Close Menu
Publika Indonesia
    What's Hot

    Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

    27/02/2026

    Badak Kalimantan di Ujung Kepunahan, Tersisa Dua Betina Terakhir

    26/02/2026

    Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Kesatrian, Temukan Sejumlah Harga Bapokting Naik Selama Ramadan

    26/02/2026

    Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolda Kalsel hingga Kapolres Jalani Tes Urine Mendadak

    26/02/2026

    Program MBG Selama Ramadan Dinilai Tepat, FKUB HSS Tekankan Saling Menghormati

    26/02/2026
    Publika Indonesia
    • Home
    • Hukum
    • Kriminal
    • pemilu
    • Ekonomi
      1. Wisata
      2. Health
      3. View All

      Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

      27/02/2026

      Kelana Rasa Vol. 3: Grand Qin Banjarbaru Hadirkan Bukber Bertema “Journey to the Middle East”

      20/02/2026

      Bidik Wisatawan ASEAN, Ini Strategi Dispar Kalsel

      04/02/2026

      Ritual Sakral Suku Banjar Mandi 7 Bulanan, Menjaga Kehidupan Sejak Dalam Kandungan

      31/01/2026

      Kabar Baik! Klinik Vaksin Internasional Pertama Hadir di Puruk Cahu

      20/02/2026

      Balangan Health Run 4K, Cara Seru Warga Balangan Jaga Kesehatan

      15/12/2025

      Indonesia Siap Cetak Sejarah, Tim Muhammadiyah Dilirik WHO Jadi Pasukan Medis Dunia

      27/10/2025

      Workshop Nasional Kefarmasian 2025: Apoteker Didorong Jadi Garda Terdepan Atasi Hipertensi

      09/10/2025

      💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

      26/02/2026

      Bebek Rasa Trail! Honda X-Tracker 2026 Resmi Masuk Indonesia

      22/02/2026

      Kisah Inspiratif Warga Binaan, Lapas Narkotika Karang Intan Produksi Teh Mint

      22/02/2026

      Ini Daftar ATM Bank Mandiri Pecahan Rp10 Ribu & Rp20 Ribu Jelang Lebaran

      21/02/2026
    • Nusantara
      • Banjarbaru
      • Banjarmasin
      • Kabupaten Banjar
      • Kalimantan Selatan
      • Tanah Bumbu
    • Olahraga
    Subscribe
    Trending Topics:
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Publika Indonesia
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami
    Beranda » Beranda » Badak Kalimantan di Ujung Kepunahan, Tersisa Dua Betina Terakhir

    Badak Kalimantan di Ujung Kepunahan, Tersisa Dua Betina Terakhir

    Tim PublikaTim Publika26/02/2026

    PUBLIKAINDONESIA.COM – Di tengah hutan yang kian tergerus dan suara gergaji yang tak pernah benar-benar berhenti, nasib Badak Kalimantan berada di ujung tanduk.

    Hari ini, hanya dua ekor yang tersisa. Dan tragisnya, keduanya berjenis kelamin betina.

    Mereka adalah Pahu dan Pari dua nama yang kini menjadi simbol harapan terakhir subspesies Bornean Rhinoceros di alam liar.

    Tinggal Dua, Tanpa Pejantan

    Pahu kini berada di Suaka Badak Kelian, Kalimantan Timur. Ia dipindahkan dari habitat aslinya demi keselamatan dan pengawasan ketat.

    Sementara Pari masih bertahan sendirian di hutan Mahakam Ulu. Ia hidup dalam keterasingan, tanpa pasangan, tanpa peluang reproduksi alami.

    Kondisi ini membuat peluang berkembang biak secara natural nyaris mustahil. Tidak ada pejantan tersisa di alam liar.

    Secara biologis, ini adalah “alarm merah” bagi kelangsungan spesies.

    Spesies Terkecil yang Hampir Hilang

    Badak Kalimantan merupakan jenis badak terkecil di dunia. Dahulu mereka menghuni hutan lebat dan rawa-rawa Kalimantan. Kini, habitat itu menyusut drastis akibat pembukaan lahan dan fragmentasi hutan.

    Perburuan cula yang bernilai tinggi di pasar gelap memperparah kondisi. Populasi terus merosot hingga hanya menyisakan dua indiviidu.

    Kehilangan satu saja berarti mempersempit peluang bertahan hidup spesies ini secara permanen.

    Harapan Terakhir: Teknologi Reproduksi

    Sejumlah lembaga konservasi, termasuk World Wide Fund for Nature (WWF), terus memantau Pahu dan Pari melalui patroli rutin dan teknologi pemantauan jarak jauh.

    Kini, harapan terbesar bertumpu pada teknologi reproduksi berbantu:

    * Inseminasi buatan

    * Program bayi tabung

    * Pemanfaatan sperma pejantan yang tersimpan

    Langkah ini bukan tanpa tantangan. Prosesnya rumit, mahal, dan membutuhkan kolaborasi internasional. Namun itulah satu-satunya peluang realistis untuk menyelamatkan garis keturunan Badak Kalimantan.

    Kisah Pahu dan Pari bukan hanya cerita tentang dua hewan yang hampir punah. Ini adalah cermin dari dampak kerusakan lingkungan yang kita ciptakan sendiri.

    Jika Badak Kalimantan benar-benar hilang, maka dunia kehilangan bagian penting dari keanekaragaman hayati Borneo. Ekosistem akan kehilangan salah satu spesies kunci yang berperan dalam menjaga keseimbangan hutan.

    Menyelamatkan mereka berarti menjaga masa depan hutan Kalimantan dan warisan alam untuk generasi berikutnya.

    Waktu terus berjalan. Dan bagi Pahu serta Pari, setiap hari adalah perjuangan terakhir sebuah spesies.

     

    #BadakKalimantan #BorneanRhinoceros #WWF #Konservasi #SatwaLangka #SaveWildlife #HutanKalimantan #LingkunganHidup #StopPerburuan #ClimateAction

     

    Share. Facebook WhatsApp Twitter LinkedIn Email

    Related Posts

    Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

    27/02/2026

    💸 Lawan Pinjol, UMKM Tanah Bumbu Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Pemkab yang Bayar

    26/02/2026

    Dick Advocaat Mundur 4 Bulan Menuju Piala Dunia, Curacao Ditinggal Pelatihnya

    26/02/2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

    27/02/2026

    Badak Kalimantan di Ujung Kepunahan, Tersisa Dua Betina Terakhir

    26/02/2026

    Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Kesatrian, Temukan Sejumlah Harga Bapokting Naik Selama Ramadan

    26/02/2026

    Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolda Kalsel hingga Kapolres Jalani Tes Urine Mendadak

    26/02/2026
    Berita Pilihan
    Balangan

    Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong

    27/02/2026 Balangan

    PUBLIKAINDONESIA.COM, PARINGIN – Di balik rimbunnya hutan tropis dan gagahnya bentang Pegunungan Meratus, tersembunyi sebuah…

    Badak Kalimantan di Ujung Kepunahan, Tersisa Dua Betina Terakhir

    26/02/2026

    Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Kesatrian, Temukan Sejumlah Harga Bapokting Naik Selama Ramadan

    26/02/2026

    Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolda Kalsel hingga Kapolres Jalani Tes Urine Mendadak

    26/02/2026

    Recent Posts

    • Sejuknya Bikin Lupa Pulang! Pesona Air Terjun Tayak di Halong
    • Badak Kalimantan di Ujung Kepunahan, Tersisa Dua Betina Terakhir
    • Satgas Pangan Polda Kalsel Sidak Pasar Kesatrian, Temukan Sejumlah Harga Bapokting Naik Selama Ramadan
    • Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Kapolda Kalsel hingga Kapolres Jalani Tes Urine Mendadak
    • Program MBG Selama Ramadan Dinilai Tepat, FKUB HSS Tekankan Saling Menghormati

    Recent Comments

    1. Maf mengenai Waspada Ular di Sekitar Lingkungan Saat Musim Hujan
    2. RandomNameAgers mengenai Kadis Kominfo Banjarbaru Ikuti Forum Komdigi di MUNAS APEKSI Surabaya
    3. RandomNameAgers mengenai Masyarakat Kabupaten Banjar Masih Inginkan H Saidi Mansyur Untuk Memimpin
    4. ThomasAgers mengenai 135 Pelaku Diamankan, Polda Kalsel Tegas Berantas Premanisme Lewat Operasi Sikat Intan 2025
    5. stailer daison_scMn mengenai Pemko Banjarbaru Gelar Mudik Gratis 2025, Sediakan 8 Bus untuk Warga
    Februari 2026
    S S R K J S M
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    232425262728  
    « Jan    
    © 2026 - PublikaIndonesia.com
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • SOP Perlindungan Wartawan
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.