PUBLIKAINDONESIA.COM, BANJARMASIN – Bagaimana rasanya duduk di ruang sidang paripurna dan merasakan langsung suasana ketika keputusan penting bagi masyarakat dibahas? Pengalaman itulah yang diperoleh mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) saat mengikuti kegiatan Legislatif Visit di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (29/10/2026).
Bukan sekadar kunjungan ke gedung pemerintahan, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dunia legislatif, memahami peran wakil rakyat, hingga melihat bagaimana mekanisme persidangan dijalankan.

Selama ini, fungsi DPRD mungkin lebih banyak dipelajari melalui teori di ruang kuliah. Namun, melalui Legislatif Visit, mahasiswa diajak melihat secara langsung bagaimana lembaga perwakilan rakyat menjalankan tugasnya dalam sistem pemerintahan daerah.
Dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Firman Yusi, hadir sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai tugas, fungsi, dan tanggung jawab anggota legislatif.
Materi yang disampaikan mencakup tiga fungsi utama DPRD, yakni legislasi atau pembentukan peraturan daerah, penganggaran, serta pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Ketiga fungsi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kebijakan pemerintah daerah tidak hanya berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Mengenal Lebih Dekat Tugas di Balik Kursi Wakil Rakyat
Di balik ruang sidang dan agenda rapat yang kerap menjadi sorotan publik, terdapat tanggung jawab besar yang harus dijalankan anggota DPRD.
Mereka tidak hanya terlibat dalam pembahasan dan pembentukan peraturan daerah, tetapi juga mengawal anggaran serta mengawasi pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah.
Dalam pemaparannya, Firman Yusi menjelaskan pentingnya posisi lembaga legislatif dalam sistem demokrasi. Anggota DPRD memiliki tanggung jawab untuk menyerap, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui mekanisme serta kewenangan yang dimiliki.
Pemahaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana aspirasi masyarakat dapat masuk ke dalam proses pengambilan keputusan di tingkat daerah.
Bagi generasi muda, mengenal mekanisme kerja legislatif juga menjadi langkah awal untuk memahami bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan kebijakan pemerintah, tetapi turut melibatkan fungsi pengawasan dan peran lembaga perwakilan rakyat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami hubungan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD dalam menjalankan roda pemerintahan.
Dari Teori Kuliah ke Simulasi Sidang Paripurna
Pengalaman menarik dalam Legislatif Visit ini tidak berhenti pada pemaparan materi.
Mahasiswa juga berkesempatan mengenal secara langsung Ruang Paripurna DPRD Kalsel, tempat berbagai agenda resmi lembaga legislatif dilaksanakan.
Pengenalan tersebut memberikan gambaran mengenai lingkungan kerja DPRD sekaligus membantu mahasiswa memahami suasana dan tata cara persidangan yang selama ini mungkin hanya mereka kenal melalui buku atau pemberitaan.
Puncak kegiatan ditandai dengan simulasi rapat paripurna yang melibatkan mahasiswa ULM.
Melalui simulasi ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman mengikuti persidangan, mulai dari jalannya rapat hingga tata cara pelaksanaan sidang paripurna.
Simulasi tersebut menjadi bagian penting dari pembelajaran karena mahasiswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik yang menggambarkan proses persidangan di lembaga legislatif.
Pengalaman ini sekaligus memperkenalkan bahwa jalannya rapat paripurna memiliki tata tertib dan mekanisme yang harus dipahami serta dijalankan oleh setiap pihak yang terlibat.
Membangun Generasi Muda yang Melek Demokrasi
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Legislatif Visit diharapkan mampu memperluas wawasan mereka mengenai tata kelola pemerintahan daerah, proses pengambilan keputusan, serta peran lembaga legislatif dalam kehidupan demokrasi.
Lebih dari itu, kegiatan semacam ini menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal proses politik dan pemerintahan secara lebih dekat, kritis, dan objektif.
Pemahaman terhadap fungsi DPRD juga dapat mendorong mahasiswa menjadi warga negara yang lebih sadar akan hak dan tanggung jawabnya, termasuk dalam menyampaikan aspirasi serta mengawasi jalannya pemerintahan.
Melalui pengalaman langsung di Ruang Paripurna DPRD Kalsel, pembelajaran demokrasi tidak lagi sebatas teori di bangku kuliah. Mahasiswa mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana lembaga perwakilan rakyat bekerja dan mengapa perannya penting dalam kehidupan masyarakat.
Pada akhirnya, Legislatif Visit menjadi salah satu jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan praktik penyelenggaraan pemerintahan daerah, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk lebih memahami proses demokrasi yang berlangsung di sekitarnya.
#DPRDKalsel #LegislatifVisit #MahasiswaULM #DPRDKalimantanSelatan #PendidikanPolitik #Demokrasi #Kalsel #PublikaIndonesia

