jadi Serba Digital

    Recent Comments

    1. Stephengrent mengenai 73 Peserta Ikuti Audisi Nanang Galuh Banjar Bernuansa Islami 2025
    2. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    3. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    4. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    5. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    Mei 2026
    SSRKJSM
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
    « Apr    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.