PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Semangat mewujudkan swasembada pangan terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kotabaru. Hal itu terlihat saat Bupati Kotabaru Muhammad Rusli bersama Wakil Bupati Syairi Mukhlis menghadiri panen raya padi di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (24/5/2026).
Panen raya tersebut menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru.
Di tengah hamparan sawah yang menguning, Bupati Muhammad Rusli menyampaikan bahwa hasil panen kali ini mencapai sekitar 3 hingga 4 ton per hektare. Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi peningkatan produksi pangan daerah.
“Panen ini dalam satu hektare berkisar 3-4 ton. Mudah-mudahan ini menjadi peningkatan pangan khususnya di Kabupaten Kotabaru, karena ini salah satu untuk mencapai kesejahteraan masyarakat kita di bidang pangan,” ucapnya.
Rusli menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap sektor pertanian, mulai dari peningkatan produksi hingga pengembangan kawasan pertanian baru.
“Kami pemerintah daerah beserta jajaran akan terus menerus mendukung peningkatan di sektor pertanian khususnya peningkatan pangan. Tentu sektor pertanian ini akan kita kembangkan, kita tingkatkan, kita dukung, sehingga nantinya Kotabaru akan menjadi lumbung pangan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Syairi Mukhlis mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi petani saat ini adalah keterbatasan alat dan mesin pertanian.
Menurutnya, pemerintah daerah sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi, baik melalui dukungan APBD maupun pengajuan bantuan ke pemerintah pusat.
“Di tahun kemarin di 1.000 hektare, tahun ini ditargetkan 2.000 hektare untuk mendukung percepatan produktivitas padi di ketahanan pangan Kotabaru. Otomatis peralatan pertanian juga harus didukung,” jelas Syairi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama rombongan juga meninjau lokasi cetak sawah rakyat program Kementerian Pertanian tahun 2025 di Desa Teluk Mesjid dengan luas mencapai 41,85 hektare.
Selain itu, rombongan turut melakukan panen raya di lahan baku sawah seluas 54 hektare yang menjadi salah satu andalan produksi padi di wilayah tersebut.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kotabaru, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, staf ahli, kepala SKPD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, hingga Camat Pulau Laut Timur.
Dengan perluasan lahan dan dukungan pemerintah yang terus diperkuat, Kotabaru kini mulai memantapkan langkah untuk menjadi salah satu daerah lumbung pangan di Kalimantan Selatan.
#Kotabaru #PanenRaya #KetahananPangan #SwasembadaPangan #Pertanian #PetaniIndonesia #Kalsel #PulauLautTimur #MuhammadRusli #SyairiMukhlis #LumbungPangan #BeritaKotabaru #InfoKalsel #Padi #PertanianIndonesia

