PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Kabar menggembirakan datang bagi dunia olahraga Kalimantan Selatan. Cabang olahraga (cabor) Savate kini resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan. Bergabungnya bela diri asal Prancis tersebut menjadi tonggak baru untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperluas pengembangan prestasi di Banua.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Savate Indonesia (PSI) Kalimantan Selatan, Johan Amin, mengatakan pengakuan sebagai anggota KONI menjadi modal penting agar Savate semakin dikenal dan berkembang di seluruh daerah.
Menurutnya, hingga saat ini Savate telah memiliki kepengurusan aktif di sedikitnya enam kabupaten/kota, yakni Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, Hulu Sungai Tengah (HST), Tanah Laut, serta Banjarbaru yang kini masih dalam tahap penyelesaian administrasi.
Pengprov PSI Kalsel pun menargetkan seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan segera memiliki kepengurusan agar pembinaan atlet dapat dilakukan secara merata.
> “Kami ingin Savate menjadi salah satu cabang olahraga bela diri yang mewarnai dunia olahraga di Kalsel. Dalam waktu dekat kami juga mempersiapkan Savate untuk dipertandingkan pada Porprov di Amuntai,” ujar Johan usai Savate resmi bergabung sebagai anggota KONI Kalsel di Banjarmasin, Rabu (15/7/2026).
Johan menjelaskan, Savate merupakan olahraga bela diri yang berasal dari Prancis dan sekilas memiliki kemiripan dengan kickboxing.
Namun, olahraga ini memiliki ciri khas tersendiri. Para atlet bertanding menggunakan sepatu khusus dengan memadukan teknik pukulan dan tendangan secara presisi, serta dilengkapi berbagai perlengkapan pelindung yang mengutamakan aspek keselamatan saat bertanding.

Karakteristik tersebut membuat Savate menjadi salah satu cabang olahraga bela diri modern yang terus berkembang di berbagai negara.
Tak hanya fokus membangun organisasi, Pengprov PSI Kalsel juga mulai memperluas pembinaan atlet melalui berbagai program sosialisasi.
Saat ini, pembinaan masih dilakukan melalui klub-klub bela diri yang telah berdiri. Ke depan, Savate juga akan diperkenalkan ke lingkungan sekolah melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan.
Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
> “Kami berharap sosialisasi ke sekolah-sekolah dapat melahirkan bibit-bibit atlet baru yang nantinya dipersiapkan menghadapi kejuaraan tingkat daerah hingga nasional,” tuturnya.
Dengan resmi menjadi anggota KONI Kalimantan Selatan, Savate optimistis mampu berkembang lebih pesat dan menjadi salah satu cabang olahraga bela diri yang ikut menyumbangkan prestasi bagi Banua, termasuk pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
#Savate #KONIKalsel #PSIKalsel #OlahragaKalsel #Porprov2026 #Amuntai #BelaDiri #Kickboxing #AtletKalsel #BanuaBerprestasi #BeritaOlahraga #KalimantanSelatan #SportsNews #InfoKalsel #PrestasiOlahraga

