PUBLIKAINDONESIA.COM, KOTABARU – Riuh tepuk tangan dan sorak sorai penonton menggema memenuhi KSC Futsal Arena, Kamis (9/7/2026). Di lapangan, dua tim muda terbaik tampil habis-habisan dalam partai puncak Turnamen Futsal U-18 HN Cup 2026. Tidak ada yang ingin mengalah. Tidak ada yang rela pulang tanpa trofi.
Garuda Doz’23, kebanggaan Kabupaten Kotabaru, harus berhadapan dengan GMB FC, tim tangguh asal Kabupaten Tanah Bumbu yang sepanjang turnamen dikenal memiliki lini serang tajam dan permainan disiplin.
Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer final langsung terasa berbeda. Tempo pertandingan tinggi, duel demi duel berlangsung keras namun tetap sportif. Serangan silih berganti membuat para penonton nyaris tak sempat menarik napas.
GMB FC tampil lebih efektif pada babak pertama. Memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan, mereka berhasil mencetak dua gol dan menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 2-1. Skor itu membuat kubu Garuda Doz’23 berada dalam tekanan, sementara pendukung GMB FC mulai percaya trofi akan dibawa pulang ke Tanah Bumbu.
Namun, ruang ganti menjadi titik balik cerita.
Keluar untuk babak kedua, Garuda Doz’23 menjelma menjadi tim yang berbeda. Mereka bermain dengan determinasi tinggi, pressing yang lebih rapat, serta aliran bola yang jauh lebih tenang dan efektif. Satu demi satu peluang berhasil diciptakan hingga akhirnya gol penyeimbang lahir dan membakar semangat seluruh pemain maupun pendukung di tribun.

Momentum pun berubah.
Sorakan penonton semakin bergemuruh ketika Garuda Doz’23 kembali membobol gawang GMB FC. Gol tersebut bukan hanya membalikkan skor, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan tim muda Kotabaru yang menolak menyerah meski sempat tertinggal.
Hingga peluit panjang dibunyikan, papan skor menunjukkan angka 3-2 untuk kemenangan Garuda Doz’23.
Suasana arena seketika berubah menjadi lautan kegembiraan. Para pemain berpelukan di tengah lapangan, sementara suporter larut dalam euforia menyambut keberhasilan tim kebanggaannya mengangkat trofi HN Cup 2026.

Di balik keberhasilan itu, Garuda Doz’23 juga mendominasi penghargaan individu. M. Nur Fahrizal dinobatkan sebagai Best Player berkat penampilan impresifnya sepanjang turnamen. Achmad Dimas Aditya terpilih sebagai Best Goalkeeper setelah berkali-kali melakukan penyelamatan krusial, sedangkan Fahrul Akbar sukses membawa pulang penghargaan Best Coach berkat racikan strategi yang membawa timnya bangkit di laga final.
Meski gagal meraih gelar juara, perjuangan GMB FC tetap layak mendapat apresiasi. Tim asal Tanah Bumbu itu tampil konsisten sejak fase penyisihan hingga final. Striker mereka, Fadil, bahkan keluar sebagai Top Skor turnamen setelah menjadi momok bagi setiap lawan yang dihadapi.


Posisi juara ketiga bersama ditempati TSC FC A dan Arta FC yang juga menunjukkan performa impresif sepanjang kompetisi.
Prosesi penutupan berlangsung penuh kehangatan. Wakil Ketua ASKAB PSSI Kabupaten Kotabaru, Syamsul Bahri, bersama Staf Kabid Olahraga Disparpora Kabupaten Kotabaru, Iwan Setiawan, menyerahkan langsung trofi dan penghargaan kepada para pemenang.
Dalam sambutannya, Syamsul Bahri mengapresiasi seluruh peserta yang telah menghadirkan pertandingan berkualitas dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Ia berharap HN Cup tidak sekadar menjadi turnamen tahunan, tetapi menjadi panggung lahirnya pesepak bola futsal muda yang kelak mampu membawa nama Kotabaru bersinar di level provinsi hingga nasional.
“Selamat kepada para juara. Kami berharap HN Cup dapat terus digelar secara rutin setiap tahun sebagai wadah pembinaan atlet futsal usia muda, sehingga semakin banyak talenta berbakat dari Kotabaru maupun daerah sekitar yang mampu berprestasi di tingkat regional hingga nasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Panitia HN Cup 2026, Mahamudin, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen sejak awal hingga berakhirnya kompetisi.
Apresiasi khusus disampaikan kepada sponsor utama HN Air Mineral, Owner KSC Futsal Arena Winarto Hendra, Polres Kotabaru, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, ASKAB PSSI Kabupaten Kotabaru, seluruh panitia, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama demi kelancaran pelaksanaan turnamen.

Berakhirnya HN Cup 2026 bukan hanya melahirkan satu tim juara.
Turnamen ini menjadi bukti bahwa futsal usia muda di Kalimantan Selatan terus berkembang. Di lapangan itu, bukan hanya trofi yang diperebutkan, tetapi juga mimpi. Mimpi para pemain muda untuk suatu hari nanti mengenakan lambang daerah, membela Indonesia, dan membuktikan bahwa talenta-talenta besar bisa lahir dari Bumi Saijaan.
Dan malam itu, Garuda Doz’23 menuliskan kisahnya sendiri sebuah comeback penuh karakter yang akan dikenang sebagai salah satu final paling dramatis dalam sejarah HN Cup.
#HNCup2026 #GarudaDoz23 #FutsalKotabaru #FutsalKalsel #ASKABPSSIKotabaru #TalentaMuda #FutsalIndonesia #KotabaruHebat #OlahragaIndonesia #PublikaIndonesia

