PUBLIKAINDONESIA.COM, MARTAPURA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Banjar. Seorang siswi MA Hidayatullah Martapura, Siti Nur Adlina, berhasil lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional 2026 dan akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.
Keberhasilan yang diraih remaja yang akrab disapa Adel itu bukanlah hasil yang instan. Ia harus melewati sederet tahapan seleksi yang sangat ketat, mulai dari tingkat Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, hingga seleksi nasional yang diikuti peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
Adel menceritakan, perjuangannya dimulai dari seleksi administrasi. Setelah dinyatakan lolos, ia mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensi Umum (TIU), dilanjutkan pemeriksaan kesehatan dengan sistem gugur.
Seleksi kemudian berlanjut ke tahapan parade, tes kesamaptaan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) 12 gerakan dasar, tes minat dan bakat, hingga wawancara.
“Dari Kabupaten Banjar ada 10 peserta yang lolos ke tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Kami menjalani seleksi dan pelatihan selama empat hari tiga malam. Alhamdulillah saya dinyatakan lolos ke tingkat nasional. Saya benar-benar tidak menyangka bisa menjadi salah satu wakil Kalimantan Selatan untuk bertugas pada upacara kenegaraan di Istana Merdeka,” ujar Adel.
Selain berprestasi di bidang Paskibraka, Adel juga dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, seperti Rudath, Maulid, Pramuka, hingga Paskib.
Menurutnya, pengalaman berorganisasi dan aktif di berbagai kegiatan menjadi bekal penting dalam membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa percaya diri.
Adel juga menegaskan bahwa wawasan kebangsaan menjadi salah satu aspek terpenting bagi calon anggota Paskibraka. Bahkan, materi tersebut menjadi penentu utama dalam proses seleksi.
> “Tes wawasan kebangsaan menggunakan sistem gugur. Kalau nilainya tidak memenuhi standar, peserta langsung tidak bisa melanjutkan ke tahapan berikutnya. Jadi, selain fisik, pengetahuan tentang bangsa dan negara juga harus benar-benar dipersiapkan,” jelasnya.
Prestasi Adel pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Banjar. Dalam audiensi bersama Bupati Banjar H. Saidi Mansyur, ia menerima dukungan penuh untuk menjalankan tugas sebagai wakil Kalimantan Selatan di tingkat nasional.
Dukungan tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi Adel yang dalam waktu dekat akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan nasional di Cibubur selama 40 hari sebelum bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Istana Merdeka.
Ia mengaku telah mempersiapkan diri secara fisik maupun mental menghadapi pelatihan yang dikenal sangat disiplin dan penuh tantangan.
“Saya siap mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Semua ini berkat dukungan orang tua, sekolah, serta Kesbangpol Kabupaten Banjar yang terus mendampingi saya sejak awal proses seleksi. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungan,” tuturnya.
Di akhir perbincangan, Adel menitipkan pesan kepada generasi muda agar tidak pernah berhenti mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk hal-hal yang positif.
Baginya, mimpi sebesar apa pun bisa diraih selama dibarengi kerja keras, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar.
Keberhasilan Adel menjadi bukti bahwa putra-putri Kabupaten Banjar mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus mengharumkan nama daerah di panggung Indonesia.
#KabupatenBanjar #Martapura #Paskibraka2026 #PaskibrakaNasional #IstanaMerdeka #KalimantanSelatan #BanjarBangga #GenerasiMuda #PrestasiBanjar #BeritaBanjar

