Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    “Kedaulatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi: Menembus Tabir Teatrikal Politik Kaltim”

    25/04/2026

    Indonesia Tolak Ikut Misi Militer di Selat Hormuz, Diplomasi RI Diuji

    25/04/2026

    Siapa Jadi Ketua DPC? PKB Kalsel Uji Visi & Kepemimpinan Kandidat

    25/04/2026

    PWI Kotabaru dan PT.PTK Kembali Tanamkan Ilmu Jurnalistik Lewat Program Go To School

    25/04/2026

    Lanal Kotabaru Pererat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Friendly Futsal

    25/04/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Pantai Pagatan Pecah! Slank & Siti Badriah Buka Mappanre Ritasi’e

      17/04/2026

      Zero Waste di Gunung Kahung! Sampah Tertinggal Bisa Kena Denda & Blacklist

      11/04/2026

      Pengembangan Besar Geopark Meratus, Wisata Loksado Digenjot Lebih Maksimal

      08/04/2026

      Tradisi Unik Banyuwangi! Aura Mistis & Budaya Kental, Seblang Olehsari Sedot Ribuan Wisatawan Pasca Lebaran

      25/03/2026

      Belum Maksimal? Ini Strategi RSGM Gusti Hasan Aman Tingkatkan Pelayanan

      07/04/2026

      Es Krim Paracetamol Bikin Geger, Ternyata Cuma Hoaks

      02/04/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Harga Minyak Goreng Naik Lagi! Ternyata Bukan Karena Langka

      23/04/2026

      Melawan Dominasi Matic! Supra X 125 Cross, Tangguh dan Bandel

      15/04/2026

      Ngeri! RKAB Ditolak Dua Kali, Tambang Langsung Disuruh Stop, Aturan Baru Bikin Perusahaan Ketar-Ketir

      15/04/2026

      Dari Bali Sampai Jakarta, Tiket ke Banjarmasin Ludes, Warga Kalsel Terjebak di Luar Daerah

      08/04/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Program Sekolah Rakyat Tak Selalu Mulus, Ini Catatan Dinsos Kotabaru

    Program Sekolah Rakyat Tak Selalu Mulus, Ini Catatan Dinsos Kotabaru

    Tim PublikaTim Publika17/01/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Upaya pemerintah membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui Program Sekolah Rakyat terus menjadi bahan evaluasi.

    Salah satu tantangan utama yang muncul adalah kesiapan mental dan kemampuan anak untuk beradaptasi dengan sistem sekolah berasrama yang berlokasi jauh dari keluarga.

    Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kotabaru melalui Sekretaris Dinas Sosial, Trianto, mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya diberi ruang untuk mengusulkan calon peserta didik ke Sekolah Rakyat Rintisan. Namun, dalam praktiknya tidak semua anak mampu bertahan mengikuti sistem pendidikan tersebut.

    “Memang bukan kuota khusus, tetapi kami dipersilakan mengusulkan anak. Setelah beberapa kali dianjurkan, ada yang tidak tahan. Kemungkinan karena jauh dari rumah atau memang belum memiliki keinginan kuat untuk bersekolah,” ujar Trianto, Kamis (15/1/2026).

    Dari anak-anak yang sempat diusulkan, tercatat tiga orang akhirnya kembali ke rumah, sementara enam anak asal Kabupaten Kotabaru hingga kini masih bertahan dan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Rintisan.

    Trianto menjelaskan, mekanisme pengusulan calon siswa tidak bisa dilakukan secara instan. Pengajuan hanya dapat dilakukan apabila masih tersedia kuota kosong, baik untuk jenjang SD, SMP, maupun SMA, serta harus melalui tahapan awal.

    “Prosesnya dimulai dari penjajakan, mendatangi anak dan keluarganya, memberikan pemahaman tentang Sekolah Rakyat, hingga adanya persetujuan dari orang tua dan anak. Setelah itu barulah anak diantar ke lokasi sekolah,” jelasnya.

    Selain kesiapan mental, calon peserta didik juga harus memenuhi kriteria usia sekolah sesuai jenjang pendidikan dan berasal dari keluarga tidak mampu. Data acuan yang digunakan adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya masyarakat miskin yang masuk dalam desil 1 dan desil 2.

    *DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial): Ini adalah database pemerintah yang berisi data seluruh penerima bantuan sosial dan potensi sumber kesejahteraan sosial, menjadi dasar penyaluran berbagai program.

    “Selama masih ada kuota, silakan didaftarkan. Biasanya menjelang tahun ajaran baru akan ada permintaan tambahan siswa,” tambahnya.

    Trianto berharap program Sekolah Rakyat yang saat ini masih berstatus rintisan dapat terus berlanjut dan dikembangkan lebih luas. Ke depan, Sekolah Rakyat direncanakan akan dibangun di setiap kabupaten/kota, termasuk di Kotabaru.

    “Kami berharap Sekolah Rakyat bisa dibangun di daerah masing-masing, sehingga anak-anak tidak perlu lagi sekolah jauh ke Banjarmasin. Dari sisi jarak, orang tua tentu berpikir karena anak-anak ini berasal dari keluarga kurang mampu,” tutupnya.

     

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    “Kedaulatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi: Menembus Tabir Teatrikal Politik Kaltim”

    25/04/2026

    Indonesia Tolak Ikut Misi Militer di Selat Hormuz, Diplomasi RI Diuji

    25/04/2026

    Siapa Jadi Ketua DPC? PKB Kalsel Uji Visi & Kepemimpinan Kandidat

    25/04/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    “Kedaulatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi: Menembus Tabir Teatrikal Politik Kaltim”

    25/04/2026

    Indonesia Tolak Ikut Misi Militer di Selat Hormuz, Diplomasi RI Diuji

    25/04/2026

    Siapa Jadi Ketua DPC? PKB Kalsel Uji Visi & Kepemimpinan Kandidat

    25/04/2026

    PWI Kotabaru dan PT.PTK Kembali Tanamkan Ilmu Jurnalistik Lewat Program Go To School

    25/04/2026
    Berita Pilihan
    Kalimantan Timur

    “Kedaulatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi: Menembus Tabir Teatrikal Politik Kaltim”

    25/04/2026 Kalimantan Timur

    OPINI Oleh: M. Irfan Fajrianur, SE, SH, CPM (Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen / Pengamat Kebijakan…

    Indonesia Tolak Ikut Misi Militer di Selat Hormuz, Diplomasi RI Diuji

    25/04/2026

    Siapa Jadi Ketua DPC? PKB Kalsel Uji Visi & Kepemimpinan Kandidat

    25/04/2026

    PWI Kotabaru dan PT.PTK Kembali Tanamkan Ilmu Jurnalistik Lewat Program Go To School

    25/04/2026

    Recent Posts

    • “Kedaulatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi: Menembus Tabir Teatrikal Politik Kaltim”
    • Indonesia Tolak Ikut Misi Militer di Selat Hormuz, Diplomasi RI Diuji
    • Siapa Jadi Ketua DPC? PKB Kalsel Uji Visi & Kepemimpinan Kandidat
    • PWI Kotabaru dan PT.PTK Kembali Tanamkan Ilmu Jurnalistik Lewat Program Go To School
    • Lanal Kotabaru Pererat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Friendly Futsal

    Recent Comments

    1. Sheilaspody mengenai Menlu Ungkap Alasan Indonesia Bayar Iuran Saat Gabung Board of Peace
    2. EarnestHeS mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    4. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    5. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    April 2026
    SSRKJSM
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930 
    « Mar    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.